Bab 18 berisi tentang permulaan kisah sengsara Yesus. Bersama para muridnya, Yesus pergi ke sebrang sungai Kidron, menuju sebuah taman. Yudas yang mengkhianati Yesus mendatangi-Nya bersama para prajurit dan penjaga bait Allah lengkap dengan lentera, suluh, dan senjata. Saat Yesus akan ditangkap, Ia meminta para muridnya dibiarkan pergi. Hal ini seperti tertulis dalam Kitab Suci bahwa dari semua yang diserahkan pada Yesus, tidak seorangpun yang Ia biarkan binasa (ayat 9). Setelah Yesus ditangkap, Ia diserahkan kepada mertua Kayafas, bernama Hanas. Ia adalah Imam besar saat itu. Setelah dari hadapan Hanas, Yesus kemudian diserahkan ke pengadilan dihadapan Pilatus. Dan nantinya, Pilatus berusaha membebaskan Yesus karena tak didapati suatu kesalahan apapun pada-Nya.