Kita masih memiliki banyak alasan untuk mengucap syukur, dan dasarnya adalah: Wajib dan Selalu (2 Tesalonika 1:3, 1 Tesalonika 1:2), Tidak Putus (1 Tesalonika 2:13), dan Dalam Segala Hal (1 Tesalonika 5:18). Mengucap syukur adalah dasar dari penyembahan (Mazmur 86:12), dan sikap tidak mengucap syukur akan menjauhkan kita dari penggenapan janji Tuhan (1 Korintus 10:10-11, Ayub 23:2).
Berkat dari Mengucap Syukur: Memiliki Kehidupan Positif, Melepas Stres, Menguatkan Jati Diri, Membuka Mata Rohani sehingga dapat melihat kebaikan, kebesaran, dan kekekalan kasih-Nya, Memudahkan Bersaksi, Menjadikan Hati dan Pikiran terbuka, serta Menguatkan Iman.