
Sign up to save your podcasts
Or


Alih-alih COP26 diharapkan sebagai solusi iklim, justru banyak kejanggalan terjadi di forum tingkat dunia itu. Salah satu solusi yang dipromosikan oleh berbagai negara adalah perdagangan karbon atau pun Karbon Offset. Termasuk Indonesia yang menyatakan siap dengan semua infrastruktur kebijakannya. Karbon offsett merupakan skema yang memberikan ruang bagi para negara dan korporat pencemar untuk terus memproduksi dan membenarkan pencemarannya dengan klaim karbon kredit. Skema ini juga memberikan ancaman terjadinya perampasan hutan dan lahan dari masyarakat adat.
Sekitar sepertiga bumi kita adalah laut, namun kita manusianya saat ini tidak sadar kalau laut kita terancam. Dieksploitasi besar-besaran secara ilegal namun gaungnya tak jua sampai ke daratan. Praktek IUU Fishing dilakukan sistematis unttuk membantai habis laut kita demi kepentingan bisnis. Sebagai negara maritim yang juga secara geopolitik diapit dua samudra, Indonesia mau tidak mau terjebak dalam panggung besar ini. Kejahatan apa yang terjadi? Dan bagaimana dunia menyikapi ini? Yuk dengerin obrola kita!
Banyak masyarakat mengira bahwa pemahaman feminisme hanya berdampak pada kehidupan sosial, politik dan budaya. Namun lebih dari itu ternyata feminisme juga berdampak besar pada kelestarian lingkungan.
Imam Besar Istiqlal, Prof. Nasaruddin Umar, mengatakan bahwa dari 99 Asmaul Husna, 80% yang dimunculkan adalah feminine name Allah SWT. Dengan mengubah epistimologi keilmuan kita dan pendekatan para ulama menjadi lebih feminim akan berdampak besar terhadap cara kita menyayangi alam. Yuk dengerin aja obrolannya di #PodcastNgobrolLingkungan
Meninggalnya Wakil Bupati Sangihe di tengah kisruh perizinan tambang emas di tanahnya menimbulkan tanda tanya besar dan banyak spekulasi di masyarakat. Tidak saja bagi masyarakat Sangihe, tapi seluruh mata Indonesia bahkan dunia kompak menatap berita kedukaan ini. Greenpeace Indonesia mencoba berbicara dengan tokoh masyarakat Sangihe & perwakilan famili Papa Embo, panggilan sayang masyarakat Sangihe untuk almarhum. Bagaimana pemaparannya? Simak eksklusif di podcast ini
Sebanyak 32 warga negara menggugat pemerintah secara hukum atas buruknya kualitas udara di Jakarta dan sekitarnya. Sebelum melakukan aksi hukum ini mereka melakukan riset dengan pakar lingkungan selama kurang lebih dua tahun. Eh gimana ceritanya tuh nuntut pemerintah? Baru tau! Yaudahlah yuk langsung dengerin aja obrolannya!
Dua kali lebaran, dua kali puasa, kita tak boleh pulang, karena pandemi masih berkuasa. Udah kaya lagu Bang Toyib yah kita ini. Tapi yah mau gimana lagi? Kita memang harus menahan diri dua tahun belakangan ini. Perayaan Idul Fitri di tahun-tahun sebelumnya mungkin dipenuhi dengan "perayaan".
Namun sekarang kita harus berdamai dengan keadaan. Yang semula silaturahmi jabat tangan sekarang via Zoom-an, bukber ditahan dulu, belanja di Tanah Abang via market place dulu, dan masih banyak yang harus kita tahan diri dulu sementara ini. Dari sini Kyai Fikrie MZ coba membagi pandangannya mengenai "fitri" yang sesungguhnya. Gak hanya itu ada juga produser podcast ini yang membagikan pengalaman-pengalaman uniknya selama Lebaran dua tahun terakhir ini.
From the publisher's feed