pergilah jika itu yang kamu mau, carilah bahagiamu jika bukan denganku. semoga jalanmu lancar, sebab aku akkan membangun istana di atas pusara sebuah luka yang kau tancapkan
mencintaimu aku kadang tak tahu, bagaimana ini bisa disebut cinta. ukuranmu terlalu abstrak untuk menggambarkan bagaimana kau harus bahagia. tapi tak apa, sebab tidak denganku mungkin bisa membuatmu bahagia.
Hal-hal yang mungkin kamu tidak ketahui, kau berasumsi bahwa aku tidak mengusahakanmu, namun Tuhanku tahu bahwa aku mati-matian masih hidup agar bisa mengusahakan bahagiamu.
Sebelas tahun tidak berjumpa, mungkin tahun berikutnya juga sama. Semoga, kelak nanti kita bertemu di semesta yang berbeda. Kita habiskan sore dengan teh panas seperti biasanya.
Merayakan tahun ketiga, puji dan syukur tercurah deras kepada Yang Maha. Semoga selalu, syukur kita dilapangkan dari segala keinginan yang mempersempit kesenangan.