Desakan agar Indonesia keluar dari Belt and Road Initiative (BRI) atau yang kerap disebut BOP kembali mencuat dari sejumlah kalangan akademisi. Mereka menilai perlu ada evaluasi menyeluruh terhadap manfaat, risiko utang, hingga dampaknya terhadap kedaulatan ekonomi nasional.
Di sisi lain, pemerintah selama ini memandang kerja sama tersebut sebagai peluang untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dan memperkuat konektivitas ekonomi. Lalu bagaimana seharusnya sikap Presiden menyikapi desakan ini? Apakah Indonesia perlu tetap bertahan, melakukan renegosiasi, atau justru mempertimbangkan keluar dari skema kerja sama tersebut?
Dalam episode ini, kita akan membahas berbagai pandangan dan pertimbangan strategis terkait posisi Indonesia di tengah dinamika geopolitik dan kepentingan pembangunan nasional.
TALK :: Pakar Hubungan Internasional UGM, Prof Dr. Siti Mutiah Setiawati & Pakar Intelijen/Executive Coordinator at Indonesia Intelligence Institute, Ridwan Habib