Narasipostmedia

Narasipostmedia

By NarasipostNewsDaily News
Download on the App Store

Narasipostmedia episodes

  • Kemerdekaan Hakiki bagi Papua

    Kemerdekaan Hakiki bagi Papua

    Oleh. Atik Hermawati

    (Aktivis Muslimah)

    NarasiPost.Com-Pada konferensi pers (29/4/2021), Menko Polhukan Mahfud Md menyatakan KKB Papua resmi sebagai teroris. Hal itu didasarkan pada ketentuan Undang-undang Nomor 5 Tahun 2018. Pembakaran rumah dan sederet penyerangan kepada masyarakat sipil dan TNI-Polri menjadi alasan kuat dikeluarkannya pernyataan tersebut, termasuk adanya kasus terbaru, yakni tewasnya Kepala BIN daerah (Kabinda) Papua, Brigjen TNI I Gusti Putu Danny KN pada 25 April lalu. (Detik.com, 30/04/2021)

    Gubernur Papua Lukas E. mengatakan bahwa pemerintah pusat harus berkomunikasi dan berkonsultasi dengan Dewan Keamanan PBB terkait pemberian status teroris KKB. Pendekatan yang diinginkan ialah pendekatan keamanan (security approach) yang lebih humanis dan mengedepankan pertukaran gagasan bukan pertukaran peluru. Pelabelan teroris akan berdampak besar pada psikososial warga Papua lainnya.(DetikNews, 29/04/2021)

    Naskah Selengkapnya : https://narasipost.com/2021/05/07/kemerdekaan-hakiki-bagi-papua/

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini

    Follow us on : instagram : http://instagram.com/narasipost

    Facebook : https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage : Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter : Http://twitter.com/narasipost

    Voice Over : Mbak Armina

    10 min
  • Qanaah Tanda Syukur

    Qanaah Tanda Syukur

    Oleh: Aya Ummu Najwa

    NarasiPost.com – Sungguh, begitu banyak kenikmatan yang telah Allah anugerahkan kepada kita. Maka sebagai makhluk Allah, sudah seharusnya kita senantiasa mensyukuri segala nikmat yang telah Allah berikan kepada kita.

    Setiap saat, Allah memberikan kepada kita begitu banyak karunia bahkan tidak akan dapat kita menghitungnya. Kita bernapas, berbicara, beraktivitas, berjalan, mata kita bisa berkedip, dan lainnya. Maka dengan nikmat yang begitu besarnya, wajib atas kita manusia untuk senantiasa bersyukur kepada Allah.

    Begitu pula dengan nikmat yang lain, seperti ekonomi yang cukup, pekerjaan yang mapan, cukup makan sehari-hari, dan lain sebagainya. Ketika kita melihat orang lain, ternyata tidak semua orang mendapatkan hal yang sama. Seperti ketika kita melihat pengemis di jalanan, para tunawisma, juga para pengungsi karena perang dan bencana alam. Karena itulah kita harus senantiasa bersyukur atas setiap nikmat yang Allah beri.

    Naskah Selengkapnya : https://narasipost.com/2021/04/24/qanaah-tanda-syukur/

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini

    Follow us on : instagram : http://instagram.com/narasipost

    Facebook : https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage : Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter : Http://twitter.com/narasipost

    Voice Over : Mbak Arien Soewandi

    5 min
  • Harga Sebuah Kedaulatan

    Harga Sebuah Kedaulatan

    Oleh :Afiyah Rasyad

    Bukan sekadar gali lubang tutup lubang

    Bangsa besar terlena oleh utang
    Gaya hidup mewah selalu meradang
    Padahal lebih besar pasak dari tiang

    Anggaran belanja larut dalam aroma pinjaman

    Terkikis rasa malu demi materi yang diidamkan
    Sana-sini tebar bantuan
    Sementara utang jadi sumber pemasukan

    Sumber daya alam yang menawan

    Di bawah hegemoni asing yang kesurupan
    Eksploitasi bertahta pekatnya kebijakan
    Melenyapkan harga sebuah kedaulatan

    Naskah Selengkapnya :https://narasipost.com/2021/03/19/harga-sebuah-kedaulatan/

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini

    Follow us on : instagram : http://instagram.com/narasipost

    Facebook : https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage : Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter : Http://twitter.com/narasipost

    Voice Over : Mbak Fani Ratu

    3 min
  • Derita Palestina Karena Tak Ada Penjaga

    Derita Palestina Karena Tak Ada Penjaga

    Oleh : Nusaibah Al Khanza

    (Penulis dan Pemerhati Masalah Global)

    NarasiPost.Com-Ramadan bulan mulia yang dirindukan seluruh umat Islam di seluruh dunia. Semua menjalaninya dengan suka cita dan khusyuk beribadah demi mendapatkan pahala yang berlipat.

    Namun hal tersebut tidak berlaku bagi warga Palestina. Mereka tak bisa tenang menjalankan puasa. Mereka tak bisa khusyuk beribadah. Itu lantaran Israel masih saja mengganggu warga Palestina meski di bulan Ramadan.

    Sebagaimana dilansir dari TEMPO.CO, bahwa menurut kantor berita Palestina, sejak awal Ramadan pada dua hari berturut-turut polisi Israel melarang warga Palestina buka puasa di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem.

    Naskah Selengkapnya : https://narasipost.com/2021/05/01/derita-palestina-karena-tak-ada-penjaga/

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on :

    instagram : http://instagram.com/narasipost

    Facebook : https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage : Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter : Http://twitter.com/narasipost

    Voice Over : Mbak Fani Ratu


    7 min
  • Cantik Itu …

    Cantik Itu …

    Oleh: Deena Noor

    NarasiPost.Com-Sobat, menurutmu, wanita tercantik di dunia itu siapa? Yakin, pasti akan muncul jawaban yang berbeda. Ada yang menyebut K-Pop idol sebagai wanita tercantik di dunia karena memang trend dunia sekarang tengah dikuasai oleh Korean Wave. Ada pula yang menyebut nama-nama pesohor Hollywood dan Bollywood yang tenar karena kecantikannya, atau artis-artis dalam negeri yang datang silih berganti. Bahkan, bisa jadi ada yang menyebut ibunya sendiri sebagai wanita tercantik sedunia. Sah-sah saja sih, karena setiap orang punya penilaian masing-masing.

    Seorang akademisi dari Inggris, Doktor Chris Solomon dari University of Kent berusaha menemukan definisi ‘keindahan yang ideal.’ Ia menggunakan teknologi yang biasa dipakai dalam membuat kompilasi foto buronan guna merancang 100 profil wajah yang berbeda untuk kemudian dipilih oleh para responden. Hasilnya, perempuan yang dinilai berwajah ideal adalah Emma Stone atau Natalie Portman yang memiliki alis tebal, wajah berbentuk hati dan bibir yang penuh.(cnnindonesia.com, 06/04/2015)

    Tentu saja ‘keindahan ideal’ itu hanya cocok di dataran Inggris sana. Di tempat berbeda, kriteria cantik juga akan menyesuaikan dengan kearifan lokal. Suku Mauritania di Afrika misalnya, menganggap wanita cantik adalah yang bertubuh gemuk. Suku Dayak di masa lalu, menentukan cantiknya wanita dari telinganya yang panjang. Semakin panjang telinganya, maka dianggap semakin cantik. Suku Karen, Thailand, menilai cantik identik dengan leher yang panjang. Ada pula suku Fula di Afrika, memiliki kriteria cantik dengan tato di sekujur wajah, dahi jenong dan lebar. Dan masih banyak lagi perbedaan kriteria cantik di seluruh penjuru dunia.

    Naskah Selengkapnya : https://narasipost.com/2021/05/10/cantik-itu/

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini

    Follow us on : instagram : http://instagram.com/narasipost

    Facebook : https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage : Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter : Http://twitter.com/narasipost

    Voice Over : Mbak Giriyani

    10 min
  • Paradoks Kebijakan pada Bulan Ramadan

    Paradoks Kebijakan pada Bulan Ramadan

    Oleh. Rita Handayani

    (Opinion Maker dan Pemerhati Publik)

    NarasiPost.Com-Cerita pandemi Covid-19 masih merajai dunia, termasuk Indonesia, sehingga pemerintah kembali membuat regulasi khusus pada bulan Ramadan ini, yakni larangan mudik dengan tujuan untuk mencegah penularan Covid-19 yang masih mengganas. Juga kekhawatiran terjadinya keadaan darurat seperti di India yang sangat memprihatinkan. Karena, akan ada sekitar tujuh juta warga yang kemungkinan mudik yang bisa menjadi rantai penularan Covid-19.

    Regulasi larangan mudik ini tertuang dalam Addendum Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan (Satgas) Covid-19 Nomor 13 tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idulfitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 Selama Bulan Suci Ramadan 1442 Hijriah. (covid19.go.id, 22/4/2021)

    Naskah Selengkapnya : https://narasipost.com/2021/05/08/paradoks-kebijakan-pada-bulan-ramadan/

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini

    Follow us on : instagram : http://instagram.com/narasipost

    Facebook : https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage : Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter : Http://twitter.com/narasipost

    Voice Over : Mbak Atiek

    9 min
  • Pantang Menyerah

    Pantang Menyerah

    Oleh : Wening Cahyani

    NarasiPost.Com-Gerak cepat astamu wahai sobat

    Merangkai karya indah
    Menyusun paragraf demi paragraf bermakna
    Mempengaruhi jiwa-jiwa
    Melambungkan asa pembaca

    Hiruk pikuk berjuta kata

    Meluapkan rasa dunia maya
    Mengungkap warta
    Namun, warta bukan sembarang warta
    Warta ada solusi nyata

    Naskah Selengkapnya : https://narasipost.com/2021/03/16/pantang-menyerah/

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini

    Follow us on : instagram : http://instagram.com/narasipost

    Facebook : https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage : Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter : Http://twitter.com/narasipost

    Voice Over : Mbak Nur Azizah

    2 min
  • Idul Fitri, Taat Ilahi Sepenuh Hati

    Idul Fitri, Taat Ilahi Sepenuh Hati

    NarasiPost.Com-Alhamdulillah, meski masih dalam kondisi pandemi, kita sampai juga ke penghujung Ramadhan. Ramadhan akan segera berakhir. Idul Fitri akan segera hadir.

    Seharusnya Idul Fitri tahun ini, sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, kita bisa berbahagia. Berkumpul bersama keluarga, orangtua dan saudara. Menyambung tali silaturahmi.

    Namun demikian, wabah Corona yang tak jelas rimbanya, menjadikan kita tak bisa ke mana-mana. Kita hanya bisa menyapa orangtua, keluarga dan saudara melalui telepon genggam. Sebagian hanya bisa berdoa. Sebagian lagi hanya bisa meneteskan air mata karena tak bisa lagi bertemu dengan mereka yang sudah pergi untuk selamanya.

    Naskah Selengkapnya : https://narasipost.com/2021/05/11/idul-fitri-taat-ilahi-sepenuh-hati/

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini

    Follow us on : instagram : http://instagram.com/narasipost

    Facebook : https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage : Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter : Http://twitter.com/narasipost

    Voice Over : Mbak Arien Soewandi

    11 min
  • Mercusuar Peradaban

    Mercusuar Peradaban

    Oleh :Afiyah Rasyad (Kontributor Tetap NarasiPost.Com)

    NarasiPost.Com-Resah semakin berpagut Saat semesta dipenuhi kabut Akal dan jiwa tercerabut Menuju kerdil dan terus susut

    Penganiayaan berserakan Penindasan menjadi kawan Kekejian, kekejaman, dan kezaliman menjadi pameran Menghiasi negeri-negeri muslim yang kian tertekan

    Naskah Selengkapnya : https://narasipost.com/2021/03/05/mercusuar-peradaban/

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini

    Follow us on : instagram : http://instagram.com/narasipost

    Facebook : https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage : Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter : Http://twitter.com/narasipost

    Voice Over : Mbak Miladiyah

    4 min
  • Korupsi Merajalela, Jangan Kecewa?

    Korupsi Merajalela, Jangan Kecewa?

    Oleh : Dewi Fitratul Hasanah

    (Pemerhati Publik dan Pegiat Literasi)

    NarasiPost.Com-“Kenapa orang Indonesia selalu mempromosikan batik, reog?

    Kok korupsi nggak?
    Padahal korupsilah budaya kita yang paling mahal.“(Sujiwo Tedjo)

    Statement lawas dari seniman senior Sujiwo Tedjo tersebut, seakan tak pernah kadaluarsa melukiskkan wajah bopeng negeri ini, sebab begitulah adanya. Korupsi bukan lagi sebuah aib, tapi melonjak ke level budaya.

    Jamak diketahui, dari waktu ke waktu korupsi terus terjadi tanpa henti. Aktornya bisa siapa saja. Tak pandang status. Sejuta cara dan berbagai modus nyaris tak pernah habis. Selalu ada celah yang mendorong seseorang/beberapa orang yang bersekongkol untuk melakukanya.

    Naskah Selengkapnya : https://narasipost.com/2021/05/08/korupsi-merajalela-jangan-kecewa/

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini

    Follow us on : instagram : http://instagram.com/narasipost

    Facebook : https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage : Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter : Http://twitter.com/narasipost

    Voice Over : Mbak Yeni Marliani

    7 min

About Narasipostmedia

From the publisher's feed

Audio tentang sastra, opini, surat pembaca motivasi, food dan sebagainya dari karya-karya para penulis ideologis yang naskahnya publish di media www.narasipost.com