Temuan Sterilisasi Udara Bunuh Virus Potong Rantai Penularan Covid 19
Bersama : dr Budi Laksono - Dosen Universitas Diponegoro
WHO tanggal 9 Juli 20 ini melaporkan potensi penularan airborne yaitu bukan droplet besar tetapi aerosol yang lebih kecil. Logika ini masuk akal terutama bila orang banyak dalam satu ruang yang sama. 1 orang sehari mengeluarkan 10.000 liter udara dari parunya, maka resiko itu rasional. Sehingga WHO menyarankan agar sirkulasi udara harus diutamakan.
Sirkulasi udara yang tinggi adalah salah satu cara mengurangi konsentrasi aerosol terkontaminasi . Cara lain yang mudah dan efektif adalah sterilisasi udara. Sterilisasi udara sangat vital dan efektif bila ruang menggunakan uddara terututup.
Sterilisasi bisa menggunakan teknologi plasma, ultra violet, hepa filter dan Ozone. Ultra violet merupakan cahaya yang efektif membunuh virus dan tah digunakan dalam sterilsiasi air di seluruh dunia. Efektif dan murah. Untuk problem covid paling bagus krn tanpa filtrat dan mengurangi virus efektif. Ozone efektif tetapi konsentrasi tidak boleh tinggi karena efek sampingnya.
Filter Hepa bagus tetapi karena juga saring debu, sehingga cepat jenuh ( kotor) Yayasan Wahana Bakti mengembangkan dan mengenalkan konsep Sterilisasi udara dengan Ketiganya. Bagi yang memerlukan bisa mengganti ongkos produksi.
Bagi yang akan mengembangkan untuk skala produksi bisa bekerja sama. Bagi yang membantu mengenalkan dan menjual kembali pada teman, bisa juga.
Hubungi Yayasan Wahana Bakti Sejahtera. 081228017060 -----
Temuan Sterilisasi Udara Bunuh Virus Potong Rantai Penularan Covid 19 | KEPOin DESA #047