Kita mengabaikan diri kita sendiri dengan hanya memikirkan bagaimana kita berjalan, namun tidak memiliki jarak dengan diri kita sendiri sehingga dapat melihat celah diri kita sendiri.
Kita memang tidak akan menjadi sempurna bagaimanapun caranya, namun kita bisa mengantisipasi celah yang tidak disadari. Inilah pentingnya kita punya mentor atau guru atau orang yang paham diskusi agar kita dapat berjarak sebentar untuk melihat celah kita sendiri.
Hal tersebut seperti kita bercermin, sehingga kita tahu dan paham bagaimana bentuk dan celah kita sebenarnya. Apakah kita berkeputusan memperbaikinya atau membiarkannya.