
Sign up to save your podcasts
Or


Ketika sosok ibu manajer Substandard yang kerjaannya marahin empat orang member susah diatur ini dituntut untuk menjadi lebih pengertian serta lebih serba bisa lagi dari biasanya di masa PSBB yang apa-apa terbatas ini - yaitu: membackup kealpaan TIGA orang member di episode kali ini - bersama Vicky. Satu jam ngalor-ngidul berdua ngobrolin adaptasi panggung musik selama corona masih membayang-bayangi Indonesia tercinta. Intinya jangan ekspek banyak lah.....namanya juga orang balik layar:(
Masih lanjutan episode kemaren dan mulai masuk ke Fatphobia-an, yang bete karena episode kemaren kentang, SIKAT!
Membahas Fatphobia bersama LUTESHA! Setelah diterpa pandemi (dan masih), akhirnya Substandard berkesempatan bikin episode spesial yang mendatangkan seorang public figure dan seorang lainnya dengan profesi yang kesehariannya dekat dengan topik kali ini:)
2020 adalah perwujudan dari ada-ada aja. Tapi ini kesempatan buat u semua untuk belajar mendewasakan diri dan ikhlas......sambil dumel hehe
Rifky dan band nya mengambil alih episode Substandard kali ini karena mereka gak ada panggung.
Akhirnya berasa nongkrong lagi, episode ini Vicky dan temannya Babeh ngomongin seputar beberapa hal yang mau gak mau harus berubah bahkan hilang karna pandemi ini dari mulai Project Freelance gede sampai hiburan-hiburan massa lain nya.
Rifky mengundang salah satu kawan baik nya untuk berkeluh kesah dan curhat sebagai orang yang menganggur dan calon-calon akan menganggur.
Vicky akan mengajarkan klean semua cara "panic buying" yg baik dan benar.
Kita ikutan himbauan pemerintah untuk #dirumahaja. So we make ourselves our own episode supaya kita tetap bisa menghibur khalayak umat. Dibuka dengan Rifky dan kebenciannya sama Corona.
From the publisher's feed