ⓇⒺⓃⓊⓃⒼⒶⓃ 💖ⓅⒶⒼⒾ
🌟 FEBRUARI 🌟
2️⃣0️⃣2️⃣3️⃣
A WORLD OF WONDER
(DUNIA YANG AJAIB)
Mari nikmati berkat Tuhan melalui Ciptaan-Nya, mari alami Keajaiban-Nya setiap hari melihat kebesaran Tuhan melalui Dunia yang menakjubkan yang ditulis oleh:
Pdt. Doug Batchelor
🌈🌈🌈🌈🌈🌈🌈🌈🌈🌈
Thema Bulan ini:
KESEHATAN DAN BIOLOGI MANUSIA
Selasa _21 Februari _
KASUS LINGGIS (CROWBAR)
Ayat Inti: Wahyu 13:16
”Dan ia menyebabkan, sehingga kepada semua orang, kecil atau besar, kaya atau miskin, merdeka atau hamba, diberi tanda pada tangan kanannya atau pada dahinya,…”
📖 Pada tanggal 13 September 1848, seorang mandor kereta api berusia 25 tahun di Vermont, bernama Phineas P. Gage, sedang mengemas bubuk peledak ke dalam lubang dengan batang besi. Sayangnya, seseorang lupa memasukkan pasir ke dalam lubang untuk menutupi bubuk peledak tersebut. Tiba-tiba terjadi percikan yang menyebabkan ledakan kuat dan menyebabkan batang besi seberat 13-pon (kira-kira 5,9 kg) dengan tebal lebih dari satu inci (kira-kira 2,5 cm) dan panjang tiga kaki (kira-kira 92 cm), terdorong dengan kekuatan peluru, menembus kepala Gage. Besi itu masuk ke bagian kiri bawah tulang pipinya, menembus otaknya, dan kemudian keluar dari bagian atas kepalanya. Hebatnya, kecelakaan traumatis ini tidak membunuh Phineas. Faktanya, dia mendapatkan kembali kekuatan fisiknya dan hidup selama 13 tahun lagi. Dia seperti sehat secara mental; dia bisa berbicara dan melakukan tugas fisik dengan baik, dan ingatannya tampaknya tidak terganggu. Tetapi teman dan keluarganya tahu bahwa dia bukan lagi orang yang sama.
Sebelum kecelakaan itu, Phineas P. Gage adalah pekerja yang sangat dicintai dan bertanggung jawab. Dia dikenal oleh semua orang sebagai orang yang saleh, hormat, dan dapat diandalkan dengan moral yang tinggi. Namun setelah kecelakaan itu Phineas mengalami kemerosotan moral yang besar. Dia menjadi sangat pemarah, kasar, bermulut kotor, dan kehilangan semua rasa hormat untuk hal-hal rohani. Sepertinya semua saringan etikanya telah dimatikan. Akibatnya dia kesulitan mempertahankan pekerjaan. Sekitar tahun 1850 dia menghabiskan sekitar satu tahun sebagai atraksi sampingan pada Museum P. T. Barnum di kota New York, dimana dia memamerkan lukanya dan batang besi yang nyaris merengut nyawanya. Gage menyimpan batang besi sepanjang hidupnya sebagai kenang-kenangan dan bahkan dikubur bersamanya saat dia meninggal dunia. Di kalangan medis, ceritanya dikenal sebagai "kasus linggis".
Pada tahun 1867 tengkorak Gage dan batang asli yang menembusnya digali kembali. Keduanya menjadi bagian dari pameran di Harvard Medical School Museum di Boston, yang masih ada sampai sekarang. Kecelakaan traumatis Phineas mengorbankan kepribadiannya, standar moralnya, dan komitmennya untuk orang yang dicintai. Para peneliti telah menyimpulkan bahwa dia telah kehilangan bagian otaknya yang penting yang disebut "lobus frontal". Lobus frontal, terletak di bagian dahi, adalah bagian terbesar dari otak manusia dan bertanggung jawab atas moral penalaran, penilaian, perilaku sosial, dan yang terpenting, spiritualitas.
✅ Adalah sangat menarik bahwa dalam kitab Wahyu, musuh Allah, sang binatang itu, berusaha untuk memberi tanda pada dahi semua manusia, sedangkan 144.000 membuat nama Allah Bapa tertulis di dahi mereka (Wahyu 14:1). Tanda kekuatan manakah yang mengendalikan hidup Anda saat ini? Sungguh contoh yang kuat dari nas Alkitab kita untuk hari ini.
TUHAN MEMBERKATI 🙏🏻
🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥
Pendalaman 📝
WA/Telegram : +62 811-162-6629