Suara Gratia Cirebon

Suara Gratia Cirebon

Download on the App Store

Suara Gratia Cirebon episodes

  • RENUNGAN HARI INI - TUHAN BERBICARA KEPADA ANDA MELALUI FIRMANNYA

    Tuhan akan berbicara kepada Anda melalui Firman-Nya. Yesus berkata, ‘Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup,’ tetapi jangan memilih-milih Firman yang menyenangkan. Untuk bertumbuh dalam iman, Anda harus meluangkan waktu setiap hari untuk membaca seluruh Alkitab Anda. Anda tidak dapat memilih bahwa satu ayat berlaku untuk Anda sementara yang lain tidak.


    Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik.’ (2 Timotius 3:16–17)


    Untuk mendapatkan keuntungan dalam bisnis, Anda harus mengetahui bisnis Anda secara menyeluruh, jika tidak, Anda akan keluar dari bisnis itu. Dan cara untuk berhasil dalam kehidupan Kekristenan Anda adalah membuat bisnis Anda mengetahui isi Alkitab Anda. Ini seperti analogi sperma dan sel telur. Baik sperma pria maupun sel telur wanita tidak mampu bereproduksi sendiri. Hanya ketika sperma bersatu dengan sel telur, pembuahan terjadi, lalu mengarah pada kehidupan dan kelahiran.


    Itu sama dengan pertumbuhan rohani Anda. Ketika Firman Tuhan dan hati yang mau menerima bersatu, sesuatu akan terjadi! Anda tidak dapat bertahan tanpa Kitab Suci. Tanpa itu, Anda tidak akan mendengar apa yang Tuhan katakan kepada Anda. Anda akan selalu bergantung pada interpretasi orang lain. Dapatkah Anda membayangkan berkomunikasi dengan pasangan Anda dengan cara tersebut? Menurut Anda, berapa lama hubungan Anda akan bertahan? Prinsip yang sama berlaku untuk hubungan Anda dengan Tuhan. Hari ini biarkan Tuhan berbicara kepada Anda secara pribadi melalui Firman-Nya.


    Edisi : Selasa, 20 Juni 2023

    Sumber : Buku Renungan Hari Ini

    4 min
  • RENUNGAN HARI INI - JADILAH SEORANG AYAH BAGI ANAK-ANAK ANDA

    Komentator radio yang dihormati di Amerika, Paul Harvey, menulis: 'Pada saat tren menjadi seorang teman untuk putra Anda, saya akan tetap menjadi AYAH ...

    Jika ada kesenjangan antara putra dan putri saya dan saya sendiri, saya akan bekerja keras untuk mengerti, tapi saya juga akan bekerja keras untuk dimengerti...ketika mereka mengatakan seperti yang baru, saya akan mendengarkan, walaupun saya lebih menyukai yang lama. Jika anak-anak saya menganggap doa, Pendalaman Alkitab, penyembahan dan iman kepada Tuhan sebagai hal yang ketinggalan zaman, biasa-biasa saja, atau apa pun—saya percaya Tuhan membantu untuk beriman berdoa bagi mereka, dan saya berjanji seperti Ayub untuk mempersembahkan korban tambahan bagi mereka.


    Dengan cinta di rumah kami, saya akan menjawab pertanyaan mereka tentang fakta kehidupan, tetapi pada ketelanjangan dan percabulan saya menolak untuk mengabaikan... Jika saya pernah menggunakan narkoba atau ganja, hal itu melanggar setiap doa dan permintaan saya.


    Saya ingin anak-anak saya tahu bahwa saya membuat kesalahan, bahwa saya bodoh, egois dan sering tidak konsisten. Tapi saya tidak akan mentolerir itu sebagai alasan untuk kemunafikan saya.


    Saya akan meminta mereka untuk membantu saya berubah…dan mengharapkan saya untuk membantu mereka berubah…Orang lain mungkin mencari kebijaksanaan kepada orang-orang di bawah 30 tahun untuk membuang masa lalu, dan mengatakan apa yang akan tersisa untuk generasi mendatang; yang lain mungkin membiarkan anak-anak menentukan makanan, musik, dan pengeluaran rumah tangga, tetapi saya akan tetap menjadi AYAH.’


    Sumber : Buku Renungan Hari Ini

    4 min
  • RENUNGAN HARI INI - HARI INI BERESKANLAH KEKACAUAN

    Kita semua memiliki lemari emosional, tempat kita menyimpan 'kekacauan' kita. Itu pun ada dalam hubungan kita. Sulit bagi suatu hubungan dapat berhasil, ketika salah satu pihak belum membereskan kekacauan mental dan emosional mereka. Kita berbicara tentang:


    (1) penyesalan yang kita miliki atas kesalahan masa lalu;

    (2) dendam yang kita simpan ketika kita merasa telah dianiaya;

    (3) rasa sakit yang kita sembunyikan di bawah awan kemarahan, keraguan, dan pengasingan.


    Jika Anda adalah tipe orang yang menyimpan dendam dan bertahan pada kesalahan masa lalu, bahkan kesalahan Anda sendiri, Anda tahu perasaan terbebani oleh kekacauan mental dan emosional. Mempertahankan rasa sakit dan dendam yang dipelihara, akan memakan jiwa Anda, menghabiskan kebahagiaan Anda, dan merampas semua kemajuan Anda. Seperti menyalahkan, ‘sampah’ tersebut membuat Anda terjebak di masa lalu.


    Jika mantan pacar atau pacar menyakiti Anda dan Anda tidak pernah melupakannya, setiap kali istri atau suami Anda melakukan hal seperti itu, Anda akan bereaksi salah, seolah-olah mereka adalah mantan pacar atau pacar Anda dulu. Akibatnya, pasangan Anda menjadi kesal dan bingung dengan reaksi Anda yang berlebihan terhadap masalah sepele.


    Anda tidak akan tahu apa yang Anda miliki dalam hidup Anda, apalagi apa yang Anda butuhkan, sampai Anda membersihkan kekacauan masa lalu, sehingga Anda dapat mengalami berkat 'di sini dan sekarang'. Semuanya mengacu pada kedua Firman Tuhan berikut:


    (1) ‘Ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami’ (Matius 6:12), dan

    (2) ‘Janganlah ingat-ingat hal-hal yang dahulu, dan janganlah perhatikan hal-hal yang dari zaman purbakala! Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru.’ (Yesaya 43:18–19) Hari ini, bereskanlah kekacauan.

    4 min

About Suara Gratia Cirebon

From the publisher's feed

Suara Gratia Cirebon – The Sound of Life. Podcast resmi Radio Suara Gratia FM Cirebon yang menghadirkan beragam konten inspiratif dan informatif untuk menemani kehidupan Anda. Nikmati pesan rohani,…