Podcast Kekgini

Podcast Kekgini

By Adeg SyaputraComedyComedy Interviews
Download on the App Store

Podcast Kekgini episodes

  • Pengguna kacamata minus "KAMI BUKAN BUTA - KAMI HANYA RABUN"
    Pemakai kacamata minus sering sekali menjadi bahan lelucon dengan cara sengaja menyembunyikan kacamatanya atau mencoba mengetes mata. Apakah kalian tidak sadar bahwa kacamata bagi pemakai kacamata adalah jendela dunia. Mungkin bagi kalian itu lelucon tp tidak untuk kami pengguna kacamata minus!!!😔😔😔
    11 min
  • Cewek Dekil - Kulit Hitam !! Stop jangan Bully
    Setiap manusia ada kekurangan dan kelebihan masing-masing. Cewek2 yang berkulit hitam, dekil sering menjadi bahan ejekan bagi banyak orang dluaran sana. Lantas, bagaimana cewek hitam dan dekil berbicara ttg ini semua!! Yok dengarkan yooo...
    36 min
  • Corona karya Jusuf Kalla
    Semua bermula dari Wuhan
    Menyebar kemana-mana tanpa pemberitahuan
    Melampaui batas Negara dan Jabatan
    Memapar segala Bangsa tanpa ampun
     
    Di Korea menyebar dari tempat Peribadatan
    Melanda Qom, tempat suci Syiah di Iran
    Di ltalia merebak di Kota mode Milan
    Di Negeri ini diawali di tempat Hiburan
     
    Hari-hari Inl penuh dengan kekhawatiran
    Dimana doa terbaik sudah dipanjatkan
    Bekerja, belajar, dan ibadah sudah dirumahkan
    Menunggu nasib baik penuh harapan
     
    Ya Tuhan. berilah kepada para ahli, kemampuan
    Untuk menemukan yang dicari, obat dan vaksin
    Sebagaimana janji-Mu, bahwa semua penyakit ada obatnya
    Agar kami dapat beribadah lagi di Masjid dengan gembira
     
    Kepada Bangsa, bersatu dengan penuh semangat
    Semua dapat membantu sesuai kemampuan
    Bagi yang Ahli membantu yang Sakit
    Bagi yang mampu membantu yang rentan
     
    Kepada para Dokter dan Perawat, terima kasih atas ketulusan
    Dan atas upaya yang penuh risiko dan pengorbanan
    Kepada para Relawan, terima kasih atas Pengabdian
    Akhirnya kepada Allah jualah kami memohon
    . Jakarta, 28 Maret 2020 (BB-LS)
    2 min
  • IBU MUSTAFA BISRI
    Ibu, Kaulah gua teduh
    Tempatku bertapa bersamamu sekian lama
    Kaulah kawah,
    Darimana aku meluncur dengan perkasa
    Kaulah bumi, yang tergelar lembut bagiku melepas lelah dan nestapa
    Gunung yang menjaga mimpiku siang dan malam
    Mata air yang tak brenti mengalir
    Membasahi dahagaku
    Telaga tempatku bermain
    Berenang dan menyelam
    Kaulah, ibu, laut dan langit
    Yang menjaga lurus horisonku
     
    Kaulah, ibu, mentari dan rembulan
    Yang mengawal perjalananku
    Mencari jejak surge di telapak kakimu
     
    (Tuhan, aku bersaksi
    Ibuku telah melaksanakan amanatMu
    Menyampaikan kasih sayangMu
    Maka kasihilah ibuku
    Seperti Engkau mengasihi kekasih-kekasihmu
    Amin)
     
    Dibacakan pada saat pembukaan Rakernas Muslimat 2014 di Asrama Haji Pondok Gede (28 Mei 2014)
    2 min

About Podcast Kekgini

From the publisher's feed

Jadi kekgini ceritanya wee..