Penyair kita berpulang sepekan yang lalu. Tapi kita bisa mengenang beliau lewat sajak-sajaknya. Seperti lewat salah satu sajaknya, "yang fana adalah waktu, kita abadi." Karya-karya beliau hidup di banyak kepala kita. Abadi tentu. Selamat jalang eyang. Sajak-sajakmu akan kami baca dan kami baca lagi, hingga "jasadku tak akan ada lagi."
Saya bacakan salah satu sajak beliau yang berjudul "Catatan Masa Kecil, 2." Semoga berkenan, eyang.
Instrument: Good bye, My Friend by David Fesliyan.
---
Support this podcast: https://anchor.fm/muhammad-irfan-ilmy/support