
Sign up to save your podcasts
Or


Berbagai literatur memuat mengenai keberagaman gender yang diakui oleh banyak suku di Indonesia. Semisal masyarakat Toraja yang mengakui adanya gender ketiga, to burake tambolang. Sementara masyarakat Bugis, mengakui adanya 5 gender. Ini tergambar dalam ungkapan, “mau’ni na woroane-mua na makkunrai sipa’na, makkunrai-mui; mau’ni makkunraina woroane sipa’na” (meskipun dia laki-laki, jika memiliki sifat keperempuanan, dia adalah perempuan; dan perempuan yang memiliki sifat kelaki-lakian, adalah lelaki).
Bareng Eman Memay Harundja dari Komunitas Sehati Makassar, Asrul ngobrol perkara konsep 5 gender Bugis yang sudah mulai tergusur, diskriminasi serta arti menjadi calabai.
*Untuk saran, komentar atau berbagi cerita, silakan email ke [email protected]. Tulis Love Buzz untuk subject email.
Pornografi bisa jadi bagian yang tidak terpisah dari kultur kontemporer masyarakat kita. Entah itu film, tulisan, gambar hingga sekadar obrolan warung kopi.
Meski begitu, pornografi dikutuki, dibilang cabul bahkan dihukum jika dimunculkan dalam ruang-ruang publik. Ruang-ruang diskusi pun jadi terbatasi. Tapi, secara diam-diam justru dinikmati dalam ruang-ruang pribadi.
Bareng Hendri Yulius Penulis buku C*BUL: Perbincangan Serius tentang Seksualitas Kontemporer, Asrul ngobrol perkara pornografi, seks, hingga intimasi.
*Untuk saran, komentar atau berbagi cerita, silakan email ke [email protected]. Tulis Love Buzz untuk subject email.
Dalam akronim LGBTQIAP+, ada A yang mewakili asexual spectrum, atau a-spec. Sama dengan homoseksualitas, biseksualitas, dan heteroseksualitas, aseksualitas merupakan orientasi seksual. Orang aseksual yang juga disebut ace, beberapa di antaranya mungkin tidak ingin melakukan hubungan seksual, sementara yang lain mungkin merasa dirinya dalam posisi "netral-seks." Aseksualitas memang ada spektrumnya, salah satunya graysexual. Episode kali ini Asrul duduk dan ngobrol bareng Saskia, seorang graysexual.
*Untuk saran, komentar atau berbagi cerita, silakan email ke [email protected]. Tulis Love Buzz untuk subject email.
Dede Oetomo identik dengan gerakan perjuangan hak LGBTIQ+ di Indonesia, sempat mendirikan Lamda Indonesia, yang kemudian berubah menjadi GAYa Nusantara, organisasi gay pertama di Indoensia. Bareng Dede Oetomo, Asrul ngobrol perkara optimisme akan kesetaraan dan tidak adanya diskriminasi terhadap LGBTIQ+ di Indonesia, aktivisme, nostalgia serta cinta tentunya. Untuk saran, komentar atau berbagi cerita, silakan email ke [email protected]. Tulis Love Buzz untuk subject email.
*Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]
Rupi Kaur atau Kate Tempest mungkin dua nama yang identik dengan spoken word, sekarang ini. Spoken word, merupakan satu bentuk seni perfoma yang berbasis kata-kata atau puisi. Puisi jadi media berekspresi bagi Budi yang sempat berkirim email ke Love Buzz. Dalam Love Buzz kali ini, Asrul ngobrol bareng salah seorang pendengar Love Buzz yang mau berbagi cerita. Cerita mengenai puisi, ekspresi dan patah hati.
*Untuk saran, komentar atau berbagi cerita, silakan email ke [email protected]. Tulis Love Buzz untuk subject email.
Drag queen makin gampang disaksikan dalam media arus utama, program televisi RuPaul’s Drag Race. Kompetisi untuk para drag queen ini, dinilai berhasil membawa visibilitas dan diskusi mengenai profesi itu muncul ke permukaan. Di Indonesia, seni pertunjukan yang menampilkan sosok laki-laki yang berpakaian laiknya perempuan seperti drag queen sudah ada dari dulu, contohnya Tari Lengger Lanang atau Ludruk. Ini kali saya ngobrol bareng seorang drag queen, Suzzaravina yang biasa tampil dalam Raminten Cabaret Show di Yogyakarta.
*Untuk saran, komentar atau berbagi cerita, silakan email ke [email protected]. Tulis Love Buzz untuk subject email.
Ini kali Asrul ngobrol bareng seorang teman atau lebih tepatnya sahabat, yang dia kenal sejak tahun 2011. Namanya Malika. Barengan dia, Asrul ngobrol perkara mengambil jeda buat diri sendiri, self worth hingga perkara trauma dan pengaruhnya terhadap hubungannya dengan orang lain termasuk percintaan.
*Untuk saran, komentar atau berbagi cerita, silakan email ke [email protected]. Tulis Love Buzz untuk subject email.
Pernah dengar Noise atau tepatnya musik Noise ? Gampangnya, noise itu musik yang non-tradisional, bebunyiannya dihasilkan dari ala-alat apapun yang menghasilkan suara hingga instrumen yang sudah rusak. Dalam Love Buzz kali ini, Asrul ngobrol perkara musik Noise barengan Tesar. Buatnya, bikin musik Noise itu sama dengan terapi. Barengan Tesar, Asrul juga ngobrol perkara maskulinitas dan kesehatan jiwa.
Untuk saran, komentar atau berbagi cerita, silakan email ke [email protected]. Tulis Love Buzz untuk subject email.
Love Buzz Ini kali ada Tamarra, seorang seniman performans yang percaya bahwa identitas itu harus inklusif di luar dan ekslusif di dalam.
Ibarat es, bentuknya akan tetap es kalau disimpan di dalam freezer tapi kalau di diletakan di tempat lain, es akan mengikuti wadahnya.
Barengan Tamarra, Asrul ngobrol perkara karya-karyanya, identitas, hingga cinta.
Untuk saran, komentar atau berbagi cerita, silakan email ke [email protected]. Tulis Love Buzz untuk subject email.
*Sebagai catatan untuk pendengar, dalam episode ini mengandung konten dan bahasa dewasa.
Dalam jagad bernama Youtube, video blog atau vlog yang isinya perkara swirls couple atau swirls dating jadi makin populer. Istilah itu digunakan untuk menyebut pasangan atau hubungan percintaan yang punya latar belakang rasial atau etnisitas berbeda. Ada Findri yang bakal ngobrol bareng Asrul perkara hubungan beda latar belakang ras dalam Love Buzz kali ini.
*Untuk saran, komentar atau berbagi cerita, silakan email ke [email protected]. Tulis Love Buzz untuk subject email.
From the publisher's feed