Transfer factor difiltrasi dari kolostrum, namun bukan kolostrum. Transfer factor 75-100x lebih kuat dari kolostrum.
Transfer factor tidak menyebabkan alergi karena tidak mengandung antibodi hewan. Transfer bersifat dinamis, terus ter-update seperti antivirus pada komputer.
Transfer factor sama baiknya untuk manusia dan hewan.
Ada tiga fungsi transfer factor yaitu mengenali sumber penyakit, merangsang sistem imun untuk menyerang musuh/penyakit sekaligus mengingat ciri-cirinya. Fungsi ketiga adalah membuat sistem imun siaga atau dalam keadaan seimbang.