- Horor dan Misteri
Saya dan teman memasuki penginapan itu, sebuah bangunan yang bergaya klasik di area kota tua, namun cat dan perabotannya tergolong baru. Ini adalah penginapan dormitory yang sesuai budget saya selama bertualang di negeri gajah putih. Bellboy menyambut dengan ramah, kami diajak memasuki lorong sempit menuju kamar di lantai satu. Mulutnya tiada henti nyerocos menjelaskan peraturan selama menginap. Hingga sampailah kami di pintu kamar paling ujung. Dia mengetuk pintu tiga kali, kemudian membukanya. Sebuah kamar berukuran 4x6 meter. Dengan 4 ranjang susun berisi 8 personal bed.
"Ini kamar kalian, peraturannya satu, setiap mau masuk, ada atau tidak ada orang, baik pintu terbuka atau tertutup, jangan pernah lupa ketuk pintu tiga kali... ingat...!! Ketuk pintu tiga kali..."