
Sign up to save your podcasts
Or


Belajar mengenai arti penting perjalanan, pengalaman, dan kesempatan untuk berjeda bagi Jeje. Cerita teman seperjalanan membuatnya melihat sisi lain dari kehidupan hingga akhirnya memberi inspirasi dalam berkarya. Bahkan, banyak kejutan tak terduga ditemuinya, mulai dari pertemuan dengan pujangga ternama, Sapardi, hingga musisi legendaris Iwan Fals. Simak bagian kedua percakapan @beginu dengan @jasonranti berikut.
Saran dan kolaborasi: [email protected]
Mengawali season kedua BEGINU, kita diajak menelisik ruang-ruang intim musisi folk, Jason Ranti alias Jeje. Menjadi perbincangan terpanjang, mengulik pandangan tentang manusia dan penghakiman, soal berkarya dengan kesederhanaan dan apa adanya. Simak lebih lanjut perbincangan @beginu dengan @jasonranti bagian pertama berikut.
Manusia berupaya dan bertumbuh melalui pengalaman, salah satunya dari para teman seperjalanan. Mereka yang menguatkan di tajamnya liku kehidupan. Mimpi, kecemasan, suka, dan duka di tengah ketidakpastian kami perbincangkan. Siniar BEGINU menghadirkan berbagai teman seperjalanan dengan sejuta kisah yang menghanyutkan, tentang jatuh dan bangun yang membawa harapan, tentang mimpi, dan warna-warni kehidupan. Mari berjeda, siapkan hati, dan dengarkan siniar BEGINU yang hadir dengan episode terbaru setiap Rabu.
Perjalanan politik Jusuf Kalla tak lepas dari konflik. Sebuah harmoni menurutnya mampu menciptakan perdamaian. Pemikiran yang teratur tanpa diatur. Simak selengkapnya percakapan @beginu bersama @jusufkalla berikut.
Soal karya, kritik, memilah dan memilih kritik, merespons buzzer, keluarga, dan bagaimana Angga Sasongko menggunakan film sebagai medium untuk merelaksasi polarisasi yang begitu keras. Simak selengkapnya percakapan @beginu bersama @anggasasongko berikut.
Soal karya, kritik, memilah dan memilih kritik, merespons buzzer, keluarga dan bagaimana Angga Sasongko menggunakan film sebagai medium untuk merelaksasi polarisasi yang begitu keras. Simak selengkapnya percakapan @beginu bersama @anggasasongko berikut.
Bagi Handoko banyak hal terabaikan oleh kita dalam membangun ekosistem. Bagaimana menumbuhkan kepercayaan diri dari mencari akar dan menggali sejarah akan membentuk ekosistem dan mengubah pola pikir konsumen. Ketidakpastian dan pandemi bukanlah hambatan, melainkan peluang bagi produk lokal untuk berjaya di negeri sendiri. Saling memberi panggung, kolaborasi, bukan berkompetisi. Simak selengkapnya percakapan @beginu bersama @handokohendroyono berikut.
Bagaimana Kang Emil aka Ridwan Kamil sampai terjun ke politik dan bagaimana latar belakangnya sebagai arsitek membawa warna baru bagi pengelokaan kota dan provinsi. Banyak perbantahan dan kritik tapi diterimanya dengan tenang dan tidak baperan. pendidikan arsitektur membuatnya terbiasa dikritik bahkan dibully oleh dosen sekalipun. Bagaimana merawat energi kreatif di sepanjang perjalanan dengan gembira dan tetap menjadi diri sendiri. Yang mengejutkan adalah target perut kotak enam di usia 50 tahun. Simak selengkapnya percakapan @beginu bersama @ridwankamil berikut.
Hari Merdeka atau Hari Prast merawat keresahan dengan memunculkan karya yang menyegarkan dan menimbulkan keresahan baru. Pilpers 2014 dan 2019 jadi wahana untuk kegemarannya teliti mengamati dan menangkap suhu publik untuk komunikasi visual yang efektif serta jenaka. Blusukan Jokowi ala Tintin adalah contohnya. Lulusan Desain Komunikasi Visual ISI Yogyakarta (1993) ini merawat keresahan bersama teman-teman di Berakar Komunikasi dengan pijakan kultur. Wayang dan Srimulat adalah contoh-contohnya. Simak selengkapnya percakapan @beginu bersama @harimerdeka berikut.
Thanks to pandemic. Begitu kata yang muncul pertama-tama dari Susi Pudjiastudi saat pertama ditanya soal setahun dalam keterbatasan dan pembatasan lantaran pandemi. Dalam keterbatasan dan pembatasan itu banyak hal kemudian ditemukan khususnya soal keluarga, soal hal-hal kecil yang selama ini diabaikan untuk menyegarkan jiwa. Sejumlah kegembiraan disampaikan dari kerja-kerja yang dilandasi rasa suka dan gembira. Banyak kecemasan juga dikemukakan soal praktik-praktik di lingkaran kekuasaan, hilangnya separuh pekerjaan karena teknologi, ketidakadilan karena aplikasi dan keserakahan para pemilik dan penanam modal. Simak selengkapnya percakapan @beginu bersama @susipudjiastuti115 berikut.
From the publisher's feed

30,641 Listeners