Petani Cerdas

Petani Cerdas

By Petani CerdasScienceNature
Download on the App Store

Petani Cerdas episodes

  • KONGLOMERASI ATAU KOPERASI❓❗ KONGLOMERAT DI SEKTOR PERTANIAN | CurHatTani #25

    Sahabat Mutiara,

    Mengikuti tren yang sedang ada di kalangan konglomerat, mereka sudah mulai memasuki sektor pertanian dengan pembelian lahan yang berhektar-hektar dan memperkerjakan para petani.
    Di sisi lain, Indonesia merupakan pencetus koperasi dimana pengelola di bantu pihak koperasi dalam bentuk modal dan distribusi.
    Disinilah kegalauan Bapak Ermain terhadap situasi arah para petani yang mendatang. Konglomerasi atau Koperasi? Dimana Sahabat Mutiara akan berdiri?

    11 min
  • KRISIS 2023, TETAPLAH USAHAKAN PANGAN & ENERGI ❗❗❗| CurHatTani #24

    Sahabat Mutiara,
    Munculnya pandemi tahun 2020 silam, kemudian disusul invasi militer Rusia ke Ukraina sejak 24 Februari 2022, mengganggu rantai pasokan global yang mendorong kenaikan harga di sektor energi dan pangan secara ekstreme.
    Tahun 2023 ini diproyeksikan adanya risiko resesi dan ketidakstabilan pasar keuangan. Menyoroti hal tersebut, Kepala Agronomis kami, Bapak Ermain, mengulasnya dalam #CurHatTani episode ke 18.
    Dimana, menurut Bapak Ermain, juga berdampak pada sektor pertanian, terutama fenomena semakin mahalnya harga pupuk. Meski demikian, Bapak Ermain mengajak para petani untuk tetap bertani, terutama tanaman pangan.

    11 min
  • TUMPANG SARI, METODE OK UNTUK PETANI MINIM LAHAN | CurHatTani #23

    Sahabat Mutiara,
    Ada banyak metode dalam budidaya tanaman yang bisa dipakai para petani. Tumpang sari, bisa dipilih sebagai solusi untuk para petani yang tidak memiliki lahan luas. Dan, sudah dilakukan turun temurun, dari generasi petani sebelum-sebelumnya.
    Tumpang sari ini mencampur proses penanaman (polyculture), dalam suatu lahan yang sama dan waktu yang sama. Tujuannya untuk mencapai produksi yang tinggi. Dengan tumpang sari, tanaman pokok bisa tumbuh selayaknya pertumbuhan dan tidak terganggu oleh tanaman tumpang sari-nya. (Sumber http://cybex.pertanian.go.id/)
    Bagaimana Kepala Agronomis kami, Bapak Ermain menyoroti tumpang sari? Apa saran Bapak Ermain untuk para petani yang lahannya minim, terutama yang bertanam hortikultura?

    11 min
  • KENAPA PERTANIAN JAMAN DULU, LEBIH DIKIT PAKE PUPUKNYA | CurHatTani #22

    Sahabat Mutiara,
    "Semakin ke sini, kenapa pemupukan dosisnya semakin banyak yaa???" Pertanyaan tersebut kerap dilontarkan oleh para petani, yang membandingkan dengan pertanian pada zaman dahulu.
    Pada #CurHatTani kali ini, Kepala Agronomis kami, Bapak Ermain, menjawab pertanyaan tersebut. Terutama, terkait dengan unsur hara di dalam tanah yang bisa saja hilang atau terangkut karena hasil panen.
    Sehingga, pemupukan perlu dilakukan selain penyedia unsur-unsur hara yang hilang juga untuk membantu pertumbuhan dan perkembangannya serta meningkatkan kuantitas dan kualitas hasil panen.

    12 min
  • INFRASTRUKTUR DI SUMATERA MAKIN MULUS, DURIAN LOKALNYA ENAKNYA BERKUALITAS❗❗❗ | CurHatTani #20

    Sahabat Mutiara,
    Buah durian lokal dan jatuhan dari daerah Sumatera tidaklah kalah enak dari buah durian yang ada di Jawa tidak hanya dari bentuk tampilan fisik. Yang membuat durian Sumatera memiliki impresi yang jelek dimata orang dikarenakan waktu panen yang tidak sesuai karena keperluan distribusi.
    Disini pak Ermain juga membahas adanya infrastruktur di daerah Sumatera yang semakin bagus kala dia mengunjungi perhelatan KTNA didaerah tersebut.

    10 min
  • 🤔🤔 REKLAMASI LAHAN TAMBANG, BAGAIMANA DAMPAKNYA KE PERTANIAN | CurHatTani #19

    Sahabat Mutiara,

    Reklamasi pertambangan di beberapa daerah, menurut Bapak Ermain, Kepala Agronomis kami perlu adanya kolaborasi dengan para pelaku pertanian di daerah setempat. Tujuannya, agar tercipta sebuah ekosistem yang mendukung kestabilan budidaya pertanian di sana.
    Adapun reklamasi pertambangan adalah kegiatan yang dilakukan untuk menata, memulihkan, dan memperbaiki kualitas lingkungan dan ekosistem selepas dilakukan kegiatan pertambanga, agar dapat berfungsi kembali sesuai peruntukannya.

    10 min
  • WASPADAI KEBAKARAN HUTAN DI MUSIM KEMARAU | CurHatTani #18

    Sahabat Mutiara,
    Untuk petani di beberapa daerah, terutama di Kalimantan, terkadang masih harus membakar hutan untuk membuka lahan pertanian. Ini membuat miris, karena kebakaran hutan menyebabkan berbagai kerugian. Hilangnya habitat asli satwa liar, kabut asap, penyakit pernapasan, bahkan kerusakan pemukiman di sekitar hutan dapat merusak ekosistem makhluk hidup.
    Di musim kemarau, kebakaran hutan mudah terjadi karena tingginya suhu, yang bisa memicu kebakaran. Isu-isu inilah yang diangkat oleh Bapak Ermain, Kepala Agronomis kami pada #CurHatTani episode ke 18.

    10 min
  • BIAR FULUS, PERTANIAN BUTUH INFRASTRUKTUR JALAN YANG MULUSSS❗❗❗ | CurHatTani #17

    Sahabat Mutiara,

    Bapak Ermain, Kepala Agronomis kami menyoroti tentang infrastruktur jalan-jalan yang sifatnya sebagai penghubung antara lahan produksi dengan konsumen. Menurutnya, untuk infrastruktur tersebut haruslah mulus.
    Agar, perpindahan hasil produksi tanaman yang dibudidayakan petani bisa cepat dipasarkan. Tentunya, untuk pembangunan jalan-jalan ini dibutuhkan kebijakan dari pemerintah daerah setempat. Bagaimana opini Bapak Ermain selengkapnya?

    13 min
  • INTERNET SANGAT PENTING UNTUK PERTANIAN DI ERA DIGITALISASI | CurHatTani #16

    Sahabat Mutiara,

    Di era digitalisasi, internet memegang peranan sangat penting bagi beberapa sektor. Termasuk, pertanian. Dengan mudahnya akses informasi, belajar pertanian menjadi mudah dan cepat dengan internet.
    Pemasaran produk-produk pertanian pun demikian, menjadi lebih ringkas dan cepat sampai di tangan konsumen. Manfaat ini lebih terasa bagi pelaku UMKM di Indonesia yang bergerak di bidang pertanian. Bagaimana opini Bapak Ermain selengkapnya?

    9 min

About Petani Cerdas

From the publisher's feed

Dengarkan podcast seputar pertanian terkini bersama Agronomis dan narasumbeer kami yang kompeten.