Narasipostmedia

Narasipostmedia

By NarasipostNewsDaily News
Download on the App Store

Narasipostmedia episodes

  • Kata-kata Adalah Doa, Maka Ucapkanlah yang Baik saja!

    Kata-kata Adalah Doa, Maka Ucapkanlah yang Baik saja!

    Oleh: Ana Nazahah (Revowriter Aceh, Kontributor NP)

    NarasiPost.com – Pernah mendengar istilah “kata-kata adalah doa?” Bahwa setiap apa yang kita ucap dan kehendaki adalah pinta kita kepada Rabb kita. Yang bisa saja, suatu saat nanti menjadi nyata.

    Saya pernah mendengar seorang ibu muda berkisah, tentang perjalanan suaminya mendapat gelar ustaz. Berawal dari membeli gamis, yang biasanya dipakai oleh imam saat salat berjamaah di masjid.

    Ibu tersebut berkisah, pada suatu kesempatan, ia mengajak suaminya untuk membeli gamis. Untuk dipakai sewaktu-waktu, pikirnya.

    Namun, suaminya menolak dengan halus dan berujar, “mi, bagaimana kalo nanti abi dikira ustaz?

    Pada saat itu, ibu tersebut menjawab, “tidak apa bi, biar pakaian kita mencirikan ustaz, semoga besok-besok abi jadi ustaz beneran!”


    Naskah Selengkapnya : https://narasipost.com/2021/04/07/kata-kata-adalah-doa-maka-ucapkanlah-yang-baik-saja/

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini

    Follow us on : instagram : http://instagram.com/narasipost

    Facebook : https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage : Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter : Http://twitter.com/narasipost

    Voice Over : Mbak Arien Soewandi

    8 min
  • Mengawali Kebaikan

    Mengawali Kebaikan

    Oleh: Armina Ahza (Penggerak Perubahan, CEO Umma Institute)

    NarasiPost.com – Pernahkah kita merasakan begitu berat untuk mengawali sebuah kebaikan? Apalagi kebaikan baru. Belum lagi yang berkaitan dengan mengubah kebiasaan buruk menjadi kebaikan. Tentu itu akan membutuhkan perhatian dan energi yang lebih besar.

    Namun, kita jangan pernah enggan untuk mengawali kebaikan. Karena bagi Allah amalan sekecil apapun akan dinilai oleh Allah sebagaimana yang Allah firmankan dalam surah Al Zalzalah ayat 7, yang artinya: “Maka barang siapa mengerjakan kebaikan seberat zarah, niscaya dia akan melihat balasannya)”. Begitu baiknya Allah kepada hamba. Kebaikan sekecil apapun akan diapresiasi oleh Allah dengan memberikan reward terbaik.

    Misalnya saja dalam hal membaca Alquran. Bagi siapa aja yang berkenan membaca maka setiap hurufnya akan mengandung 10 kebaikan. Sedangkan dalam ucapan basmallah saja sudah ada 19 huruf. Itu artinya kita mendapatkan 190 kebaikan. Bagaimana jika hari ini kita membaca surah Alfatihah? Bagaimana jika kita membaca surah-surah pendek. Masya Allah, tentu akan banyak sekali kebaikan yang akan kita dapatkan, insyaAllah.

    Naskah Selengkapnya : https://narasipost.com/2021/02/10/mengawali-kebaikan/

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini

    Follow us on :

    instagram : http://instagram.com/narasipost

    Facebook : https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage : Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter : Http://twitter.com/narasipost

    Voice Over : Mbak Armina Ahza

    5 min
  • Ambruknya Ritel di Masa Pandemi, Bukti Kerapuhan Kapitalisme

    Ambruknya Ritel di Masa Pandemi, Bukti Kerapuhan Kapitalisme

    Oleh: Nurjamilah, S.Pd.I

    NarasiPost.Com-Ekonomi di awal 2021 masih berat. Pandemi Covid-19 belum berkesudahan, bahkan dari waktu ke waktu semakin parah kondisinya. Tak ayal hal ini memberikan dampak berkepanjangan pada berbagai lini kehidupan. Terkhusus bidang ekonomi, saat ini bisnis ritel semakin lesu. Menurunnya daya beli masyarakat digadang-gadang menjadi penyebab tutupnya berbagai gerai atau toko ritel di negeri ini. Bukan tanpa sebab, kondisi ekonomi negeri yang tidak stabil menjadi akar masalahnya. Bukan hanya di masa pandemi, ketidakstabilan ekonomi memang sudah dirasakan jauh sebelum pandemi ini menyapa.

    Dilansir dari www.cnbcindonesia.com (16/04/2021) bahwa dari hari ke hari sektor ritel banyak yang tumbang, semisal Ramayana, Giant, dan lainnya. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Nicholas Mandey mengatakan sejak awal tahun 2021 sudah ada 90 gerai ritel yang tutup. Hal ini disebabkan menurunnya permintaan masyarakat di sektor konsumsi.

    Naskah Selengkapnya : https://narasipost.com/2021/04/30/ambruknya-ritel-di-masa-pandemi-bukti-kerapuhan-kapitalisme/

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on :

    instagram : http://instagram.com/narasipost

    Facebook : https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage : Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter : Http://twitter.com/narasipost

    Voice Over : Mbak Suryani

    5 min
  • Terkesan Keren, Childfree Wujud Terkikisnya Akidah

    Terkesan Keren, Childfree Wujud Terkikisnya Akidah

    Oleh. Banisa Erma Oktavia

    NarasiPost.Com-Sebuah realita yang tak dapat dipungkiri bahwa banyak pemahaman dari negara-negara Barat telah memengaruhi bahkan diadopsi negeri kita, salah satunya adalah sekularisme. Sekulelarisme adalah sebuah paham yang memisahkan urusan duniawi dengan urusan akhirat, memisahkan kepentingan dunia dengan urusan ibadah kepada Tuhan. Manusia di dunia bahkan umat Islam ikut terpedaya masuk ke dalam perangkapnya.

    Naskah Selengkapnya : https://narasipost.com/2021/05/08/terkesan-keren-childfree-wujud-terkikisnya-akidah/

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini

    Follow us on : instagram : http://instagram.com/narasipost

    Facebook : https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage : Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter : Http://twitter.com/narasipost

    Voice Over : Mbak Yeni Marliani

    9 min
  • Larangan Menyinyir dan Mendebat Keinginan Allah Swt

    Larangan Menyinyir dan Mendebat Keinginan Allah Swt

    Oleh: Novida Sari, S.Kom

    NarasiPost.Com-Allah Swt berfirman,

    قُلْ اَتُحَاۤجُّوْنَنَا فِى اللّٰهِ وَهُوَ رَبُّنَا وَرَبُّكُمْۚ وَلَنَآ اَعْمَالُنَا وَلَكُمْ اَعْمَالُكُمْۚ وَنَحْنُ لَهٗ مُخْلِصُوْنَ ۙ

    Artinya : “Katakanlah Muhammad, ‘Apakah kamu hendak berdebat dengan kami tentang Allah, padahal Dia adalah Rabb kami dan Rabb kamu. Bagi kami amalan kami, dan bagi kamu amalan kamu dan hanya kepada-Nya kami mengabdikan diri’” (TQS. Al Baqarah [2] : 139).

    Allah menginginkan agar kekasih-Nya Muhammad Saw menolak dengan orang-orang musyrikin yang mendebatnya tanpa ada keinginan sama sekali untuk mencari kebenaran. قُلۡ Merupakan kata deklarasi dari Allah dalam kapasitasnya sebagai Rabb Pencipta semesta alam dan kehidupan. Kemudian kata اَ تُحَآجُّوۡنَـنَا فِى اللّٰهِ “Apakah kamu hendak berdebat dengan kami tentang Allah” baik dalam perkara ketauhidan Allah Swt, ketundukan dan keikhlasan kepada-Nya, mengikuti seluruh perintah-Nya dan takut menjalankan seluruh larangannya termasuk mengangkat nabi terakhir yang bukan berasal dari orang yahudi. Dan mereka orang musyrikin dan yahudi cenderung melakukan pengingkaran.

    Naskah Selengkapnya : https://narasipost.com/2021/05/11/larangan-menyinyir-dan-mendebat-keinginan-allah-swt/

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini

    Follow us on : instagram : http://instagram.com/narasipost

    Facebook : https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage : Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter : Http://twitter.com/narasipost

    Voice Over : Mbak Giriyani

    6 min
  • Larangan Menyinyir Dan Mendebat Keinginan Allah Swt

    Larangan Menyinyir Dan Mendebat Keinginan Allah Swt

    Oleh: Novida Sari, S.Kom

    NarasiPost.Com-Allah Swt berfirman,

    قُلْ اَتُحَاۤجُّوْنَنَا فِى اللّٰهِ وَهُوَ رَبُّنَا وَرَبُّكُمْۚ وَلَنَآ اَعْمَالُنَا وَلَكُمْ اَعْمَالُكُمْۚ وَنَحْنُ لَهٗ مُخْلِصُوْنَ ۙ

    Artinya : “Katakanlah Muhammad, ‘Apakah kamu hendak berdebat dengan kami tentang Allah, padahal Dia adalah Rabb kami dan Rabb kamu. Bagi kami amalan kami, dan bagi kamu amalan kamu dan hanya kepada-Nya kami mengabdikan diri’” (TQS. Al Baqarah [2] : 139).

    Allah menginginkan agar kekasih-Nya Muhammad Saw menolak dengan orang-orang musyrikin yang mendebatnya tanpa ada keinginan sama sekali untuk mencari kebenaran. قُلۡ Merupakan kata deklarasi dari Allah dalam kapasitasnya sebagai Rabb Pencipta semesta alam dan kehidupan. Kemudian kata اَ تُحَآجُّوۡنَـنَا فِى اللّٰهِ “Apakah kamu hendak berdebat dengan kami tentang Allah” baik dalam perkara ketauhidan Allah Swt, ketundukan dan keikhlasan kepada-Nya, mengikuti seluruh perintah-Nya dan takut menjalankan seluruh larangannya termasuk mengangkat nabi terakhir yang bukan berasal dari orang yahudi. Dan mereka orang musyrikin dan yahudi cenderung melakukan pengingkaran.

    Naskah Selengkapnya : https://narasipost.com/2021/05/11/larangan-menyinyir-dan-mendebat-keinginan-allah-swt/

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini

    Follow us on : instagram : http://instagram.com/narasipost

    Facebook : https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage : Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter : Http://twitter.com/narasipost

    Voice Over : Mbak Giriyani

    4 min
  • Berkenalan dengan Tuhan

    Berkenalan dengan Tuhan

    Oleh: Reni Anggraini

    NarasiPost.Com-Malam ini aku termangu di pojok kamar. Suasana hujan seakan mengerti dan turut membersamai derai airmata yang mengalir di wajahku. Gelap malam mencerminkan pekatnya pandangku menatap masa depan.

    “Putra Ibu mengalami kelainan yang disebut autis.”

    Ucapan sang pakar terus-menerus terngiang, lagi dan lagi di dalam kepalaku. Sebuah kata asing, tetapi mengubah hidupku selamanya.

    Kutatap Keefa, putra autisku. Berbagai perasaan berkecamuk. Ingin kubenci dirinya. Namun, aku tak sanggup.

    Naskah Selengkapnya : https://narasipost.com/2021/05/24/berkenalan-dengan-tuhan/

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini

    Follow us on : instagram : http://instagram.com/narasipost

    Facebook : https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage : Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter : Http://twitter.com/narasipost

    Voice Over : Mbak Arien Soewandi

    10 min
  • Menuntut Ilmu Karena Allah

    Menuntut Ilmu Karena Allah

    Oleh: Deena Noor

    NarasiPost.com – Menuntut ilmu itu hukumnya wajib bagi setiap muslim. Rasulullah telah menyampaikan kepada umatnya tentang kewajiban tersebut. Tentu sebagai umat beliau, kita patuh dan mentaatinya. Apa yang telah diwajibkan oleh syariah, tentulah membawa kebaikan bagi manusia.

    Ilmu sendiri memberikan banyak keutamaan bagi pemiliknya. Berilmu menjadikan kita mengetahui segala sesuatu. Dengan ilmu, kita bisa mengerti apa yang benar dan salah menurut aturan agama. Mengerjakan setiap perbuatan karena tahu ilmunya, bukan hanya karena ingin semata, apalagi tanpa ada tujuannya. Ilmu yang akan membantu kita dalam menjalani kehidupan dunia.

    Di tengah riak gelombang dan gemerlap duniawi, dibutuhkan panduan yang jelas untuk bisa mengarunginya agar tak terhempas dan terlena. Betapa banyak muslihat dan tipu daya dalam kehidupan anak manusia. Terkadang samar antara yang palsu dan nyata. Baik dan buruk seringkali diputar balik begitu sempurna. Maka, ilmu itulah yang akan membimbing kita selalu kepada-Nya.

    Naskah Selengkapnya : https://narasipost.com/2021/05/03/menuntut-ilmu-karena-allah/

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini

    Follow us on : instagram : http://instagram.com/narasipost

    Facebook : https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage : Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter : Http://twitter.com/narasipost

    Voice Over : Mbak Atiek

    8 min
  • Remah-remah Singgasana

    Remah-remah Singgasana

    Oleh : Afiyah Rasyad

    (Kontributor Tetap NarasiPost.Com)

    NarasiPost.Com-Terlalu pekat

    Jumawa kian megikat
    Kezaliman jelas terlihat
    Mengantar pada penderitaan rakyat
    Hidup bergelimang sekarat

    Ini bukan sekadar lawakan

    Saat ratusan juta jiwa berselimut penderitaan
    Intervensi giat didatangkan
    Atas nama investasi melenakan
    Keranjang sampah jadi muara kedaulatan

    Matahari enggan menyapa bumi

    Banjir dan aneka bencana lainnya datang silih berganti
    Namun, apa daya tak ada yang mengerti
    Remah-remah singgasana membutakan mata hati
    Mengikis fitrah hakiki dengan jalan kompromi

    Naskah Selengkapnya : https://narasipost.com/2021/03/01/remah-remah-singgasana/

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini

    Follow us on : instagram : http://instagram.com/narasipost

    Facebook : https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage : Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter : Http://twitter.com/narasipost

    Voice Over : Mbak Miladiah

    4 min
  • Larangan Mudik, Solusi Tekan Covid-19?

    Larangan Mudik, Solusi Tekan Covid-19?

    Oleh. Esem Pusnawati S,Kom

    NarasiPost.Com-Pemerintah secara resmi telah melarang mudik lebaran per tanggal 6 hingga 17 Mei 2021. Hal itu tercantum dalam Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 dari Satgas Penanganan Covid -19 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri dan upaya pengendalian penyebaran Covid-19 Selama bulan suci Ramadan 1442 H.(Kompas.com, 24/4/2021)

    Di sisi lain adanya dispensasi bagi para santri untuk pulang ke rumah saat lebaran. Masduki Baidlowi sebagai juru bicara Wapres mengatakan lebaran merupakan waktu bagi santri untuk pulang ke rumah setelah melakukan proses belajar dari pondok pesantren. Hal ini baru berlaku untuk santri daerah Jawa Timur saja, Wapres juga menyarankan agar organisasi kemasyarakatan ikut mengusulkan dispensasi bagi santri di wilayah lain.(CNBC, 26/4/2021)

    Aturan larangan mudik lebaran bagi masyarakat ini telah manjadi polemik. Alih-alih ingin menghindari serta memutus rantai penyebaran Covid-19, namun nyatanya kebijakan ini tak selaras dengan kebijakan lainnya yaitu melonggarkan perjalanan demi pariwisata. Padahal membuka tempat wisata pun termasuk memberikan peluang terjadinya kerumunan. Belum lagi adanya dispensasi bagi santri untuk pulang ke rumah saat lebaran. Padahal semua orang memiliki peluang dalam penyebaran Covid-19, dari lapisan masyarakat apa pun, baik pejabat, masyarakat termasuk santri sekalipun. Adanya dispensasi pada pihak tertentu akan memberikan kesan bahwa pemerintah tidak serius untuk mengurangi penyebaran Covid-19 pada saat Idul Fitri.

    Naskah Selengkapnya : https://narasipost.com/2021/05/04/larangan-mudik-solusi-tekan-covid-19/

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on :

    instagram : http://instagram.com/narasipost

    Facebook : https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage : Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter : Http://twitter.com/narasipost

    Voice Over : Mbak Dewi Fitriana

    4 min

About Narasipostmedia

From the publisher's feed

Audio tentang sastra, opini, surat pembaca motivasi, food dan sebagainya dari karya-karya para penulis ideologis yang naskahnya publish di media www.narasipost.com