
Sign up to save your podcasts
Or


Gelora Seruduk Tanduk di Tanah Kebebasan - Arkeologi, Aktivisme dan Gerakan Politik adalah episode pembuka di siaran musim ke-2. Episode ini membahas bagaimana wacana pasca kolonial dalam arkeologi perlu dibedah secara kritis. Mengapa pula gerakan politik menjadi relevan dalam dekonstruksi pengetahuan dalam studi arkeologi yang menerapkan wacana pasca kolonial. Pembicaraan renyah kali akan kita libas bersama Aldo Foe, seorang peneliti sekaligus kandidat doktor dari University of Illinois, Chicago.
'Gelora Seruduk Tanduk di Tanah Kebebasan' adalah episode pembuka di siaran musim ke-2. Membahas bagaimana wacana poskolonial dalam arkeologi perlu dibedah secara kritis. Mengapa pula gerakan politik menjadi relevan dalam dekonstruksi pengetahuan dalam studi arkeologi yang menerapakan wacana poskolonial.
Cerita memiliki kekuatan magis yang luar biasa. Tersusun dari aksara dan bahasa hingga maknanya bisa sampai kepada kita. Bagaimana nenek moyang kita dahulu menyampaikan pesan keberagaman kepada kita sekarang ? Melalui prasasti dan epigrafi mari kita dengarkan hal tersebut dalam episode 'Siasat Wasiat Ribuan Aksara Tua - Memaknai Prasasti melalui Arkeologi dan Epigrafi'. Selamat menikmati episode kali ini bersama Ninny Susanti pengajar dari Departemen Arkeologi, Universitas Indonesia.
Masa prasejarah merupakan destinasi ilmu pengetahuan yang gelap. Sebuah masa yang panjang dan kompleks. Tidak jarang label primitif selalu dipakai untuk menjelaskan kesederhanaan cara hidup dan teknologi manusia pada masa ini. Tapi benarkah bahwa merakit Gundam itu lebih mudah dibanding membuat alat batu? bagaimana keseharian manusia prasejarah ? Mari pelan-pelan mendalaminya dalam episode 'Naluri Berburu, Kepulan asap, dan Rona-rona di Dinding Gua - Arkeologi dan Keseharian Manusia Prasejarah' bersama Karina Arifin, Pengajar di Departemen Arkeologi, Universitas Indonesia.
Ketika Katedral Notredame terbakar semua orang berduka, tapi tidak satupun berduka ketika hutan Amazon terbakar setiap harinya. Bukankah itu merupakan suatu polemik? Apakah benar melestarikan cagar budaya itu begitu sulitnya? Bagaimana peran arkeologi dalam pelestarian cagar budaya? Mari simak jawabannya dalam episode ketiga 'Tempa Menempa Warisan Purbakala - Lebih Memahami Manajemen Cagar Budaya' ini, ditemani R. Ahmad Ginanjar Purnawibawa dari Departemen Arkeologi, Universitas Indonesia.
Siaran ini kami dedikasikan untuk pengetahuan tentang arkeologi publik. Sekaligus menjadi diskursus untuk direnungkan setelah merayakan berkali-kali Hari Purbakala. Alasan mengapa arkeologi harus memikirkan dimensi publik yang ada dalam tinggalan arkeologi menjadi titik penting dalam siaran ini. Selamat menikmati siaran kali dengan judul 'Terampil Arkeologi Memikat Publik - Sebuah Utas tentang Arkeologi Publik' bersama Dian Sulistyowati dari Departemen Arkeologi, Universitas Indonesia.
Pembicaraan ini diawali dari kisah 'Midah Si Manis Bergigi Emas' sampai Masjid Illuminati rancangan Ridwan Kamil. Apakah Islam dan Seni itu saling bertentangan? Siaran perdana ini membicarakan seni dan kesenian Islam dalam sudut pandang arkeologi. Dari kedatangan hingga berdirinya institusi Islam di Nusantara. Mari simak dalam 'Merupa Seni, Maujud Islam - Perspektif Arkeologi terhadap Seni Islam di Nusantara' bersama Ghilman Assilmi dari Departemen Arkeologi, Universitas Indonesia.
Merupa seni maujud Islam merupakan episode perdana disiaran ini. Diawali dari Midah si Manis bergigi Emas sampai Masjid Illuminati buatan Ridwan Kamil. Apakah Islam dan Seni benar bermusuhan ? Siaran perdana ini membicarakan seni dan kesenian Islam dalam sudut pandang arkeologi.
From the publisher's feed