
Sign up to save your podcasts
Or


Kalau sudah cukup umur memang kadang punya pikiran untuk punya tempat tinggal sendiri yang gak nyusahin orangtua lagi. Apalagi kalau sudah punya pendapatan sendiri. Tentunya, dengan itu akan datang kompromi-kompromi seperti, kalau tanggal tua, nasi dengan kuah rendang saja sudah cukup atau kalau baju belum bau gak perlu dicuci dulu. Satu hal yang bisa disepakati para individu mandiri ini adalah, mie instan adalah penyelamat hidup
Kita sering banget dihadapkan dengan situasi yang bikin kita jadi berlaku gak pantas dengan kondisinya. Ngaku deh. Pasti kalian pernah kan, ketawa ngakak di kelas padahal ada guru yang sedang menjelaskan pelajaran. Kalau sudah tanggung ketawa, ya dilepas aja. Jangan ditahan. Nanti jadi penyakit loh
Waktu kita kecil, banyak sekali mitos yang diturunkan ke kita seperti kalau makan, nasinya harus dihabisin, kalau nggak nasinya nangis. Banyaknya mitos juga menimbulkan pertanyaan apakah mitos itu perlu kita turuti atau nggak. Mudah-mudahan episode ini bisa menjawabnya. Cuma ada satu pertanyaan yang nggak bisa dijawab yaitu, bagaimana jadinya nasib kakek tetangganya Ansor?
Membahas orang yang salah ngomong gak cukup satu episode saja. Maklum saja, namanya juga manusia. Tidak pernah lepas dari kesalahan. Ibarat peribahasa, kalau ada jarum yang patah, jangan disimpan dalam peti. Kalau ada kata yang salah, simpan dalam hati untuk bahan podcast di kemudian hari.
Komunikasi itu penting dalam hidup kita. Salah satu caranya adalah dengan cara berbicara. Bicara atau ngobrol bisa jadi menyenangkan tapi kalau penyampaiannya salah malah bisa jadi bumerang buat kita sendiri. Maka dari itu kita harus hati-hati dalam berbicara. Kalau sampai ada yang tersinggung kan repot jadinya.
Di mana-mana, yang namanya racun harus dihindari. Tapi, kalau enak gimana dong? Apalagi kalau racunnya bisa menghasilkan cuan. Loh, racun kok bisa cuan? Penasaran kan? Nah, di episode ini kita mau sharing cerita tentang racun duniawi versi kita masing-masing
PSBB kembali lagi. Tapi, kira-kira ada pengaruhnya gak ya sama yang lagi getol-getolnya main sepeda? Apalagi kalau udah tanggung beli sepeda yang harganya selangit. Pasti sayang kalau gak dipakai. Pokoknya biarpun roda cuma dua tapi harga bintang lima, gaya harus nomer satu.
Namanya juga idola, pasti ada yang mengidolakan. Dulu waktu kita remaja, pasti punya idola. Bahkan sampai dewasa juga pasti kita masih punya idola. Atau malahan masih mengidolakan orang yang sama? Kira-kira idola kita punya idola juga gak ya?
Pernah ngepost foto sama mantan di medsos? Pasti waktu putus, fotonya langsung dihapus. Nah, terkadang kita gak berpikir kalau segala aktivitas kita di medsos bakal ada dampaknya di kemudian hari. Tapi ya namanya juga manusia pasti ada lupanya. Kan, yang penting bertanggung jawab dengan postingannya ketika waktunya tiba
From the publisher's feed