
Sign up to save your podcasts
Or


PROGRAM FIRMAN TUHAN
STREAMING : WWW.SUARAGRATIAFM.COM/STREAMING
SELAMAT MENDENGARKAN, TUHAN YESUS MEMBERKATI
Paulus menulis, ‘Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan.’ (Ibrani 11:1) Perhatikan kata-kata 'sekarang iman.' Bersyukurlah pada Tuhan atas iman nenek moyang kita namun untuk memindahkan gunung yang menghalangi jalanmu dibutuhkan iman Anda 'saat ini.’ Yesus berkata, ‘Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata kepada gunung ini: “Pindah dari tempat ini kesana, maka gunung ini akan pindah, dan takkan ada yang mustahil bagimu.” ’ (Matius 17:20) Iman dari nenek Anda mungkin telah memindahkan gunungnya, namun diibutuhkan iman Anda sendiri untuk memindahkan 'gunung ini'.
Kita semua memiliki gunung dalam hidup kita, dan Tuhan bersedia untuk memindahkannya. Jadi apa masalahnya? Keraguan! Pendapat orang lain! Gagal memahami Firman Tuhan! Meskipun Yesus memberi murid-murid-Nya kuasa untuk menyembuhkan orang sakit, mereka dibuat tidak berdaya oleh seorang anak laki-laki yang kerasukan setan. ‘Mengapa kami tidak dapat mengusir setan itu?’ tanya mereka (Matius 17:19).
Perhatikan apa yang Yesus katakan kepada mereka :
(1) Bersedialah untuk memulai dari yang kecil. Sebuah 'biji sesawi' kecil bisa tumbuh menjadi sesuatu yang jauh lebih besar. Jadi mulailah di mana Anda berada dan percayalah kepada Tuhan untuk hal-hal biasa yang terjadi sehari-hari, dan ketika Tuhan menghargai iman Anda, bersyukurlah kepada-Nya dan bangunlah di atasnya.
(2) Perhatikan apa yang Anda katakan. 'Jika Anda memiliki iman ... Anda akan berkata kepada gunung ini, "Pindah ... dan gunung itu akan pindah."' Kata-kata Anda melepaskan kekuatan Firman Tuhan yang member kehidupan. Jadi sejajarkan apa yang keluar dari mulut Anda dengan apa yang tertulis dalam Kitab Suci.
(3) Bersedia melakukan apa yang dibutuhkan. Beberapa gunung membutuhkan sedikit doa ekstra, atau dalam kasus anak yang kerasukan setan ini, kekuatan yang datang melalui puasa. Intinya adalah ini: ketika Anda melakukan apa yang Firman Tuhan katakan, Anda akan melihat gunung bergerak dalam hidup Anda.
Edisi : Selasa, 4 Juli 2023
Sumber : Buku Renungan Hari Ini
PROGRAM RENUNGAN BERSAMA PDT. PAULUS WIRATNO
ON AIR SETIAP HARI SENIN - MINGGU, PUKUL 05.00 WIB
STREAMING : WWW.SUARAGRATIAFM.COM/STREAMING
SELAMAT MENDENGARKAN, TUHAN YESUS MEMBERKATI
Pajak Media Sosial, Uganda
Pemerintah Uganda menetapkan pengguna aplikasi seperti Whatsapp, Facebook, Twitter dan lainnya untuk membayar 200 shilling per hari atau setara dengan Rp 21.337.
Presiden Uganda, Yoweri Museveni, mengatakan bahwa pajak ini
Tentu saja hal ini mendapat tanggapan negatif dari masyarakat dan menyebut pemerintah telah melanggar kebebasan berekspresi.
PROGRAM FIRMAN TUHAN DARI GEREJA ECC CHURCH BANDUNG, SELAMAT MENDENGARKAN, TUHAN MEMBERKATI
PROGRAM RELAY IBADAH DARI JKI HTE SEMARANG
SELAMAT MENDENGARKAN, TUHAN MEMBERKATI
Setiap kali Anda dalam mode terburu-buru, Anda mengirim sinyal 'keadaan darurat' ketubuh Anda. Tubuh merespons dengan melepaskan hormone stres adrenalin dan kortisol yang mempersiapkan Anda untuk menghadapi bahaya. Tubuh tidak dapat membedakan antara bahaya fisik, atau bahaya kehilangan pekerjaan, atau bentuk stres dan tekanan lainnya. Tubuh hanya tahu bahwa tindakan harus diambil dan tubuh harus memberi Anda energy untuk menghadapinya. Adalah hal yang baik jika Anda sedang terancam secara fisik. Tetapi hidup dengan tubuh yang terus-menerus dalam kewaspadaan tinggi sama seperti bertarung dalam pertandingan tinju tanpa henti selama 15 ronde. Cepat atau lambat, Anda membayar harganya dalam bentuk penyakit jantung, maag, pelupa, dan banyak kondisi lainnya. Lalu Apa obatnya?
K-K-P: Kesadaran, Keyakinan, Perubahan. Jadilah Sadar tentang mode persneling tinggi yang anda alami secara terus-menerus dan bagian apa yang Anda mainkan setiap kali Anda terburu-buru. Tanyakan pada diri sendiri, ’Bagaimana saya bisa mencegahnya?’ Percaya bahwa Roh Kudus akan memberi Anda kemenangan jika Anda meminta kepada-Nya dan mulai mengubah perilaku Anda.
Ubah—perlambat secara sadar. Bicaralah lebih lambat, bergeraklah lebih lambat. ‘Tergesa-gesa membuat pemborosan.’ Tergesa-gesa menyebabkan pekerjaan, kecelakaan, dan hal-hal lainnya bertambah yang mengakibatkan pemborosan
waktu.
Pertanyaan: Apakah Anda baru saja membaca renungan hari ini secepat mungkin?
Jika demikian, inilah kata yang tepat untuk Anda hari ini: cobalah meluangkan waktu dua kali lebih lama untuk membaca dan merenungkan apa yang Anda baca, dan bertanya kepada Tuhan, 'Apa yang Engkau katakan kepada saya? Perubahan apa yang ingin Engkau bawa dalam hidup saya? Dengan cara apa Engkau ingin saya berubah menjadi lebih baik?
Tuhan tidak terburu-buru, jadi perlahan-lahan dan selaraslah dengan-Nya.
Edisi : Senin, 3 Juli 2023
Sumber : Buku Renungan Hari Ini
PROGRAM FIRMAN TUHAN DARI YOUTUBE CHANEL
ON AIR SETIAP HARI MINGGU, PUKUL 12.00 WIB
STREAMING : WWW.SUARAGRATIAFM.COM/STREAMING
SELAMAT MENDENGARKAN, TUHAN YESUS MEMBERKATI
Pernahkah Anda mendengar tentang 'penyakit terburu-buru'? Orang yang memilikinya mengemudi dengan cepat, melaju zig-zag; mereka mencoba menjadi yang pertama turun dari pesawat, meskipun mereka harus menunggu seperti orang lain ditempat pengambilan bagasi; mereka selalu melihat jam sambil menunggu dalam antrian, mengetuk-ngetukkan jari mereka dan tidak sabar seperti seseorang yang hendak pergi ke toilet.
Mereka mengingatkan kita pada burung kolibri. Burung-burung kecil ini bisa terbang ke arah depan, lalu melayang-layang di udara tanpa pergi kemana-mana. Sayap mungil mereka bisa bergerak hingga 75 kali setiap detik! Masalahnya, rata-rata rentang hidup mereka hanya tiga tahun dibandingkan dengan elang yang hidup 30 tahun. Apa bedanya? Elang telah belajar menghemat energinya dengan mengendarai arus angin yang diberikan Tuhan. Pesannya di sini sederhana: ketika Anda memanfaatkan kuasa Roh Kudus yang berdiam di dalam diri Anda, Anda bertahan lebih lama dan naik lebih tinggi dari yang pernah Anda impikan.
Seorang pendeta mengatakan bahwa dia adalah 'mesin penyalur stres' ketika dia masih muda, dan semua orang di sekitarnya merasakannya. Suatu hari salah satu anaknya berkata kepadanya, 'Ayah, aku akan coba katakan hal ini kepadamu dengan cepat.'
Ayahnya menjawab, 'Tidak apa-apa, sayang, kamu bisa bicara pelan-pelan.' Setelah terdiam cukup lama, akhirnya ia tiba-tiba menangkap maksud ketika anaknya berkata, 'Kalau begitu—dengarkan— pelan-pelan!'
Memutuskan untuk bergerak lebih lambat pasti akan meningkatkan kualitas hidup dan hubungan Anda.
Edisi : Minggu, 2 Juli 2023
Sumber : Buku Renungan Hari Ini
PROGRAM FIRMAN TUHAN REMAJA
SELAMAT MENDENGARKAN, TUHAN MEMBERKATI
From the publisher's feed