“Ketika kejadian, saya sempat berpikir mati. Bila GKP mati, saya juga. Karena melihat GKP dikeroyok hingga diseret ke dinding, apalagi di dekat lokasi ada kursi kayu membuat saya takut. Karena bisa saja dibanting atau lainnya,” katanya.
Dia menambahkan, GKP memang pendekar salah satu perguruan pencak silat di Tulungagung. GKP baru bergabung setahun yang lalu dan tidak sengaja memakai kaus hitam ketika kejadian. “Saya masih trauma dengan kejadian kemarin. Saya berharap polisi bisa mengusut kasus ini dan menangkap pelaku,” ujar Sri Wahyuni
“Ketika kejadian, saya sempat berpikir mati. Bila GKP mati, saya juga. Karena melihat GKP dikeroyok hingga diseret ke dinding, apalagi di dekat lokasi ada kursi kayu membuat saya takut. Karena bisa saja dibanting atau lainnya,” katanya.
Dia menambahkan, GKP memang pendekar salah satu perguruan pencak silat di Tulungagung. GKP baru bergabung setahun yang lalu dan tidak sengaja memakai kaus hitam ketika kejadian. “Saya masih trauma dengan kejadian kemarin. Saya berharap polisi bisa mengusut kasus ini dan menangkap pelaku,” pungkasnya.