Kamu ga butuh jenius untuk menghasilkan sesuatu. Jadilah amatir! Karena amatir akan peduli dan selalu fokus pada proses pembelajaran. Jadi ketika gagal, kamu tetap pulih dan mencobanya lagi.
Fiksi dongeng yang berisi filsafat hidup, sindiran, kritik sosial yang tajam namun keluar dari seorang tokoh lugu. Bisa dikatakan, pertanyaannya mewakili diri kita sebagai manusia.
Mengenai tokoh pahlawan yang pulang ke kampung halaman, namun dihujam kenyataan bahwa ia tak beda dengan penghianat. Dalam kondisi yang tak beruntung, ia tak bisa jujur. Akhirnya, merasa malu dengan semua, dan kesehatan batinnya, ia pergi meninggalkan keluarganya. Namun ia berani untuk kembali dan pulang adalah obat paling mujarab bagi jiwa sepertinya.
Seorang yang dianggap "berandal" dengan sifat blak blakan dan jujur apa adanya, menjadi seorang guru di pelosok Jepang dan menghadapi sistem pendidikan yang tidak adil. Lalu bagaimana ia mengahadapinya?