
Sign up to save your podcasts
Or


Salah satu masalah dengan perangkat IoT yang menggunakan DHCP adalah mengetahui nomor IP-nya. Ini ada beberapa ide untuk mengatasi masalah itu.
Sedikit cerita tentang perkopian pagi ini; Kopi Taneuh Sunda, Glic, JavaHalu Coffee, Illy, dan Tim Hortons.#coffee #kopi
Ini alasan saya mengapa (mencoba) membuat video setiap hari, yaitu menantang agar saya kreatif. Creativity.
Ada saja orang yang senangnya melihat orang lain susah. Ngerusuhi. Jadi memang dia sengaja membuat keributan. Kenapa tidak membuat orang lain menjadi lebih baik? Menjadi lebih menyenangkan. Menjadi lebih bahagia.
Ini adalah pemaafkan saya akan orang-orang yang kerjanya membuat orang lain menjadi lebih susah. Misal mengemudi kendaraan / mengendarai motor yang ugal-ugalan yang berbahaya bagi dirinya dan orang lain. Saya maafkan dengan berpikiran "mungkin hanya itulah satu-satunya presentasi yang dapat dia banggakan". Soalnya jika dicari alasan yang lebih logis, tidak ketemu.
Untuk menjadi "orang kaya" ternyata harus sekolah juga. Nah sekolahnya dimana? Itu dia. Ikutilah orang yang "kaya" (menurut Anda).Kalau dari saya, mulailah dari menghapus mental "merasa menjadi orang miskin", "minta dikasihani", "playing victim". Berubah menjadi "harus berbagi", "harus ikut berpartisipasi", "harus ikut tanggungjawab".
Ini opini saya soal perang tarif yang sedang dilakukan oleh Amerika. Bagi yang melakukan ekspor ke Amerika, ya sangat penting. Yang lebih menarik lagi adalah tatanan dunia yang dulunya menggunakan WTO sebagai standar, sekarang bubar jalan. Sekarang ya masing-masing saling negosiasi saja.
Masih ingat ributnya soal omongan pak Jokowi tentang proyek IT yang bisa diselesaikan dalam 2 minggu saja? Ribut waktu itu. Nah ini ada yang mengirimi saya link tentang sebuah RFC (Request For Comments). RFC 9759. Ini beneran atau lawakan sih? Mengingat tanggalnya adalah 1 April yang biasanya dikaitkan dengan April mop. Dugaan saya: LAWAKAN!https://datatracker.ietf.org/doc/html/rfc9759Tautan tambahan:https://en.m.wikipedia.org/wiki/April_Fools%27_Day_Request_for_Comments
Begitu disebut nama "Trump" di Amerika sana, pasti langsung terbentuk dua kubu; pendukung atau pencela. Di Indonesia sama juga. Begitu disebut nama "Jokowi", langsung dikategorikan menjadi pendukung atau bukan. Padalah dunia ini tidak black-and-white (1 atau 0) seperti itu. Nampaknya tidak ada keinginan untuk mencari informasi yang benara. (Ini belum soal Kebenaran atau Truth.) Mungkin juga kemampuan untuk mencerna informasi dengan kepala dingin termasuk hal yang langka juga.
Ini ocehan (kepusingan) saya soal AI (Artificial Intelligence, Kecerdasan Buatan), seni, style, Ghibli, dan karya seni lainnya.
#AI, #HaK(, #seni
From the publisher's feed