
Sign up to save your podcasts
Or


Wilayah Karawang-Bekasi punya catatan sejarah yang membanggakan. Dari heroisme Karawang-Bekasi pula Sastrawan Chairil Anwar terinspirasi membuat karya puisi yang melegenda.
Daerah Karawang-Bekasi juga meninggalkan riwayat lahirnya seorang ulama dan pejuang kemerdekaan yang ditakuti penjajah. KH Noer Ali, sosok ulama kharismatik yang menjadi “singa” saat masa merebut kemerdekaan Indonesia dari tangan penjajah Belanda dan Jepang. Lahir di Babelan, Bekasi, pada tahun 1914. Wawasan keislaman KH Noer Ali tidak perlu diragukan lagi. Ia telah melanglang buana belajar keislaman kepada para ulama besar di Tanah Air maupun di Makkah.
KH Mas Mansyur dikenal sebagai kiai kharismatik yang menjadi tokoh “Empat Serangkai” pemimpin PETA (Pusat Tenaga Rakyat) bersama Soekarno, Hatta, dan Ki Hajar Dewantara.
Kiai yang pandai berpose, suka memakai sarung dan peci ini lahir dari pasangan KH Mas Ahmad Marzuki dan Raudah di Surabaya 25 Juni 1896 tepatnya di kampung Sawahan. Beliau tumbuh dalam lingkungan religius, mengingat ayahnya sendiri merupakan bagian dari keluarga Pondok Pesantren Sidoresmo Surabaya.
KH. Muhammad Hasyim Asy’ari lahir tanggal 10 April 1875 di Desa Gedang, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Ia putra pasangan Kiai Asyari dan Nyai Halimah. Ayahnya Kyai Asyari merupakan seorang pemimpin Pesantren Keras yang berada di sebelah selatan Jombang. Ia anak ketiga dari 11 bersaudara. Dari garis keturunan ibunya, KH. Hasyim Asyari punya nasab kedelapan dari Jaka Tingkir (Sultan Pajang).
Setelah mengembara dari pesantren ke pesantren di Pulau Jawa, tepatnya usai mondok di Pesantren Darat, asuhan Kiai Sholeh Darat. Ia bertemu dengan santri lain seperti Kiai Ahmad Dahlan, Kiai Munawwir. Kiai Mahfudz Termas dan lain sebagainya.
K.H. Ahmad Dahlan adalah Pahlawan Nasional Indonesia yang lahir di Kauman Yogyakarta pada 1 Agustus 1868. Pria yang lahir dengan nama kecil Muhammad Darwis ini adalah putra keempat dari tujuh bersaudara. Ayahnya bernama K.H. Abu Bakar dan Ibunya bernama Siti Aminah, yang merupakan putri H. Ibrahim yang pada masa itu menjabat sebagai penghulu Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat. Beliau adalah generasi ke-12 dari salah seorang walisongo yang terkemuka dalam mendakwahkan Islam di daerah Gresik yakni Maulana Malik Ibrahim
RADEN Inten II adalah pahlawan nasional yang berasal dari Lampung.
Radin Intan II adalah putra dari Radin Intan Kesuma II dan cucu dari Radin Intan I. Beliau lahir di desa Kuripan, yang sekarang dikenal sebagai Lampung pada tahun 1834. Beliau dikenal sebagai pemimpin sekaligus panglima perang yang tak hanya memiliki fisik yang kuat, namun juga pemikiran yang cemerlang.
Kyai Muslim Muhamad Halifah atau yang dikenal dengan Kyai Mojo (1764-1849) merupakan salah seorang panglima perang Pangeran Diponegoro dalam Perang Jawa (1825-1830). Meskipun hubungan mereka berdua dekat, pada tahun 1828 terjadi konfllik di antara mereka. Pada waktu itu, Pangeran Diponegoro memerintahkan Kyai Mojo untuk kembali ke Pajang. Dalam perjalanannya ke Pajang, Kyai Mojo kemudian terbujuk oleh rayuan muridnya Kyai Dadapan agar mau bertemu perwakilan Belanda, Letnan Kolonel Wironegoro.
Akhir tahun 1828, Kyai Mojo beserta pasukannya berhasil ditangkap Belanda. Tertangkapnya Kyai Mojo merupakan pukulan telak bagi perjuangan Pangeran Diponegoro. Kyai Mojo bersama dengan pasukannya pertama kali ditahan di Semarang, selanjutnya dipindahkan ke Ambon lalu ke Minahasa. Kyai Mojo meninggal dalam pengasingan di Minahasa pada tanggal 20 Desember 1849 dan dimakamkan di Tondano
Sutomo atau yang lebih dikenal sebagai Bung Tomo, merupakan pahlawan Indonesia yang terkenal berkat perannya dalam membangkitkan semangat rakyat untuk melawan penjajahan Belanda.
Pada saat itu Surabaya diserang oleh tentara NICA. Pertempuran itu terjadi dalam waktu tiga minggu sejak 10 November 1945 yang kini ditetapkan sebagai Hari Pahlawan. Bung Tomo menyiarkan semangat perjuangan melalui radio ke berbagai penjuru
Ki Hajar Dewantara adalah pahlawan nasional sekaligus menyandang bapak pendidikan. Nama asilnya adalah Raden Mas Soewardi Soerjaningrat. Tapi pada tahun 1922 lebih dikenal menjadi Ki Hadjar Dewantara.
Beberapa sumber menyebutkan dengan bahasa Jawanya yaitu Ki Hajar Dewantoro. Ki Hajar Dewantara lahir di daerah Pakualaman pada tanggal 2 Mei 1889 dan meninggal di Kota Yogyakarta pada tanggal 26 April 1959 ketika umur 69 tahun.
Mohammad Hatta lahir di Bukittinggi, 12 Agustus 1902. Pria yang akrab disapa dengan sebutan Bung Hatta ini merupakan pejuang kemerdekaan RI yang kerap disandingkan dengan Soekarno. Tak hanya sebagai pejuang kemerdekaan, Bung Hatta juga dikenal sebagai seorang organisatoris, aktivis partai politik, negarawan, proklamator, pelopor koperasi, dan seorang wakil presiden pertama di Indonesia.
Kiprahnya di bidang politik dimulai saat ia terpilih menjadi bendahara Jong Sumatranen Bond wilayah Padang pada tahun 1916. Pengetahuan politiknya berkembang dengan cepat saat Hatta sering menghadiri berbagai ceramah dan pertemuan-pertemuan politik. Secara berkelanjutan, Hatta melanjutkan kiprahnya terjun di dunia politik.
Pada abad ke-17, sejarah mencatat berbagai perjuangan yang digerakkan tokoh-tokoh untuk melawan penjajahan di Nusantara. Di antara mereka terdapat Syekh Muhammad Yusuf al-Makassari. Ulama kharismatik ini lahir di Moncong, Loe, Gowa, Sulawesi Selatan, pada 3 Juli 1626. Nama kecilnya, Muhammad Yusuf. Mengutip Ensiklopedi Islam untuk Pelajar, ibundanya merupakan keturunan raja Gowa. Adapun ayahandanya berasal dari kalangan petani biasa yang taat beragama.
Syekh Yusuf Al-Makasari wafat di Cape Town - Afrika Selatan tanggal 23 Mei 1699. Oleh Presiden Afrika Selatan - Nelson Mandela, Syekh Yusuf Al-Makasari dijuliki sebagai putra Afrika yang sangat membanggakan dunia....
From the publisher's feed