
Sign up to save your podcasts
Or


PROGRAM FIRMAN TUHAN
STREAMING : WWW.SUARAGRATIAFM.COM/STREAMING
SELAMAT MENDENGARKAN, TUHAN YESUS MEMBERKATI
PROGRAM FIRMAN TUHAN
STREAMING : WWW.SUARAGRATIAFM.COM/STREAMING
SELAMAT MENDENGARKAN, TUHAN YESUS MEMBERKATI
PROGRAM FIRMAN TUHAN
STREAMING : WWW.SUARAGRATIAFM.COM/STREAMING
SELAMAT MENDENGARKAN, TUHAN YESUS MEMBERKATI
PROGRAM FIRMAN TUHAN
STREAMING : WWW.SUARAGRATIAFM.COM/STREAMING
SELAMAT MENDENGARKAN, TUHAN YESUS MEMBERKATI
PROGRAM FIRMAN TUHAN
STREAMING : WWW.SUARAGRATIAFM.COM/STREAMING
SELAMAT MENDENGARKAN, TUHAN YESUS MEMBERKATI
PROGRAM FIRMAN TUHAN
STREAMING : WWW.SUARAGRATIAFM.COM/STREAMING
SELAMAT MENDENGARKAN, TUHAN YESUS MEMBERKATI
Tuhan tidak akan meminta apa yang tidak Anda miliki, tetapi kadang-kadang Dia akan meminta hal yang benar-benar ingin Anda pertahankan. Mengapa? Untuk melihat apakah ada sesuatu yang berharga atau Anda andalkan lebih dari Dia. Abraham diuji berkali-kali dengan berbagai cara, tetapi dia lulus ujian dan diberkati.
Bayangkan Tuhan berkata kepada Anda, ‘Firman-Nya: "Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, yakni Ishak, pergilah ke tanah Moria dan persembahkanlah dia di sana sebagai korban bakaran pada salah satu gunung yang akan Kukatakan kepadamu."’ (Kejadian 22:2) Dapatkah Anda membayangkan pertanyaan-pertanyaan yang ada di benak Anda? Tidak heran Abraham dipanggil ‘sahabat Allah’ (Yakobus 2:23) dan ‘bapa orang beriman.’ (Roma 4:11)
Dan ketika ujian selesai, Tuhan berkata begini: ‘kata-Nya: "Aku bersumpah demi diri-Ku sendiri--demikianlah firman TUHAN--:Karena engkau telah berbuat demikian, dan engkau tidak segan-segan untuk menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku, maka Aku akan memberkati engkau berlimpah-limpah dan membuat keturunanmu sangat banyak seperti bintang di langit dan seperti pasir di tepi laut, dan keturunanmu itu akan menduduki kota-kota musuhnya. Oleh keturunanmulah semua bangsa di bumi akan mendapat berkat, karena engkau mendengarkan firman-Ku."’ (Kejadian 22:16–18)
Jadi, apa yang Tuhan minta dari Anda? Apakah Anda bergumul dengan itu? Apakah Anda menahan apa yang Dia inginkan, atau apakah Anda memberikannya? Ishak adalah benih tersulit yang pernah Abraham tabur. Tetapi benih itu menghasilkan panen berkat yang lebih besar dari apa pun yang pernah diimpikan atau dipikirkan Abraham.
Apa yang Tuhan minta Anda lakukan hari ini? Ketika Anda mengatakan ya kepada-Nya, Anda akan mengalami tingkat berkat yang sama sekali baru dalam hidup Anda. Cobalah dan lihat.
Edisi : Sabtu, 24 Juni 2023
Sumber : Buku Renungan Hari Ini
Hasrat Anda akan keamanan finansial dapat membuat Anda enggan memberi. Mengapa? Karena setiap Rupiah yang Anda berikan terasa seperti tidak melindungi Anda. Tapi sebaliknya kebebasan dan keamanan Anda sebenarnya meningkat ketika Anda memberi. Karena memberi adalah pernyataan bahwa keamanan kita tidak terletak pada bank atau penghasilan kita sendiri. Memberi adalah tindakan kepercayaan kepada Tuhan, dan itu satu-satunya cara untuk mengatasi ketidakamanan finansial.
Pikirkan ketika kita kekurangan atau hidup tak terkontrol. Penyakit, kecelakaan, kehilangan pekerjaan, kondisi ekonomi. Tidak heran kita merasa tidak aman! Alkitab mengatakan: ‘Ada yang menyebar harta, tetapi bertambah kaya, ada yang menghemat secara luar biasa, namun selalu berkekurangan. Siapa banyak memberi berkat, diberi kelimpahan, siapa memberi minum, ia sendiri akan diberi minum.’ (Amsal 11:24–25)
Secara rasional, kedengarannya berlawanan dengan intuisi [tidak masuk akal], tetapi bagi Kerajaan Sorga itu masuk akal. Paulus menulis: ‘Camkanlah ini: Orang yang menabur sedikit, akan menuai sedikit juga, dan orang yang menabur banyak, akan menuai banyak juga. Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita. Dan Allah sanggup melimpahkan segala kasih karunia kepada kamu, supaya kamu senantiasa berkecukupan di dalam segala sesuatu dan malah berkelebihan di dalam pelbagai kebajikan.’ (2 Korintus 9:6–8)
Di tangan Anda, satu Rupiah tidak akan pernah bernilai lebih dari satu Rupiah. Tapi ketika Anda menaburnya di Kerajaan Tuhan, bersiaplah untuk panen yang bisa Anda tuai saat Anda membutuhkannya. Memberi benar-benar kunci keamanan finansial.
Edisi : Jumat, 23 Juni 2023
Sumber : Buku Renungan Hari Ini
Tuhan menciptakan tubuh fisik kita dengan sistem internal yang saling mendukung. Dan itu sama dalam hubungan kita. Setiap orang membutuhkan sistem pendukung. Terkadang ketika orang lain mengecewakan kita, kita berkata, 'Mulai sekarang hanya Tuhan dan aku!' Itu kesalahan besar! Hanya Domba yang tersesat dari kandang yang dimakan serigala. Setan akan mengasingkan Anda untuk menghancurkan Anda.
‘Dan bilamana seorang dapat dialahkan, dua orang akan dapat bertahan. Tali tiga lembar tak mudah diputuskan.’ (Pengkhotbah 4:12) Studi menunjukkan bahwa orang yang memiliki dukungan kepedulian hidup lebih lama, pulih dari penyakit lebih cepat, dan menemukan hidup lebih bermakna. Dukungan memberi kita rasa koneksi dan penerimaan, yang merupakan kebutuhan inti manusia. Hal tersebut memberikan keleluasaan kepada Anda; tempat di mana Anda dapat merasa aman dengan mengatakan, 'Saya tidak tahu', atau 'Bisakah Anda membantu saya,' atau 'Saya butuh pelukan.' Ini adalah dukungan—cara Tuhan. Dan jika Anda tidak dapat menemukannya dalam keluarga Anda sendiri, beralihlah ke keluarga Allah.
Selain itu, jangan lupa untuk mengungkapkan penghargaan Anda kepada mereka yang mendukung Anda. Tanda terima kasih sangat berarti dengan mengatakan, 'Saya berterima kasih atas bantuan Anda.' Dukungan bukanlah jalan satu arah: 'Berbagi beban satu sama lain.' Jangan terlalu asyik dengan masalah sendiri sehingga Anda lupa orang lain juga punya masalah. Luangkan waktu untuk bertanya tentang kekhawatiran mereka. Tidak ada yang menyukai seorang yang hanya menerima. Dalam proses memberi-dan-menerima, saling mendukung, kita tumbuh dan memenuhi potensi yang diberikan Tuhan dalam hidup kita.
Edisi : Kamis, 22 Juni 2023
Sumber : Buku Renungan Hari Ini
From the publisher's feed