Radar Semarang

Radar Semarang

By radar semarangNews
Download on the App Store

Radar Semarang episodes

  • Tujuh Tahun Cuci Darah, Stres Berat saat Positif Covid

    Meski sudah tujuh tahun menjalani cuci darah, Muhammad Atok Irrohman tidak pernah mengeluh. Ketua Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia (KPCDI) Kota Semarang ini tak pernah meratapi penyakit gagal ginjal yang dideritanya.  Bagaimana kisah Muhammad Atok Irrohman dan Istri Catur Wijayanti menjalani kehidupan sehari-hari dan juga saat terpapar Covid-19.

    32 min
  • Trauma dengan Sikap Kasar Suami | Ambyar - Eps-4

    .  song : Mengapa  Ida Royani by Vino Korg  🆂🅴🅻🅴🅽🅶🅺🅰🅿🅽🆈🅰 🅱🅰🅲🅰 🅳🅸 🆆🅴🅱🆂🅸🆃🅴 🅺🅰🅼🅸 𝙬𝙬𝙬.𝙧𝙖𝙙𝙖𝙧𝙨𝙚𝙢𝙖𝙧𝙖𝙣𝙜.𝙞𝙙  ============================================== .  Follow akun sosial media kami 📱🅘🅝🅢🅣🅐🅖🅡🅐🅜 : @jpradarsemarang 🖥🅨🅞🅤🅣🅤🅑🅔 : radarsemarang tv 🎙🅟🅞🅓🅒🅐🅢🅣 : radar semarang 🕺 🅣🅘🅚🅣🅞🅚 : @jpradarsemarang 📖🅕🅐🅒🅔🅑🅞🅞🅚 : Koran Jawa Pos Radar Semarang

    2 min
  • Suami Sedingin Es, Lady Pilih Pisah | Ambyar- EPS-3

    .  song : Janji - Rita Sugiarto by Vino Korg  🆂🅴🅻🅴🅽🅶🅺🅰🅿🅽🆈🅰 🅱🅰🅲🅰 🅳🅸 🆆🅴🅱🆂🅸🆃🅴 🅺🅰🅼🅸 𝙬𝙬𝙬.𝙧𝙖𝙙𝙖𝙧𝙨𝙚𝙢𝙖𝙧𝙖𝙣𝙜.𝙞𝙙  ============================================== .  Follow akun sosial media kami 📱🅘🅝🅢🅣🅐🅖🅡🅐🅜 : @jpradarsemarang 🖥🅨🅞🅤🅣🅤🅑🅔 : radarsemarang tv 🎙🅟🅞🅓🅒🅐🅢🅣 : radar semarang 🕺 🅣🅘🅚🅣🅞🅚 : @jpradarsemarang 📖🅕🅐🅒🅔🅑🅞🅞🅚 : Koran Jawa Pos Radar Semarang

    3 min
  • Langkah Kaki Misterius di Bekas Pabrik Gas- #Merinding -Eps-1

    Sebuah gedung tua bekas pabrik gas di Jalan Sleko Semarang menyimpan sejarah panjang. Suara misterius sering terdengar dari bangunan yang berusia lebih dari seabad ini.  Kondisi pabrik yang saat ini sudah dicat kembali untuk mengurangi nuansa mistis. Namun, dulu pabrik ini dikenal sebagai bangunan angker oleh warga sekitar. Cerita demi cerita mengalir ke masyarakat. Mulai dari ada yang mendengar suara-suara aneh seperti orang bercanda sambil bekerja. Suara langkah kaki misterius juga kerap terdengar di sekitar gedung.

    5 min
  • Butuh Dukungan Orang Tua Tanamkan Karakter Anak

    Kendala terbesar dalam kegiatan belajar mengajar (KBM) secara daring (dalam jaringan) adalah komunikasi. Guru tidak bisa menegur secara langsung, ketika peserta didik berperilaku atau bersikap kurang baik. Dalam hal ini, guru perlu bantuan dan dukungan penuh orang tua dalam menanamkan karakter anak. “Pembelajaran daring memang tak bisa seoptimal tatap muka. Namun SMP IT PAPB berupaya mengwujudkan suasana tatap muka selama daring,” kata Kepala SMP IT PAPB Ramelan saat talk show bertajuk Ngobrol Asik Tentang Covid-19 (Bonavid), hasil kerjasama Jawa Pos Radar Semarang dengan Satuan Petugas (Satgas) Covid-19 Nasional Jumat (19/2) kemarin. Pihaknya pun mewajibkan guru mengajar di kelas seperti biasa. Di awali dengan membacakan presensi. Peserta didik tetap mengenakan seragam meski belajar dari layar gadget atau laptop di rumahnya masing-masing. Sedangkan pendidikan karakter dimulai dengan kebiasaan membaca Alquran yang disimak oleh guru secara daring. Begitupun doa bersama dan asmaul husna dilakukan setelah pembelajaran selesai. Komunikasi wali kelas dengan guru mata pelajaran (mapel) tetap terjalin secara intensif. Dengan demikian, pihaknya pun paham peserta didiknya yang aktif dan yang memerlukan perhatian khusus. Tak hanya itu, wali kelas diwajibkan melaporkan hasil pembelajaran kepada kepala sekolah pada malam harinya. “Wali kelas ini punya kewajiban telepon atau video call, apakah peserta didik ini dalam kondisi baik atau tidak,” jelas Ramelan.   


    RADAR SEMARANG TV PT. SEMARANG INTERMEDIA DIGITAL Jl. Veteran no. 55, RT005/RW006, Lempongsari, Gajahmungkur, Semarang, 50231

    28 min
  • Pandemi Covid-19, IBI Sarankan KB Jangka Panjang

    Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Semarang menyarankan agar kaum wanita pascamelahirkan bisa menggunakan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP). Pasalnya, saat pandemi Covid-19 ini banyak kasus kehamilan yang tidak diinginkan.

    Ketua IBI Kota Semarang Istirochah menjelaskan, pandemi Covid-19 saat ini banyak wanita yang takut berkonsultasi ataupun melakukan program Keluarga Berencana (KB). Lantaran takut bertemu dengan tenaga kesehatan (nakes) hingga lupa melakukan KB suntik maupun pil.

    21 min

About Radar Semarang

From the publisher's feed

Talk About Everything :)