Perdana Menteri Lebanon, Nawaf Salam, mengunjungi desa-desa yang terdampak perang di wilayah selatan Lebanon pada Sabtu waktu setempat. Meski serangan udara Israel masih terus berlangsung, Salam menegaskan bahwa proses rekonstruksi total akan segera dimulai, tanpa menunggu mundurnya pasukan Israel. Desa Tayr Harfa, yang menjadi salah satu titik terparah akibat konflik antara Hizbullah dan Israel, menyambut kedatangan Salam dengan penuh harapan. Kerugian yang tercatat akibat perang ini mencapai 11 miliar dolar AS, dengan lebih dari 120 korban jiwa sejak gencatan senjata diterapkan.