Ketika perang terjadi, perempuan seringkali berperan penting dalam mengupayakan kedamaian dan ketentraman di saat para pejuang berperang, seperti memastikan keluarganya tetap makan, menyembunyikan para kombatan untuk menghindari eskalasi, hingga mengurusi dan mengobati mereka yang terluka. Namun, konflik selalu dilihat dengan cara yang maskulin sehingga peran ini sering tidak diperhitungkan. Terlebih lagi perempuan adalah salah satu kelompok yang paling merasakan dampak perang tetapi malah sering diabaikan oleh para pengambil kebijakan dan penjaga perdamaian di masa pasca konflik. Di episode ini, kita akan mendengarkan cerita dari Laila Juari, seorang perempuan pekerja kemanusiaan di RPuK Aceh, mengenai pengalamannya mendampingi perempuan di masa pasca konflik.