
Sign up to save your podcasts
Or


“Tajuk Rasil”
Rabu, 28 Ramadhan 1444 H/ 19 April 2023
Beda Idul Fitri Muhammadiyah dan NU Garis Lucu
Artikel Republika, Oleh: Nashih Nasrullah, (Jurnalis Republika.co.id)
Suatu saat almarhum KH Slamet Effendy Yusuf, tokoh Nahdlatul Ulama yang duduk sebagai salah satu pimpinan Majelis Ulama Indonesia, pernah berlakar soal bagaimana menyikapi perbedaan Idul Fitri antara ketetapan Muhammadiyah, NU, dan pemerintah. Kelakarnya sederhana, “Bukannya malah enak ada ketupat segar dan lezat dua kali?”
Ada banyak aspek yang bisa kita sentuh, daripadi sekadar pendekatan fikih an sikh ataupun dimensi politik yang diakui atau tidak, berada di balik munculnya perbedaan Idul Fitri di Indonesia. Jika kedua pendekatan tersebut ditempuh, ya ungkapan sepakat untuk tidak sepa…
“Tajuk Rasil”
Selasa, 27 Ramadhan 1444 H/ 18 April 2023
Ketika Negara Hadir
Resonansi Republika, Oleh: Asma Nadia
Akina Imanaka, baru saja lulus dari SMP pada Maret 2023. Setelah kelulusannya, sekolah tempat ia belajar ditutup, mungkin, untuk selamanya. SMP tersebut merupakan satu-satunya sekolah menengah di Oteshima, sebuah pulau kecil di Jepang. Dengan demikian resmilah Akina sebagai satu satunya murid SMP yang tersisa sejak 2020. Selama kurun waktu itu, ia sendirian belajar di SMP yang dibiayai pemerintah. Walau begitu ia diperlakukan sebagaimana murid umumnya.
Sebenarnya, SMP tempat Akina belajar sudah ditutup sejak 2013 tetapi dibuka kembali hanya demi memenuhi hak pendidikan Akina. Peristiwa ini lalu viral secara internasional. Banyak media meliput…
“Tajuk Rasil”
Senin, 26 Ramadhan 1444 H/ 17 April 2023
Ramadhan dalam Hitungan Jari
Artikel Republika, Oleh: KH. Hasyim Muzadi (1943-2017) adalah ketua umum PBNU periode 2000-2010
Hanya dalam hitungan jari, bulan yang disucikan oleh semua makhluk hidup, Ramadhan, akan segera meninggalkan kita. Ia bergerak alamiah sesuai perintah Allah. Datang dan pergi sebagaimana sudah dijadwalkan. Ia tak pernah menolak bila sudah waktunya tiba mengunjungi umat Islam. Melalui bulan ini, Rasulullah ﷺ pernah berharap, agar ganjaran ibadah para pengikutnya dilipatgandakan. Harapan itu diijabah Allah SWT.
Setiap umat Islam yang mengeja selarik ayat di bulan penuh berkah ini, pahalanya sama dengan mengkhatamkan Alquran di bulan-bulan lain. Satu amalan saleh di bulan penuh amp…
“Tajuk Rasil”
Jumat, 23 Ramadhan 1444 H/ 14 April 2023
Malam Lailatul Qadar, Hadiah dari Allah SWT
Umat Islam meyakini bahwa malam Lailatul Qadar adalah malam yang lebih mulia dari seribu bulan. Malam ganjil yang diyakini datang di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan ini merupakan waktu yang diharapkan oleh orang-orang beriman. Karena apabila kita melakukan amal kebaikan pada malam itu, seolah-olah kita telah melakukan ibadah yang nilainya setara dengan 1.000 bulan. Namun, Allah SWT pun merahasiakan kapan waktu persisnya turunnya malam Lailatul Qadar.
Dilansir dari NU Online, beberapa penjelasan dalam sebuah kitab Thaharah al-Qulub wa al-Khudlu li Allam al-Ghuyub, Sayyid Abdul Aziz al-Darani menggunakan perumpamaan menarik untuk menguraikan hikmah dirah…
Ulama Oposan
Ada peribahasa yang mengatakan, “Jika tak ada keberanian berkata benar maka sejatinya ia hidup tanpa mahkota.” Berkata benar ketika tidak ada tekanan tentu mudah saja. Namun, bagaimana sulitnya berkata benar ketika di bawah tekanan kekuasaan dan atasan? Apalagi jika kebenaran itu menyangkut nasib orang banyak baik menyangkut ekonomi, sosial, kedudukan, jabatan, dan kekuasaan, sudah pasti orang akan lebih memilih bersikap aman dengan berkata sebaliknya alias membelakangi kebenaran.
“Tajuk Rasil”
Selasa, 20 Ramadhan 1444 H/ 11 April 2023
Pemimpin Harus I’tikaf
Dalam sebuah Riwayat Rasulullah ﷺ bersabda, “Barangsiapa beriman kepada Allah dan Hari Akhir hendaknya dia berkata yang baik atau lebih baik diam” (HR. Bukhari-Muslim). Pada momentum pensucian diri di bulan Ramadhan, diajarkan agar orang yang berpuasa tidak banyak bicara. Karena biasanya orang yang banyak berbicara tanpa landasan iman dan taqwa, banyak mengandung kebohongan. Secara simbolik jika dikaitkan dengan hadis tadi sepertinya memerintahkan agar orang berpuasa mengendalikan lidahnya, untuk menghindarkan kerugian banyak orang dengan omongannya dan menurunkan kualitas proses pensucian dirinya
“Tajuk Rasil”
Kamis, 15 Ramadhan 1444 H/ 6 April 2023
White Collar Crime; Money Laundery
Polemik transaksi mencurigakan atau biasa disebut suspicious transaction report sebesar Rp349 Triliun yang menjadi temuan PPATK di Kementerian Keuangan RI yang menimbulkan kegaduhan dan polemik antara Menkopolhukam, Menteri Keuangan dan PPATK juga DPR RI Komisi III mendapat respons dari berbagai pihak.
Pembahasan mengenai istilah money laundering atau tindak pidana pencucian uang (TPPU) pun akhir-akhir ini makin dikenal publik. Apalagi setelah Ketua Komite Nasional Koordinator Pencegahan dan Pemberantasan TPPU Mahfud MD membahas adanya dugaan TPPU yang melibatkan 491 ASN Kemenkeu dengan total transaksi yang telah disebutkan sebelumnya mencapai sekitar Rp349 triliun.
Puasa Ramadhan sungguh menjadi keberkahan dalam merestorasi orientasi kehidupan itu. Puasa Ramadhan menjadi jalan yang mengantar manusia kepada kesadarannya tentang dunia sesungguhnya, sekaligus membagun orientasi kehidupan yang benar.
“Tajuk Rasil”
Selasa, 13 Ramadhan 1444 H/ 4 April 2023
Perang Ramadhan, Konflik Arab Versus Israel
Artikel Republika.co.id
Sejak 1948, penjajahan Israel atas Palestina terus berlangsung hingga saat ini. Walaupun berbagai kecaman, sanksi, dan protes melanda, entitas Zionis itu tetap melakukan kolonialisme pemukiman atas Bumi Al-Quds. Perangainya acap kali didukung negara Barat, utamanya Amerika Serikat dan Britania Raya. Bukan tanpa perlawanan. Sejarah mencatat, berkali-kali pertempuran pecah antara koalisi Arab di satu sisi dan Zionis di sisi lain. Bahkan, beberapa jam usai deklarasi pembentukan Israel pada 14 Mei 1948 perang pun mencuat antara kedua kubu tersebut.
“Tajuk Rasil”
Senin, 12 Ramadhan 1444 H/ 3 April 2023
Antara Presiden Pilihan Rakyat dan Pilihan Oligarki
Oleh: Isa Ansori, Akademisi dan Kolumnis
Perhelatan pilpres 2024 merupakan arena kontestasi pasangan capres dan cawapres yang muncul dari rahim rakyat dan pasangan capres-cawapres yang dilahirkan oleh oligarki. Pasangan yang didukung rakyat dan didukung oligarki bisa dilihat dari bagaimana sang calon dipromosikan.
Ukurannya sederhana, bila sang calon dieleu-elukan oleh rakyat dan dimusuhi kekuasaan maka sang calon bisa diduga lahir dari keinginan rakyat sebaliknya bila sang calon didorong dan dipromosikan oleh mereka yang jauh dari kepentingan rakyat dan lebih dekat dengan kepentingan oligarki, maka calon bisa diduga lahir dari keinginan oligarki. Na…
From the publisher's feed