
Sign up to save your podcasts
Or


Jika tidak mau berurusan dengan perbankan, maka larilah pada teman yang serupa bank. :)
Bicara soal kebebasan gender itu bukan sesuatu yang mudah dan rawan tergelincir dan terjerembab di kubangan pemahaman yang keliru, maka wajar jika kita banyak melenceng. Namanya juga obrolan bukan kajian :)
Guest : Ust. Amiqulhiza
Poligami selalu punya dalih untuk tetap bisa dilaksanakan, meskipun itu dengan tanpa mempertimbangkan syarat-syaratnya yang ketat. Tapi kalau mau jujur kita semua sudah poligami sejak dalam pikiran (ngidam) :D
Duda bukan tujuan, tapi bisa jadi pilihan, istilah duda duda keren itu relatif, tapi duda kaya itu alternatif. wikwikwikwik :)
Sudah tak bisa diragukan untuk jadi pilihan, bukannya laki-laki lebih ingin dimanja ketimbang dimengerti?
Rasionalitas yang kejedot dinding irasionalitas, ada beberapa irasionalitas yang begitu bening, sampai kita tidak bisa membedakannya dengan rasionalitas. Akhirnya zodiak, astrologi, psudosains sekalipun dianggap sebuah kebenaran.
Kampus bisa dikatakan sebagai sarang ilmu pengetahuan atau kotak raksasa yang berisikan rangkuman berbagai ilmu. Jadi apa masih penting kuliah di PTN atau PTS jika demikian? Bukankah menjadi pintar bisa dimana saja?
Jika memang narsisme diwariskan pada kita semua, apakah hanya itu modal kita untuk mengaktualisasi diri? Sampai branda medsos mirip galeri seni rupa yang isinya paras terbaik kita!
Mau berpenghasilan tetap atau tetap berpenghasilan? sayang nya opsi kita cuma ada dua, kalo bicara profesi banyak jenisnya, tapi PNS pemenangnya.
From the publisher's feed