
Sign up to save your podcasts
Or


- Horor dan Misteri
Putra terbangun kesiangan seperti hari sebelumnya. Seolah dia ketiduran lelap sekali, tapi tubuhnya masih tetap terasa lelah. Demamnya sudah sedikit reda, meski gangguan pusing tetap hinggap di kepalanya. Guyuran air dari bak mandi cukup membantu kesadaran Putra untuk membuka mata dari rasa kantuk yang mendera. Beberapa helai rambutnya rontok tersiram air diatas keramik lantai bak mandi. Dia khawatir penyakit ini adalah gejala tipes yang membuat rambutnya turut rontok. Namun Putra tidak takut akan sakit itu, dia semakin merinding karena helai demi helai rambut yang rontok seiring guyuran air bak mandi, jauh lebih panjang dari rambut yang ada dikepalanya...
- Horor dan Misteri
Tempat penggilingan padi itu masih sepi, hamparan lantai semen yang biasanya dipakai menjemur gabah itu kini menjadi arena balap Aris dengan sepeda gunungnya. Sepulang jumatan Aris asyik bermain sendiri disana. Bermanuver menggunakan sepedanya dengan kecepatan tinggi, memuaskan hasrat seorang bocah yang bermain bersama sepeda barunya karena tempat ini selalu ramai di hari Minggu. Hingga akhirnya mungkin terlalu bernafsu mengayuh sepeda, Aris tidak menyadari sosok bocah lain seumuran dia yang melintas didepan laju sepedanya... "Bruuukk" sepeda Aris menubruk sebelah kiri bocah itu. Mereka semua terpental sekaligus Aris dan sepedanya. Aris segera terbangun, tubuhnya tidak cedera, dia melihat sepedanya menggeletak, namun dia tidak melihat bocah yang ditabraknya dengan keras tadi. Kemanakah bocah itu...?
From the publisher's feed