Data BKKBN tahun 2018 nikah di usia muda menyimpan potensi terbesar adalah kasus perceraian dan pertengkaran. Hal itu banyak menimpa kelompok usia 20 โ 24 tahun dengan usia pernikahan kurang dari 5 tahun menurut data BKKBN. Data BPS 2010 menunjukkan kasus perceraian tertinggi menimpa kelompok usia 20โ24 tahun dengan usia pernikahan belum genap lima tahun.
Peluang perceraian di usia muda memang lebih besar terkait dengan pengalaman hidup, kemampuan mengendalikan emosi, ego yang masih besar, dan kecukupan ilmu agama serta lifeskill. Tapi, kedewasaan bersikap itu tidak ditentukan dari umur, melainkan dari tempaan dan kemauan belajar. Jadi, siapa saja yang mau pernikahan di usia mudanya survive harus mau menempa diri, belajar untuk dewasa, dan mandiri.
Ada beberapa tips yang mudah-mudahan bermanfaat untuk Anda, pasangan muda, yang sedang menjalani pernikahan di usia belia. Apa itu? Check this out!