ⓇⒺⓃⓊⓃⒼⒶⓃ 💖ⓅⒶⒼⒾ
🌟 *JANUARI 🌟
2️⃣0️⃣2️⃣3️⃣
WORLD OF WONDER
(DUNIA YANG AJAIB)
Mari nikmati berkat Tuhan melalui Ciptaan-Nya, mari alami Keajaiban-Nya setiap hari melihat kebesaran Tuhan melalui Dunia yang menakjubkan yang ditulis oleh:
Pdt. Doug Batchelor
🌈🌈🌈🌈🌈🌈🌈🌈🌈🌈
Thema Bulan ini:
SEJARAH DUNIA
Kamis, 5 Januari
KATA-KATA YANG MENGECILKAN HATI
Ayat Inti: Hakim-hakim 16:15-16
”Berkatalah perempuan itu kepadanya: “Bagaimana mungkin engkau berkata: Aku cinta kepadamu, padahal hatimu tidak tertuju kepadaku? Sekarang telah tiga kali engkau mempermain-mainkan aku dan tidak mau menceritakan kepadaku, karena apakah kekuatanmu demikian besar.” Lalu setelah perempuan itu berhari-hari merengek-rengek kepadanya dan terus mendesak-desak dia, ia tidak dapat lagi menahan hati, sehingga ia mau mati rasanya.”
📖 Pertempuran Stalingrad selama Perang Dunia II dapat dikatakan sebagai pertempuran paling berdarah dalam sejarah manusia, dengan korban keseluruhan diperkirakan di atas 1,5 juta jiwa. Pada tahun 1942 tentara Jerman, dengan pasukan Axis, telah hampir merebut kota di Rusia yang besar tersebut. Tetapi pada tahun 1943, setelah berbulan-bulan pertempuran brutal dari rumah ke rumah, militer Rusia yang mempertahankan Stalingrad berhasil membalikkan keadaan dan mengepung Tentara Keenam Hitler— si pengepung itu berbalik menjadi terkepung.
Selain kampanye pengeboman besar-besaran, Rusia menempatkan pengeras suara yang kuat dalam jangkauan pendengaran tentara Jerman. Serangkaian taktik suara digunakan untuk mematahkan semangat pasukan Jerman. Contohnya, mereka memainkan detak jam yang keras dan monoton, diikuti oleh sebuah suara berkata, "Seorang Jerman mati setiap tujuh detik di Front Timur." Suara propaganda kemudian melantunkan, “Stalingrad, kuburan massal tantara Hitler!" dan kemudian musik tango yang menyeramkan akan mulai menggelegar di gurun beku yang kosong. Demoralisasi dan kelaparan, kemudian membuat 91.000 tentara Jerman akhirnya menyerah.
Simson, hakim Israel yang perkasa, menyerahkan rahasia kekuatannya saat Delilah mengganggunya berulang kali. Kata-katanya akhirnya menghancurkannya sampai ”ia tidak dapat lagi menahan hati, sehingga ia mau mati rasanya. Maka diceritakannyalah kepadanya segala isi hatinya” (ayat 16, 17). Kata-kata yang mengecilkan hati memiliki kekuatan yang kuat dalam hidup kita. Kita bahkan tidak perlu mendengar suaranya. Kata-kata itu bisa menjatuhkan kita begitu saja dengan membuat pikiran negatif.
Salomo yang bijaksana menulis, ”Mata yang bersinar-sinar menyukakan hati, dan kabar yang baik menyegarkan tulang.” (Amsal 15:30), dan Paulus mendorong, ”Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.” Filipi 4:8).
✅ Jangan menyerah kepada musuh dengan mendengarkan kata-kata negatif atau sebuah laporan jahat. Pikir dan berbicaralah tentang iman! Ulangi janji Tuhan. Percaya pada Alkitab dan berdiri teguh melawan kata-kata yang mengecilkan hati.
“TUHAN MEMBERKATI* 🙏🏻
🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥
Pendalaman 📝
WA/Telegram : +62 811-162-6629
🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥