Pada 19 Desember 2020 pekan lalu, Kemeterian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak telah menyelenggarakan digital event dalam rangka memperingati Hari Ibu. Tema yang diangkat adalah "Perempuan Menggerakkan Ekonomi Keluarga". Ada banyak pemikiran yang diaruskan di dalamnya. Diantarnya bekerja bagi perempuan bukan lagi sebatas kebutuhan, atau sebatas kesetaraan gender, tapi sudah eranya perempuan berkontribusi pada angka pertumbuhan ekonomi dengan cara bekerja. Slogannya adalah "Perempuan Bisa, Mampu, dan Dapat Berperan Sebagai Motor Ekonomi Keluarga". Ini bukti nyata kegagalan sistem demokrasi dalam menjamin kesejahteraan perempuan. Mereka diaruskan untuk bekerja meninggalkan kewajiban utama mereka sebagai ibu dan pengatur rumah tangga. Bagaimana solusinya dalam Khilafah? Simak podcast MMC berikut!