Aku bukanlah orang yang fasih ilmu agama, bukan pula orang yang selalu taat dengan aturan-aturan agama. aku layaknya seorang perempuan normal yang juga tertarik dengan seorang pria, namun aku hanya ingin menjaga untuk yang terjaga. Layaknya bunga edelweishh bunga cantik nan indah yang hanya tumbuh pada ketinggian 1800- 3000 mdpl dan tidak tumbuh di sembarang tempat. Sehingga tidak mudah untuk di petik dan di miliki, bahkan untuk sekadar melihatnya pun harus mampu mencapai puncak ketinggian dan mendaki gunung terlebih dahulu. Aku ingin menjadi wanita edelweishh, wanita langka yang tidak dapat di temukan di mana wanita umum lainnya di temukan. Wanita yang tak tersentuh kecuali oleh seseorang yang sudah tertulis di lauhul mahfudz.
Aku tidak ingin sedikitpun Neraka menyentuh Ayah dan Ibuku karena kesalahanku jika aku mendekati maksiat, sudah cukup mereka menanggung beban hidupku ketika hidup didunia dan sekarang apakah aku juga akan menyusahkan mereka ketika diakhirat kelak?. Aku ingin menjadi wanita Edelweiss, bunga cantik nan putih. Layaknya seorang wanita, aku ingin menjadi wanita berwarna putih, Wanita yang mampu menjaga kesucian dan kehormatan bagi dirinya dan keluarganya. Aku tidak risau dengan jodoh, karena jodoh seperti huruf " Alif, Lam, dan Mim " dalam Al-Qur'an yang maknanya hanya Allah Swt yang tahu. Jodoh murni rahasia Tuhan yang tersimpan rapat melebih rapatnya penyimpanan soal UN.