Saat membaca puisi, perasaan untuk juga mulai menulis puisi datang begitu saja. Puisi yang saya tulis kadang jauh berbeda secara tema dengan puisi yang dibaca. Atau kadang juga saya meminjam temanya lalu menulis puisi sebagaimana saya biasa menulis puisi. Lalu, dalam kesempatan lain, saat mengamati objek-objek atau peristiwa yang berkesan bagi saya, dorongan untuk menulis puisi pun timbul. Saya kadang segera menuliskannya dalam ponsel. Atau kadang membiarkannya begitu saja. Karena saya yakin, suatu saat kalau itu memang penting untuk saya tulis, dia—maksudnya momen puitik itu katakanlah—bakal datang lagi kok, meski mungkin dalam bentuk yang lain. Mungkin dalam bentuk bayangan mantan. Mantan inspirasi maksud saya. Selamat mendengarkan.
---
Support this podcast: https://anchor.fm/muhammad-irfan-ilmy/support