BEGINU

BEGINU

By Wisnu Nugroho | Kompas.com | KG MediaSociety & Culture
Download on the App Store

BEGINU episodes

  • S1E9: Muklay, Kontradiksi, Kontroversi, dan Totalitas dalam Bermain

    Muchlis Fachri atau Muklay adalah 30 under 30 versi Majalah Forbes. Terus berkarya dan bermain-main dengan penuh totalitas di dunia seni dan hobi. Menumpai banyak kontroversi, keresahan dan kritik tajam. Muklay menjadikannya energi yang keluar dengan sendirinya sebagai pembuktian. Soal main-main dengan totalitas, soal kuliah di UNJ yang gak kelar-kelar pada suatu masa, soal kampus yang gak ideal untuk cita-cita, soal street art dan komunitasnya, soal pengalaman diremehkan dan mendapati kritik tajam, soal menata keseimbangan dalam hidup lewat hobi, soal memberi manfaat baik buat orang-orang lain, soal kolaborasi lintas komunitas, soal mimpi-mimpi yang sedang diberi kaki, dan sejumlah soal lain kami obrolkan nyaris dua jam. Simak selengkapnya percakapan @beginu bersama @muklay berikut.

    ---
    Hubungi kami melalui email [email protected]

    1 hr 53 min
  • S1E8: Ria Papermoon, Lepaskan Ego untuk Teater Boneka

    Ria Papermoon adalah contoh kegigihan atau dia menyebutnya kekeraskepalaan yang mewujud. Ria memulai sesuatu yang belum ada contohnya, belom ada acuannya dalam perjalanan dan upaya pencarian dan penemuan-penemuan dalam teater boneka atau Papermoon Puppet Theatre. Berkesenian bagi Ria yang memiliki nama lengkap Maria Tri Sulistyani adalah jalan hidup yang diperjuangkan bersama suaminya Iwan Effendi dan tim inti  teater boneka untuk mendapat bahagia dan memberi kebahagiaan dan manfaat baik untuk orang lain. Simak selengkapnya percakapan @beginu bersama @riapapermoon berikut.

    ---
    Hubungi kami melalui email [email protected]

    1 hr 8 min
  • S1E7: Ignasius Jonan dan Apa Pentingnya Sekolah

    Ignasius Jonan bukan sosok yang ambisius. Selepas umur 40 tahun, tidak lagi membuat resolusi setiap tahun. Sebelumnya hanya membuat maksimal tiga resolusi setiap tahun. Apa pentingnya sekolah? Apa yang membedakan sekolah unggul dengan sekolah kebanyakan? Karakter apa yang perlu diajarkan? Soal pendidikan, kepemimpinan, generasi muda, energi terbarukan dan perubahan iklim yang nyata menjadi bahan percakapan.  Simak selengkapnya percakapan @beginu bersama @ignasius.jonan berikut.

    ---
    Hubungi kami melalui email [email protected]

    43 min
  • S1E6: Kill The DJ dan Perayaan Atas Kekecewaan

    (((ALERT: KONTEN MENGANDUNG BAHASA JAWA))) Marzuki Mohamad aka Kill The DJ mengajari kita tidak cengeng. Berkeluh kesah atau sambat boleh, cengeng jangan. Itu yang saat ini dilakoninya juga bersama UD Anarkisari, sebagai petani terus menanam meskipun gagal panen. Laku hidup dengan kegigihan ini mewarnai perjalananannya sebagai seniman desain, seniman musik hiphop dan aktivis demokrasi serta kemanusiaan. Banyak kekecewaan, tetapi tetap perlu dirayakan. Laku tidak gugur karena kecewa. Simak selengkapnya percakapan @beginu bersama @killthedj berikut.

    ---
    Hubungi kami melalui email [email protected]

    1 hr 56 min
  • S1E5: Farid Stevy dan Ketidakpastian yang Menyenangkan

    Menghidupi seni di jalan-jalan lewat mural adalah siasat Farid Stevy berdamai dengan ketidakpastian sehingga menjadi ketidakpastian yang menyenangkan. Didorong rasa gelisah dalam berkesenian dan mulai berubah  saat keluarga dan anak hadir. Hidup tidak cukup hanya kenyang dan keren.  Apa saja kebutuhan hidup versi Farid Stevy? Simak selengkapnya percakapan @beginu bersama @faridstevy berikut.

    ---
    Hubungi kami melalui email [email protected]

    1 hr 10 min
  • S1E4: Butet Kartaredjasa, Jogja, Taek, dan Jebakan Masa Lalu

    Menyelami kerumitan hidup dan bersiasat untuk mengatasinya dengan sikap berserah atau sumeleh. Soal kebudayaan, kesenian, Yogyakarta, mendidik anak-anak dan kritik kepada kekuasaan dan penguasa. Butet Kartaredjasa menjelaskan dengan kesadaran tidak semua sepakat dengan dirinya. Simak selengkapnya percakapan @beginu bersama @masbutet berikut.

    ---
    Hubungi kami melalui email [email protected]

    1 hr
  • S1E3: Soimah, Tanpa Cita-cita tapi Sukses Berkarya

    Cekakakan satu jam bareng Soimah mengenang perjalanan karier dari Pati, Jogja, Jakarta, dan akan kembali ke Jogja lagi. Kagum dengan semangat hidup yang dijalani mengalir saja tapi justru penuh pengalaman spiritual lantaran sikap batin berserah. Ada beberapa saat menitikkan air mata saat mengingat anak-anak tumbuh tanpa pendampingan intens lantaran pembuktian dan kerja-kerja kesenian di Jakarta. Simak selengkapnya percakapan @beginu bersama @showimah berikut.

    ---
    Hubungi kami melalui email [email protected]

    57 min
  • S1E2: Ignasius Jonan, Kerja Keras tapi Diam

    Orang-orang membicarakan setelah kerja-kerja untuk perubahan yang berdampak hingga sekarang dilakukan. Saat perubahan itu dikerjakan dalam hening dengan kegigihan, dia banyak diam. Juga setelahnya bahkan. Talk is cheap, begitu ia berkeyakinan. Dialah Ignasius Jonan. Bagaimana soal bintang mahaputra, perubahan di @keretaapikita dan @commuterline yang tidak berlanjut ke moda transportasi lain seperti bus, memberikan anak-anak kebebasan akan pilihan hidup tanpa kecemasan, tokoh-tokoh inspiratif yang memengaruhi hidup, buku-buku yang dibaca dan sejumlah keasyikan yang dijalani dengan ringan tanpa beban jadi bahan percakapan. Simak selengkapnya percakapan @beginu bersama @ignasius.jonan berikut.

    ---
    Hubungi kami melalui [email protected]

    48 min
  • S1E1: Soleh Solihun, Malas tapi Sejahtera

    Episode perdana program "Beginu" menghadirkan Soleh Solihun, narasumber yang memiliki segudang pengalaman di dunia jurnalisme hiburan dan pekerja seni hiburan ini berbagi tips filosofi hidupnya. Simak selengkapnya percakapan @beginu bersama @solehsolihun berikut.

    ---
    Hubungi kami melalui email ke [email protected]

    1 hr 5 min
  • Lelucon di Istana dan Bagaimana Melawan dengan Cerita
    Meskipun hati manusia merindukan Kebenaran,... reaksi pertama manusia terhadap Kebenaran itu dalah benci dan takut. Itu adalah suatu misteri yang besar. Oleh karena itu, Guru-guru Kerohanian umat manusia menciptakan sarana untuk menyingkirkan daya tolak dalam diri para pendengarnya: cerita. Mereka tahu, kata-kata yang paling memikat yang dimiliki oleh setiap bahasa adalah, "Pada suatu ketika..." Mereka tahu bahwa menolak kebenaran adalah biasa, tetapi menolak cerita adalah tidak mungkin. Cerita akan menyelip masuk ke dalam hati kita dan meruntuhkan tembok-tembok yang membuka jalan bagi kebenaran.
    8 min

About BEGINU

From the publisher's feed

Siniar BEGINU, dikelola oleh Medio Podcast Network by KG Media yang mengulas pergumulan hidup manusia. Dipandu Wisnu Nugroho, jurnalis, penulis, dan pemimpin redaksi Kompas.com, akan membahas paradoks hidup, mengungkap yang nyata di balik “fakta”, menggugat alasan di balik penghakiman, tentang ketidakpastian yang makin banyak mengepung, dan pengalaman berkesadaran.

More shows like BEGINU

Planet Money by NPR

Planet Money

30,641 Listeners