
Sign up to save your podcasts
Or


e-KTP Transgender: Jalan Kaum Pelangi Unjuk Gigi
Oleh: Atik Hermawati
NarasiPost.Com-Dalam keterangan pers Pusat Penerangan Kemendagri (24/04/2021), pembuatan KTP elektronik (KTP-el) untuk transgender akan dimudahkan oleh Kemendagri. Banyak transgender yang tidak mempunyai dokumen kependudukan, seperti KTP-el, KK, dan akta kelahiran sehingga mempersulit mereka mengakses layanan publik, baik kesehatan, bantuan sosial, pindah alamat, dan sebagainya, menjadi latar belakang keputusan ini. Hasil rapat virtual dengan Dewan Pengurus Perkumpulan Suara Kita itu dianggap sebagai langkah awal membantu permasalahan transgender. Kemendagri telah mengumpulkan data 112 transgender di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek) yang belum memiliki dokumen kependudukan. Selanjutnya transgender yang pernah terdata dan punya KTP lama, akan dilakukan verifikasi data oleh Dukcapil lalu dibuatkan KTP-el terbaru untuk mereka. (Detiknews.com, 24/04/2021)
Anggota Komite 1 Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia, Abdul Rachman Thaha mengkritik rencana tersebut, menurutnya hal itu akan berdampak besar bagi masyarakat yakni pengesahan atau legalitas bagi apa yang kaum LGBT sebut sebagai jenis kelamin non-binary. Abdul mengatakan pencantuman jenis kelamin bagi transgender pada e-KTP rawan dimanfaatkan sebagai pengakuan dan alat propaganda sehingga dianggap bukan masalah di Indonesia. Ia menuturkan kasus Aprilia Manganang, anggota TNI AD, yang mengalami ambiguitas jenis kelamin, harus menjadi pelajaran bagi negeri ini. Secara eksplisit UU Kependudukan menyebut dua kelamin saja. (Tempo.co, 25/04/2021)
Sekali Mendayung, Dua-tiga Pulau Terlampaui
Pengakuan kependudukan transgender ialah cita-cita kaum pelangi di negeri ini. Para aktivis eljibiti menganggap Indonesia belum ramah terhadap kehadiran mereka. Segala aktivitas dan keorganisasiannya masih dianggap tabu oleh masyarakat, apalagi dipandang kemaksiatan oleh agama. Tidak seperti negara-negara lain yang sudah jauh-jauh hari melegalkan, baik terkait organisasi maupun pernikahan.
naskah selengkapnya : https://narasipost.com/2021/05/06/e-ktp-transgender-jalan-kaum-pelangi-unjuk-gigi/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on :
instagram : http://instagram.com/narasipost
Facebook : https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage : Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter : Http://twitter.com/narasipost
Voice Over : Mbak Giriyani
Pandemi Menggila, Saatnya Menilik Ulang Solusi
Oleh. Ummu Nailah
NarasiPost.Com-Tahun berganti tahun, bulan berganti bulan, namun pandemi belum menunjukkan tanda akan pergi. Masyarakat masih terus diliputi ketakutan dan kekhawatiran akan terpapar Covid-19. Hal ini dikarenakan kembali ditemukannya varian baru Covid-19 yang berasal dari India.
Dikutip dari CNN Indonesia (23/05/2021), ditemukan adanya sebaran mutasi virus Corona yakni varian B1617.2 yang terus bertambah di Indonesia. Terbaru, yakni sebanyak 13 anak buah kapal (ABK) berkewarganegaraan Filipina yang melakukan bongkar muatan di Cilacap, Jawa Tengah, dinyatakan terpapar varian Corona asal India itu.
Dituturkan oleh Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji (22/5) bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Balitbangkes Kemenkes terhadap 13 ABK warga negara Filipina tersebut terkonfirmasi positif Covid-19, varian India B 1617.2.
Berdasarkan hal tersebut, maka pihak RSUD Cilacap mengambil langkah menutup sementara pelayanan Poli Klinik Rawat Jalan di RSUD Cilacap selama sepekan tertanggal 23 Mei 2021. Ini dilakukan setelah tracing dan testing pegawai yang sempat berinteraksi atau merawat 13 ABK tersebut dan ditemukan ada puluhan nakes yang terpapar.
naskah selengkapnya : https://narasipost.com/2021/05/31/pandemi-menggila-saatnya-menilik-ulang-solusi/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on :
instagram : http://instagram.com/narasipost
Facebook : https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage : Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter : Http://twitter.com/narasipost
Voice Over : Mbak Suryani I
Duniaku Duniamu
Oleh: Wening Cahyani
NarasiPost.Com-Duniaku duniamu
Duniaku beda dengan duniamu
Kebebasan dalam gerakmu
Abai agama mencelupmu
naskah selengkapnya : https://narasipost.com/2021/05/26/duniaku-duniamu/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on :
instagram : http://instagram.com/narasipost
Facebook : https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage : Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter : Http://twitter.com/narasipost
Voice Over : Mbak Fani Ratu
Seratus Tahun Sudah
Oleh : Mels
NarasiPost.Com-Seratus tahun sudah melangkah
Tak terhitung lagi air mata yang tertumpah
Langkah ini tak cukup hanya dengan doa dan air mata
Sabar dan takwa jadi hiasan
naskah selengkapnya : https://narasipost.com/2021/03/23/seratus-tahun-sudah/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on :
instagram : http://instagram.com/narasipost
Facebook : https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage : Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter : Http://twitter.com/narasipost
Voice Over : Mba Arien S
PBB, Solusi Absurd untuk Palestina
Oleh Sofia Ariyani, S.S
NarasiPost.Com-Sudah 104 tahun Al Aqsa dikuasai zionis Israel, selama itu pula penderitaan umat Islam Palestina berlangsung. Pelecehan, penganiayaan, penghinaan, penistaan, hingga pembantaian. Umat Islam Palestina hari-harinya dihadapkan dengan moncong-moncong senjata, dan dentuman-dentuman rudal. Tak ayal menyisakan puing-puing yang menimbun jasad-jasad syahid. Entah sudah berapa juta nyawa yang melayang.
Serangan itu kembali terjadi saat umat Islam Palestina tengah menunaikan salat tarawih pada Jumat (7/5/2021). Dikutip dari Tribunnews.com, polisi Israel yang dilengkapi dengan perlengkapan antihuru-hara membubarkan paksa jamaah tarawih dan menembakkan peluru berlapis karet.
Rekaman video memperlihatkan, jemaah mencoba mempertahankan diri dengan melemparkan kursi, sepatu, dan batu ke arah Polisi Israel. Kerusuhan yang pecah di Masjid Al Aqsa, merupakan buntut dari upaya Israel mengusir warga Palestina yang tinggal di Sheikh Jarrah, Yerusalem Timur.
Sedikitnya 200 warga Palestina dilaporkan terluka akibat aksi kekerasan yang dilakukan polisi Israel di Masjid Al Aqsa pada Jumat malam itu. (Tribunnews.com, 10/5/2021)
naskah selengkapnyya : https://narasipost.com/2021/05/26/pbb-solusi-absurd-untuk-palestina/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on :
instagram : http://instagram.com/narasipost
Facebook : https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage : Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter : Http://twitter.com/narasipost
Voice Over : Mba Yeni M
Tak Berdaya
Oleh: Deena Noor
NarasiPost.Com-Gadis kecil di pangkuan ayahnya
Bentakan arogansi menggema
Tanpa malu menerobos rumah-rumah
Gadis kecil itu tiada henti mengerang
naskah selengkapnya : https://narasipost.com/2021/04/03/tak-berdaya/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on :
instagram : http://instagram.com/narasipost
Facebook : https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage : Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter : Http://twitter.com/narasipost
Voice Over : Mba Nur Azizah
Dampak Buruk Sekularisme dalam Kehidupan Masyarakat Kapitalis
Oleh : Cahaya Timur
NarasiPost.Com-Tak ada habisnya topik pembahasan tentang permasalahan negeri ini. Belum lagi tuntas satu permasalahan, kini muncul lagi masalah yang baru. Seperti yang terjadi hari Senin lalu (24/5/2021), pihak kepolisian berhasil membekuk seorang laki-laki tersangka kasus penistaan terhadap agama Islam. Pelaku melakukan pembakaran terhadap kitab suci umat Islam, yakni Al-Qur’an.
Kemudian dari unggahan instagram @merekamjakarta, tampak dari beberapa gambar yang ditayangkan terdapat foto terduga yang kini telah diamankan oleh Polres Metro Jakarta. (Gelora.co, 24/5/21)
Sebelumnya pernah juga terjadi kasus penistaan terhadap agama Islam oleh seorang pria yang menganggap dirinya adalah seorang nabi terakhir atau nabi ke-26. Video unggahannya disebar melalui konten youtube dan juga zoom. Dalam video tersebut, pria ini melakukan penistaan terhadap Rasulullah Muhammad Saw. Laki-laki yang lebih dikenal dengan nama Jozeph Paul Zhang itu, telah melukai seluruh kaum muslimin. Atas perbuatan tersebut kemudian pihak berwajib menetapkannya sebagai pelanggar pasal 22 ayat (2) ITE dan pasal 156a KUHP. Sayangnya hingga kini pelaku belum juga dapat dibekuk. (Tempo.co, 20/4/21)
Kemudian jika dirunut ke belakang, selama satu tahun ini saja akan kita jumpai kasus-kasus semisal di atas. Tidak saja di dalam neger, bahkan sampai di luar negeri. Manusia-manusia rendahan dengan mulut-mulut kotor dan juga tangan-tangan durjana mereka telah begitu mudah menghina kitab suci petunjuk hidup seluruh umat manusia serta kekasih Allah Swt. Tidakkah sadar dirinya bahwa yang mereka hadapi adalah Sang Pemilik Hidup?
naskah selengkapnya : https://narasipost.com/2021/05/31/dampak-buruk-sekularisme-dalam-kehidupan-masyarakat-kapitalis/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on :
instagram : http://instagram.com/narasipost
Facebook : https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage : Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter : Http://twitter.com/narasipost
Voice Over : Mbak Dewi Fitriana
Mendekap Ampunan
Oleh: Atik Setyawati
NarasiPost.Com-Biar semua hilang Pergi dan tak akan kembali Namun, benarkah Semua akan berganti Seperti malam-malam sepi, pekat dalam gulita yang mencekam Berganti pagi yang menawan?
Kemarin, Kala lumpur dosa mengotori wajah Tiada lagi wajah ramah Semua marah Lantas, mata memerah Hati kalah, menyerah Jiwa terbenam dalam gundah Wajah pun tengadah Mencari secercah harap di angkasa Masihkah Engkau dengar rintih sang pendosa ini, Wahai Zat Penuh Rahmah
naskah selengkapnya : https://narasipost.com/2021/04/21/mendekap-ampunan/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on :
instagram : http://instagram.com/narasipost
Facebook : https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage : Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter : Http://twitter.com/narasipost
Voice Over : Mbak Giriyani
Tumpahan Rindu
Oleh: Bunda FaHsan
NarasiPost-Syawal ini, kali kedua tak bertemu
Cukuplah tentara kecil-Mu menjadi ujian
Terbayang, tulus wajahnya tergurat kesedihan
Ya Allah, hanya doaku terucap lirih
naskah selengkapnya : https://narasipost.com/2021/05/23/tumpahan-rindu/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on :
instagram : http://instagram.com/narasipost
Facebook : https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage : Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter : Http://twitter.com/narasipost
Voice Over : Mbak Arien S
Kebocoran Data Pribadi, Siapa yang Bertanggungjawab ?
Oleh. Titin Kartini
NarasiPost.Com-Heboh kebocoran data pribadi 279 juta penduduk Indonesia, data tersebut dijual oleh situs Surface Web Raid Forum. Situs tersebut dapat diakses oleh siapa saja dengan mudah karena bukan situs gelap atau rahasia (deep web). Ratusan data tersebut dijual oleh seorang anggota forum dengan akun “Kotz”. Data tersebut berisi NIK, nomor ponsel, e-mail, alamat, dan gaji, termasuk data penduduk yang telah meninggal. Data tersebut bersumber dari BPJS Kesehatan. (kompas.com)
Kebocoran data penduduk bukanlah yang pertama kalinya di Indonesia, hal ini pernah menimpa situs e-commerce Bukalapak pada tahun 2019, sebanyak 13 juta data pengguna beredar di internet.
Disusul kemudian oleh Tokopedia, sebanyak 91 juta data bocor pada tahun 2020, dan yang terbaru adalah data pasien Covid-19 yang berhasil dicuri peretas.
naskah selengkapnya : https://narasipost.com/2021/05/31/kebocoran-data-pribadi-siapa-yang-bertanggungjawab/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on :
instagram : http://instagram.com/narasipost
Facebook : https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage : Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter : Http://twitter.com/narasipost
Voice Over : Mbak Suryani
From the publisher's feed