Beragama, bagi sebagian (besar) masyarakat Indonesia, adalah hal yang sangat fundamental. Namun, semangat beragama tinggi yang tidak dibarengi ilmu dan akhlak, kadang mendorong pada "kecelakaan-kecelakaan" sosial-politik gara-gara sikap beragama yang "ugal-ugalan". Itu sebabnya, menurut Kang Irfan, beragama itu seperti berkendara. Bagaimana caranya agar kita selamat di perjalanan? Yang utama, kata Kang Irfan, adalah paham di mana level kemampuan kita dalam berkendara. Apa saja itu dan bagaimana lengkapnya? Simak #AlternativeNarrative Eps. 16 "Beragama Seperti Berkendara".