
Sign up to save your podcasts
Or


Mantan Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, resmi menghadapi persidangan di Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) atas dugaan kejahatan terhadap kemanusiaan. Majelis Hakim di Den Haag, Belanda, mengonfirmasi dakwaan terkait kebijakan "Perang Melawan Narkoba" yang dinilai menargetkan warga sipil secara sistematis selama masa jabatannya sebagai Wali Kota Davao dan Presiden Filipina. Meski jaksa menuduh adanya arahan langsung dalam aksi pembunuhan, pihak pembela menegaskan bahwa Duterte menolak keras seluruh tuduhan tersebut.
Paus Leo XIV resmi mengakhiri rangkaian perjalanan apostoliknya di benua Afrika setelah bertolak dari Guinea Khatulistiwa pada Kamis waktu setempat. Selama 11 hari, Paus mengunjungi empat negara yakni Aljazair, Angola, Kamerun, dan Guinea Khatulistiwa dengan menempuh jarak lebih dari 17.700 kilometer. Kunjungan ini ditutup dengan misa emosional di Stadion Malabo yang dihadiri 30.000 jemaat di tengah hujan deras, di mana Paus secara khusus mendesak transparansi penyelidikan atas kematian misterius panitia tur, Romo Fortunato Nsue.
Militer Amerika Serikat kembali menyita kapal tanker minyak Majestic X berbendera Guyana di Samudra Hindia karena diduga terkait jaringan penyelundupan minyak Iran. Kapal yang sedang menuju China ini merupakan target sanksi Pentagon untuk memutus pendanaan Teheran. Aksi penyitaan ini langsung memicu guncangan ekonomi global, menyebabkan harga minyak mentah Brent melonjak di atas 100 dolar per barel dan melambungkan harga pangan dunia hingga 35 persen.
Praktik kecurangan dalam Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) kembali terungkap. Kali ini, kasus tersebut terjadi di Kota Malang, Jawa Timur, dengan modus perjokian menggunakan identitas palsu.
Dugaan praktik perjokian terjadi saat pelaksanaan UTBK di Universitas Negeri Malang pada hari pertama ujian. Pelaku diduga menggunakan identitas palsu untuk menggantikan peserta asli dalam ujian seleksi masuk perguruan tinggi negeri.
Ketegangan di Selat Hormuz memuncak setelah televisi pemerintah Iran merilis rekaman video pasukan Garda Revolusi (IRGC) menyita dua kapal asing di jalur pelayaran vital tersebut. Aksi yang melibatkan penembakan terhadap tiga kapal ini diklaim Iran sebagai tindakan atas pelanggaran aturan pelayaran. Insiden ini terjadi hanya sehari setelah AS memperpanjang gencatan senjata, memicu kegagalan diplomasi di Pakistan serta pembatalan kunjungan Wapres AS J.D. Vance. Dampaknya, harga minyak dunia meroket hingga 100 dolar per barel dan mengancam stabilitas pangan global.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa dirinya tidak ingin terburu-buru untuk mengakhiri perang dengan Iran. Ia menyebut situasi kepemimpinan Iran saat ini sedang tidak stabil.
Hal itu ia sampaikan pada Kamis waktu setempat di Oval Office, Gedung Putih. Trump juga menangkis kritik terkait target waktu empat hingga enam pekan yang sebelumnya disebutkan untuk menyelesaikan konflik. Ia mengklaim bahwa operasi militer utama telah selesai dalam empat pekan pertama, dan saat ini Amerika Serikat hanya menunggu hasil kesepakatan dengan Iran.
Stok beras nasional diklaim mencapai titik tertinggi sepanjang sejarah. Pemerintah menyebut hingga 23 April 2026, total cadangan beras Indonesia menyentuh angka 5 juta ton. Angka ini disebut menjadi rekor baru, khususnya untuk periode bulan April yang selama ini belum pernah terjadi.
#FadlyAlberto #AlbertoHengga #SepakBola #Olahraga #Viral
#MeetNiteLive #SocialMedia #OtonkSetiabudi
Publik dikejutkan dengan pernyataan tegas Jusuf Kalla mengenai video yang menuding namanya sebagai penyokong dana dalam kasus ijazah Joko Widodo. Atas kejadian tersebut, pihak JK membuat laporan resmi ke Bareskrim Polri.
Kini bola panas ada di tangan penyidik Bareskrim Polri. Akankah pelaporan ini mengungkap siapa dalang di balik penyebaran video tersebut? atau justru menjadi babak baru dalam polemik panjang ijazah Jokowi?
Ratusan massa dari ormas Front Persaudaraan Muslim Indonesia dan elemen mahasiswa Lingkar Muda Indonesia menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor YLBHI, Jalan Pangeran Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu siang. Aksi berjalan tertib dengan pengawalan ketat aparat kepolisian.
From the publisher's feed

7,579 Listeners

1,042 Listeners

3 Listeners

3 Listeners

111,863 Listeners

3 Listeners

1 Listeners

0 Listeners