Sajaknya di susun dengan kasih. Baitnya di bariskan dengan cinta. Untuk dirinya, mawar yang mudah di hisap kumbang. Untuk dirinya, melati yang mudah di petik orang.
Ketika pucuk pengharapan tak sampai. Hati senantiasa harus selalu kuat. Mata akan berupaya menahan derasnya tangis. Dada berusaha merenggang, menolak sesak.