
Sign up to save your podcasts
Or


PROGRAM FIRMAN TUHAN
STREAMING : WWW.SUARAGRATIAFM.COM/STREAMING
SELAMAT MENDENGARKAN, TUHAN YESUS MEMBERKATI
PROGRAM FIRMAN TUHAN
STREAMING : WWW.SUARAGRATIAFM.COM/STREAMING
SELAMAT MENDENGARKAN, TUHAN YESUS MEMBERKATI
PROGRAM FIRMAN TUHAN DARI YOUTUBE CHANEL
ON AIR SETIAP HARI MINGGU, PUKUL 12.00 WIB
STREAMING : WWW.SUARAGRATIAFM.COM/STREAMING
SELAMAT MENDENGARKAN, TUHAN YESUS MEMBERKATI
PROGRAM RENUNGAN BERSAMA PDT. PAULUS WIRATNO
ON AIR SETIAP HARI SENIN - MINGGU, PUKUL 05.00 WIB
STREAMING : WWW.SUARAGRATIAFM.COM/STREAMING
SELAMAT MENDENGARKAN, TUHAN YESUS MEMBERKATI
PROGRAM FIRMAN TUHAN
STREAMING : WWW.SUARAGRATIAFM.COM/STREAMING
SELAMAT MENDENGARKAN, TUHAN YESUS MEMBERKATI
Permintaan maaf yang tulus dapat membantu menyembuhkan dan memulihkan hubungan yang tegang atau rusak. Tetapi seperti yang dikatakan Dr Gary Chapman kepada kita, tidak berakhir disitu. Perhatikan ini :
(1) Mengucapkan 'Maaf' tidaklah cukup! Inilah awal yang baik dan dibutuhkan, tapi bukan akhir yang baik. Misalnya, 'Saya minta maaf Anda menganggapnya seperti itu', cara seperti itu bukanlah permintaan maaf; namun serangan terselubung [licik]! Anda perlu secara spesifik mengakui apa yang Anda sesali [maaf]. 'Saya sangat menyesal karena apa yang saya katakan menghina Anda', akui apa yang telah Anda lakukan dan kuatkan orang yang terluka.
(2) Bertanggungjawab penuh atas perilaku Anda. Tanpa hal ini, tidak ada pemulihan atau rekonsiliasi. 'Saya salah berbicara kepada Anda seperti itu' perkataan ini mengandung nilai kejujuran, kerendah hati, kuat, dan bertanggungjawab. Dengan demikian membantu pihak yang dirugikan melihat permintaan maaf Anda sebagai permintaan maaf yang tulus. Ketulusan mengurangi [meredakan] kemarahan dan mendorong orang lain untuk mempercayai dan menerima kata-kata Anda.
(3) Tawarkan untuk menebus kesalahan jika memungkinkan. Tanyakan, 'Apakah ada yang bisa saya lakukan untuk membuat segalanya lebih baik?' Memberi diri untuk melaksanakan semua yang bisa Anda kerjakan membuat permintaan maaf Anda tulus. Yakobus mengatakan seperti ini: 'hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.'
(4) Mintalah pengampunan—jangan anggap remeh. 'Maukah Anda memaafkan saya atas apa yang saya lakukan?' Anda harus mengatakannya dan orang lain perlu mendengarnya sebelum penyembuhan dan pemulihan dapat dimulai. Ketika Anda meminta pengampunan dan dikabulkan, Anda telah menyetujuinya bersama-sama. Anda mencatat komitmen bersama untuk bergerak melampaui rasa sakit dan berusaha menuju hubungan yang lebih sehat.
Edisi : Sabtu, 8 Juli 2023
Sumber : Buku Renungan Hari Ini
PROGRAM FIRMAN TUHAN PDT. PETRUS AGUNG
STREAMING : WWW.SUARAGRATIAFM.COM/STREAMING
SELAMAT MENDENGARKAN, TUHAN YESUS MEMBERKATI
PROGRAM RENUNGAN BERSAMA PDT. PAULUS WIRATNO
ON AIR SETIAP HARI SENIN - MINGGU, PUKUL 05.00 WIB
STREAMING : WWW.SUARAGRATIAFM.COM/STREAMING
SELAMAT MENDENGARKAN, TUHAN YESUS MEMBERKATI
Jangan pernah meremehkan kekuatan kata yang diucapkan. Hanya satu orang dalam sejarah Amerika yang pernah mengundurkan diri dari kursi kepresidenan: Richard Nixon. Pernahkah Anda memikirkan apa yang menjatuhkan Presiden Nixon? Pemikiran tradisional mengatakan alasannya adalah karena rekaman percakapan pribadinya. Bukan kasetnya, tapi lidahnya. Bukan kasetnya tapi apa yang dia katakan di kaset itu yang menentukan kematiannya.
Kata-kata lidah, mulut, bibir, dan kata-kata disebutkan dalam kitab Amsal hampir 150 kali; kira-kira 5x di masing-masing dari 31 pasal. Fakta bahwa begitu pentingnya kata-kata kita memberitahu kita bahwa sebaiknya kita menjaga apa yang keluar dari mulut kita. Berhentilah dan pertimbangkan ini: dalam jangka waktu 50 tahun, rata-rata orang mengucapkan cukup banyak kata untuk membuat 12.000 buku dengan 300 halaman di masing-masingnya. Jika itu rata-rata, pikirkan tentang perpustakaan yang Anda isi dan warisan yang Anda tinggalkan. Dan sayangnya, beberapa kata yang Anda ucapkan tidak akan pernah terlupakan!
William Norris menulis, 'Jika bibir Anda tidak terpeleset, perhatikan lima hal dengan hati-hati: Kepada siapa Anda berbicara, tentang siapa Anda berbicara, dan bagaimana, dan kapan, dan di mana.'
Salomo ingin anak-anaknya tumbuh dengan hati yang bijaksana, jadi dia berkata, ‘Hai
anakku, jika hatimu bijak, hatiku juga bersukacita. Jiwaku bersukaria, kalau bibirmu mengatakan yang jujur.’ (Amsal 23:15–16) Jadi kata hari ini, kendalikan lidah Anda.
Edisi : Jumat, 7 Juli 2023
Sumber : Buku Renungan Hari Ini
PROGRAM RENUNGAN BERSAMA PDT. PAULUS WIRATNO
ON AIR SETIAP HARI SENIN - MINGGU, PUKUL 05.00 WIB
STREAMING : WWW.SUARAGRATIAFM.COM/STREAMING
SELAMAT MENDENGARKAN, TUHAN YESUS MEMBERKATI
From the publisher's feed