Kamu pasti tau, aku benci tempat ini.
Tempat di mana perpisahan selalu membuatku berlinang air mata.
Tempat di mana jemari yang bergandeng erat, enggan untuk diberai.
Tempat di mana pertikaian kecil tak berarti, tiba-tiba saja muncul.
Tempat di mana aku selalu ingin keluar ruang tunggu, mengintip, kalau-kalau kau masih di dekat sini.
Tempat di mana aku mulai membencimu pula, tengah tahun lalu.
Tempat di mana aku tak ingin kembali ke sini .
Tapi nyatanya.
Aku tetap kembali.
Walau tak ada kamu di sini.