
Sign up to save your podcasts
Or


Kita tidak sendirian kita satu jalan tujuan kita satu ibu: pembebasan!
Kami adalah bunga yang tak au hendaki tumbuh. Engkau lebih suka membangunrumah dan merampas tanah.
Jika kau tak berani lagi bertanya kita akan jadi korban keputusan-keputusan jangan kau penjarakan ucapanmu.
Suara-suara itu tak bisa dipenjarakandi sana bersemayam kemerdekaan.
Jika kau tak sanggup lagi bertanyakau akan ditenggelamkan keputusan-keputusan.
Hidup di lingkungan kaum marjinal, membuat puisi-puisi Wiji terasa sangat dekat dengan masalah-masalah rakyat kecil.
Kata-kata itu selalu menagih padaku ia selalu berkata :kau masih hidup! Aku memang masih utuh dan kata-kata belum binasa.
Kau paksa aku terus menunduk tapi keputusan tambah tegak.
Penjara sekalipun tak bakal mampu mendidikku jadi patuh.
Kutundukkan kepalaku kepadamu kawan yang dijebloskan ke penjara negara.
From the publisher's feed