The Friday Podcast

The Friday Podcast

By Makna TalksSociety & Culture
Download on the App Store

The Friday Podcast episodes

  • Pod. 182 Dion Wiyoko TALKS ABOUT A NON EXISTING CHILDHOOD

    In today’s episode of Makna Talks, Dion Wiyoko talks about saying goodbye to a mother, accidental meets, and being an angry child. 


    Starting his career in early 2000, Dion Wiyoko is known as an actor, model, and soap opera star in Indonesia. He managed to play various roles in acting over the years and succeeded in his career. But altogether, his life wasn’t all about being in the entertainment industry. It’s way more than that. Listen to his journey only on Spotify!

    50 min
  • Kelas Puber S3: Part 10
    Semua arwah yang menitipkan pesan pada Geng Puber dan Mas Ray bersatu untuk menyelamatkan mereka. Amah Feng beradu kekuatan dengan Sekte, menyelamatkan Mahmud. Pak Panji menyelamatkan Ajay, Wanita Bergaun Merah menyelamatkan Puput. Lalu mereka bersama berusaha menyelamatkan Mas Ray yang dikepung oleh Sekte 13.
    Para Arwah tak berhasil menyelamatkan Mas Ray, sementara Geng Puber kembali diserang oleh para anggota Sekte. Di tengah pertikaian itu, seorang gadis berseragam SMA secara mengejutkan muncul. Ia menyelamatkan Geng Puber dengan membuat anggota Sekte 13 terperosok jatuh hingga lantai dasar, dan menyelamatkan Mas Ray dari Pimpinan Sekte. Ia adalah Nay.
    Nay dengan langkah pelan dan ragu mendekati Mas Ray. Mereka saling meminta maaf dalam haru. Keduanya menyampaikan semua yang belum sempat Mereka sampaikan di masa lalu. Mas Ray akhirnya mengikhlaskan Nay untuk pergi tenang.
    Nay dan Para Arwah tak tenang, pergi dengan ketenangan yang baru. Geng Puber dan Mas Ray kembali tersedot ke lorong waktu, dan kembali di sebuah round table Lantai 13. Mereka bersiap untuk pulang. Namun, ada sesuatu yang janggal. Kursi Rastha diduduki oleh Mas Ray, dan Rastha tidak ada bersama mereka.
    Dari lift terdengar suara Rastha menggedor-gedor, meminta pertolongan. Lift bolak balik naik ke lantai 28 dan turun hingga lantai dasar, tanpa henti. Geng Puber yang bangkit ingin menyelamatkan Rastha, ditahan oleh Mas Ray. Mas Ray mengungkapkan, Rastha memiliki hubungan dengan Sekte 13. Jangan lupa dengarkan pake earphone biar lebih mantep!
    —
    Cast
    Mas Ray: Iyas Lawrence
    Ajay: Adit Insomnia
    Mahmud: Syechan Machdar
    Puput: Emma Montezuma
    Rasta: Farid Rahman
    Perempuan Bergaun Merah: Aimee Saras
    Pemimpin Sekte: Oomleo
    Production Team
    Director: Iyas Lawrence
    Scriptwriter: Muthi’ah Khairunissa
    Producer: Farid Rahman
    Project Manager: Emma Montezuma
    Unit Manager: Ahmad Fadly
    Operator, Sound Engineer, Composer: Alfath A. Nugraha
    Sound Assistant: Rizky Anjas
    #TalksProduction
    13 min
  • Kelas Puber S3: Part 9
    Geng Puber dan Mas Ray diarak oleh Sekte 13 menaiki satu persatu tangga Menara 28, hingga ke lantai 14. Mereka yang tak berdaya berusaha melawan, namun berujung pasrah dan tak sadarkan diri.
    Tiba di lantai 14, Mas Ray diikat di sebuah kursi. Sementara Geng Puber mulai disiapkan untuk sebuah eksekusi mati. Mereka akan ditumbalkan untuk sebuah proyek besar klien Sekte 13. Ajay akan dikurung di dalam lift lalu dijatuhkan hingga lantai dasar. Puput akan digantung dengan kaki terikat dan kepala di bawah, di atas tangga darurat, lalu tali akan diputus. Mahmud lehernya akan digantung di balkon lantai 14, dan Rastha dibawa ke lantai paling atas Menara 28.
    Mas Ray yang frustasi karena merasa bersalah, berusaha menyelamatkan murid-muridnya namun tak berhasil. Namun, saat Mas Ray sudah pasrah, para arwah yang meminta bantuan pada mereka tiba-tiba datang menyerang Sekte 13. Jangan lupa dengarkan pake earphone biar lebih mantep!
    —
    Cast
    Mas Ray: Iyas Lawrence
    Ajay: Adit Insomnia
    Mahmud: Syechan Machdar
    Puput: Emma Montezuma
    Rasta: Farid Rahman
    Perempuan Bergaun Merah: Aimee Saras
    Pemimpin Sekte: Oomleo
    Production Team
    Director: Iyas Lawrence
    Scriptwriter: Muthi’ah Khairunissa
    Producer: Farid Rahman
    Project Manager: Emma Montezuma
    Unit Manager: Ahmad Fadly
    Operator, Sound Engineer, Composer: Alfath A. Nugraha
    Sound Assistant: Rizky Anjas
    #TalksProduction
    11 min
  • Kelas Puber S3: Part 8
    Klakson mobil ramai saling bersahutan, suara mobil tertabrak secara beruntun, dan orang-orang berteriak kesakitan. Suara tawa seorang wanita menggema, mengiringi teriakan orang-orang yang perlahan menghilang satu persatu mati.
    Geng Puber dan Mas Ray berusaha menyusun strategi kabur, namun terowongan seketika tertutup, mereka tak bisa lari. Wanita Bergaun merah itu menyandera Geng Puber dan Mas Ray.
    Ia menceritakan nasibnya yang dulu mati diperkosa para laki-laki bajingan, dan mengancam akan menghilangkan alat vital pria-pria yang tak mau membantu menyampaikan pesan untuk ibunya. Arwahnya tak tenang karena belum sempat jujur pada ibunya tentang pekerjaannya di Ibukota.
    Penyanderaan diakhiri dengan kesepakatan di antara Geng Puber dengen wanita bergaun merah. Mereka akan membantu menyampaikan pesan untuk sang ibu dengan rentetan perjanjian lain.
    Bersamaan dengan itu, tiba-tiba sekelompok pria dengan jubah dan payung hitam datang menghentak aspal. Mereka menggeret Geng Puber dan Mas Ray menuju suatu tempat. Mereka adalah Sekte 13, dalang dibalik semua misi dan pertaruhan Mas Ray. Jangan lupa dengarkan pake earphone biar lebih mantep!
    —
    Cast
    Mas Ray: Iyas Lawrence
    Ajay: Adit Insomnia
    Mahmud: Syechan Machdar
    Puput: Emma Montezuma
    Rasta: Farid Rahman
    Wanita Bergaun Merah: Aimee Saras
    Pemimpin Sekte: Oomleo
    Production Team
    Director: Iyas Lawrence
    Scriptwriter: Muthi’ah Khairunissa
    Producer: Farid Rahman
    Project Manager: Emma Montezuma
    Unit Manager: Ahmad Fadly
    Operator, Sound Engineer, Composer: Alfath A. Nugraha
    Sound Assistant: Rizky Anjas
    #TalksProduction
    13 min
  • Kelas Puber S3: Part 7
    Geng Puber dan Mas Ray terkejut saat menemukan diri mereka ada di kaki Gunung Salak bersama mayat-mayat yang bergelimpangang dari atas gunung. Setelah mengubur mayat-mayat itu, Mas Ray mulai ragu dengan misi yang mereka jalankan. Ia merasa bersalah, kalau ternyata misi ini hanya tipuan belaka dan mencelakakan murid- muridnya. Ia meminta maaf pada Mahmud yang sejak awal tak percaya dengan misi itu.
    Mereka akhirnya mencari cara untuk keluar dari area Gunung Salak. Tapi yang mereka temukan Hanya satu jalan lurus yang tak berujung. Mereka akhirnya sepakat untuk mendekati suara lorong waktu, agar tersedot ke sebuah tempat baru.
    Mobil yang mereka tumpangi tersedot lorong waktu, dan tiba di sebuah terowongan Casablanca. Mereka merasa tenang, dan sepakat akan bersama-sama menyampaikan pesan untuk suami Amah Feng dan Anak Pak Panji. Namun, ternyata misi mereka belum selesai. Di ujung terowongan, seorang wanita bergaun merah berdiri menghalangi. Mobil tak sempat mengelak, mereka menabrak wanita itu. Jangan lupa dengarkan pake earphone biar lebih mantep!
    —
    Cast
    Mas Ray: Iyas Lawrence
    Ajay: Adit Insomnia
    Mahmud: Syechan Machdar
    Puput: Emma Montezuma
    Rasta: Farid Rahman
    Wanita Bergaun Merah: Aimee Saras
    Production Team
    Director: Iyas Lawrence
    Scriptwriter: Muthi’ah Khairunissa
    Producer: Farid Rahman
    Project Manager: Emma Montezuma
    Unit Manager: Ahmad Fadly
    Operator, Sound Engineer, Composer: Alfath A. Nugraha
    Sound Assistant: Rizky Anjas
    #TalksProduction
    10 min
  • Kelas Puber S3: Part 6
    Mesin mobil mati. Geng Puber dan Mas Ray terpaksa memasuki jalan setapak ke Gunung Salak dengan berjalan kaki. Mas Ray memberikan arahan tentang tanda-tanda keberadaan arwah pilot yang bernama Pak Panji.
    Dalam perjalanan itulah perdebatan di antara Geng Puber tak bisa dihindari. Ajay yang tak tega melihat Puput berkali-kali jatuh, meminta istirahat sebentar. Sementara Rastha memaksa mereka tetap melanjutkan perjalanan agar bisa segera keluar dari gunung angker itu. Mereka berpisah.
    Perpisahan itu membuat Rastha diteror oleh arwah pasukan perang, Ajay ditarik lehernya oleh wanita berselendang merah bersama Puput, sementara Mahmud berhasil menemukan serpihan pesawat.
    Hingga akhirnya mereka berhasil menemui Pak Panji yang arwahnya tak tenang.
    Setelah mendengar cerita dari beliau, mereka berpamitan dengan arwah itu, Geng Puber mengira misi telah selesai. Namun tiba-tiba terdengar suara lorong waktu yang khas. Rastha yang tadi terpisah tiba-tiba muncul. Mereka tak berhasil menghindar dari suara itu, dan kembali tersedot ke lorong waktu. Jangan lupa dengarkan pake earphone biar lebih mantep!
    —
    Cast
    Mas Ray: Iyas Lawrence
    Ajay: Adit Insomnia
    Mahmud: Syechan Machdar
    Puput: Emma Montezuma
    Rasta: Farid Rahman
    Pak Panji - Arwah Pilot: Sal Priadi
    Production Team
    Director: Iyas Lawrence
    Scriptwriter: Muthi’ah Khairunissa
    Producer: Farid Rahman
    Project Manager: Emma Montezuma
    Unit Manager: Ahmad Fadly
    Operator, Sound Engineer, Composer: Alfath A. Nugraha
    Sound Assistant: Rizky Anjas
    #TalksProduction
    15 min
  • Kelas Puber S3: Part 5

    Geng Puber tiba-tiba kembali di lift basement Menara 28. Di tengah kebingungan, mereka menemukan sebuah mobil tua yang terparkir namun masih berfungsi dengan baik. Mas Ray memberitahu misi kedua mereka, yaitu menyampaikan pesan maaf dari seorang Bapak untuk anak laki-lakinya. Dia adalah pilot pesawat jet yang pernah menabrak Gunung Salak. Mobil bergerak sendiri hingga masuk ke sebuah jalanan di Gunung Salak yang sepi. Dalam perjalanan, Mas Ray melanjutkan cerita tentang kekasihnya, Puput berusaha mengobati dan menyadarkan Mahmud, sementara itu radio mobil memutar berbagai channel sendiri, tapi semuanya menyiarkan suara wanita yang mirip dengan suara Nay. Mas Ray yakin itu suara Nay kekasihnya yang memberikan tanda untuk segera ditemui. Sampai tiba- tiba, mobil mereka menginjak sesuatu yang dirahasiakan oleh Ajay. Berbagai kesialan menemani sisa perjalanan mereka hingga akhirnya saat mereka sudah memasuki area gunung yang menanjak, mobil mereka terperosok di kaki Gunung Salak. Ajay akhirnya mengaku, tadi mobil mereka menginjak kepala…manusia.  Jangan lupa dengarkan pake earphone biar lebih mantep!  

    —  

    Cast 

    Mas Ray: Iyas Lawrence  

    Ajay: Adit Insomnia  

    Mahmud: Syechan Machdar  

    Puput: Emma Montezuma  

    Rasta: Farid Rahman  


    Production Team

     

    Director: Iyas Lawrence  

    Scriptwriter: Muthi’ah Khairunissa  

    Producer: Farid Rahman  

    Project Manager: Emma Montezuma  

    Unit Manager: Ahmad Fadly  

    Operator, Sound Engineer, Composer: Alfath A. Nugraha  

    Sound Assistant: Rizky Anjas  

    #TalksProduction

    12 min
  • Kelas Puber S3: Part 4

    Puput, Ajay, Mahmud dan Rastha nyaris mati tenggelam. Ruangan itu seketika bau anyir darah, mayat-mayat bergelimpangan membuat mereka semakin ketakutan dan ingin buru-buru menyelesaikan misi itu. Dari sudut jeruji penjara, terdengar suara tangis kencang Amah Feng yang pelan-pelan menjauh. Mereka berusaha mengikuti suara tersebut. Pelan-pelan mereka berusaha mengambil hati Amah Feng dan menawarkan bantuan agar arwahnya tenang. Amah Feng akhirnya menceritakan sebab kematiannya yang tak tenang itu.  Geng Puber berjanji akan menyampaikan pesan Amah Feng ke suaminya yang entah ada di mana. Janji itu menjadi perbincangan terakhir mereka dengan Amah Feng, namun sebuah masalah datang, saat Mahmud nekat ingin kabur sendirian dari misi itu. Mereka kembali tersedot dalam lorong waktu.  Jangan lupa dengarkan pake earphone biar lebih mantep!  


    —  


    Cast  


    Mas Ray: Iyas Lawrence  

    Ajay: Adit Insomnia  

    Mahmud: Syechan Machdar  

    Puput: Emma Montezuma  

    Rasta: Farid Rahman   

    Amah Feng: Sailormoney 

     

    Production  Team 


    Director: Iyas Lawrence  

    Scriptwriter: Muthi’ah Khairunissa  

    Producer: Farid Rahman  

    Project Manager: Emma Montezuma 

    Unit Manager: Ahmad Fadly  

    Operator, Sound Engineer, Composer: Alfath A. Nugraha  

    Sound Assistant: Rizky Anjas  

    #TalksProduction

    13 min
  • Kelas Puber S3: Part 3

    Misi Pertama yang harus mereka selesaikan adalah menjemput pesan dari seorang Nenek Tionghoa bernama Amah Feng yang dulu ditahan di penjara bawah tanah Museum Jakarta oleh rezim Belanda. Arwah Noni Belanda, Pribumi hingga Tionghoa menggentayangi pencarian mereka. Mas Ray yang sejak awal meminta Geng Puber fokus mencari Amah Feng justru terdistraksi dengan arwah Nay, kekasihnya yang tiba-tiba menampakkan diri. Sosok Amah Feng tak kunjung menampakkan dirinya, hingga mereka tiba di sebuah bunker yang riuh dengan suara teriakan dan tangis manusia. Di sana, mereka menemukan ratusan orang Tionghoa yang terjebak mati mengenaskan. Di samping jeruji tahanan, akhirnya menemukan seorang Nenek duduk menghadap ke arah luar seperti menunggu seseorang. Belum sempat berbicara dengannya, tiba-tiba hujan deras dan lonceng berbunyi tiga kali. Seketika bunker itu dipenuhi air, menenggelamkan mereka bersama arwah tahanan.  Jangan lupa dengarkan pake earphone biar lebih mantep!  


    —  


    Cast  


    Mas Ray: Iyas Lawrence  

    Ajay: Adit Insomnia  

    Mahmud: Syechan Machdar  

    Puput: Emma Montezuma  

    Rasta: Farid Rahman   


    Production Team  


    Director: Iyas Lawrence  

    Scriptwriter: Muthi’ah Khairunissa  

    Producer: Farid Rahman  

    Project Manager: Emma Montezuma  

    Unit Manager: Ahmad Fadly  

    Operator, Sound Engineer, Composer: Alfath A. Nugraha  

    Sound Assistant: Rizky Anjas  

    #TalksProduction

    13 min
  • Kelas Puber S3: Part 2

    Puput, Ajay, Mahmud dan Rastha tiba tiba di lantai yang gelap, lalu mencari petunjuk keberadaan Mas Ray. Tak ada tanda-tanda yang menunjukkan Mas Ray ada di sana, membuat mereka berdebat tentang melanjutkan pencarian atau segera kabur dari tempat itu. Namun, Ajay yang menantang rasa takutnya berhasil menemukan Mas Ray yang sedang melakukan sebuah ritual aneh dan depresi di sebuah tangga gedung. Mereka menyelamatkan kesendirian Mas Ray yang berbulan-bulan terjebak di Lantai 14. Mas Ray akhirnya menceritakan alasannya sampai di tempat itu dan jika ingin keluar ia harus menyelesaikan beberapa misi terlebih dahulu. Misi itu harus ia selesaikan bersama beberapa orang terdekat-nya. Mendengar semua itu, Geng Puber sepakat membantu Mas Ray menyelesaikan misi. Lift seketika bergerak.  Jangan lupa dengarkan pake earphone biar lebih mantep!  


    — 


    Cast  


    Mas Ray: Iyas Lawrence  

    Ajay: Adit Insomnia  

    Mahmud: Syechan Machdar  

    Puput: Emma Montezuma  

    Rasta: Farid Rahman   


    Production Team  


    Director: Iyas Lawrence  

    Scriptwriter: Muthi’ah Khairunissa  

    Producer: Farid Rahman  

    Project Manager: Emma Montezuma  

    Unit Manager: Ahmad Fadly 

     Operator, Sound Engineer, Composer: Alfath A. Nugraha  

    Sound Assistant: Rizky Anjas  


    #TalksProduction

    12 min

About The Friday Podcast

From the publisher's feed

A weekly podcast with well known subjects every week talking about what's behind the facts. Hosted by Iyas Lawrence.

More shows like The Friday Podcast

BKR Brothers by BKR Brothers

BKR Brothers

3 Listeners

Tentang Rasa by Tentangrasa

Tentang Rasa

0 Listeners