
Sign up to save your podcasts
Or


Di episode ini, kami ngobrol bersama Dr. Muhammad Subekti, peneliti di Organisasi Riset Tenaga Nuklir, Badan Riset Inovasi Nasional. Beliau saat ini juga mengepalai direktorat pengelolaan fasilitas ketenaganukliran yang berbasis di Serpong, Tangerang. Kami ngobrol banyak mengenai pengalaman beliau bekerja sebagai peneliti di bidang reactor physics, dan bagaimana BATAN, dengan segala resources yang ada, berusaha merencanakan pembangunan PLTN, salah satunya mengenai pembangunan kode dan simulator. Selain itu, kami ngobrol tentang kondisi 3 reaktor di Indonesia saat ini, bagaimana pengelolaannya, dan ketika memasuki usia senjanya, bagaimana reaktor tersebut dekomisioning. So, let’s check it out!
——————————————————————————————————————————
Podcast Bicara Nuklir adalah podcast pertama di Indonesia yang membahas tentang Sains dan Teknologi Nuklir. Podcast ini diinisiasi oleh Harun Ardiansyah, Mahasiswa S3 Teknik Nuklir di University of Illinois at Urbana-Champaign, Amerika Serikat. Podcast ini membahas tentang dasar - dasar mengenai ketenaganukliran dan juga wawancara dengan tokoh-tokoh yang bersinggungan dengan dunia nuklir di Indonesia.
Podcast ini terinspirasi dari kurang populernya topik nuklir dibandingkan dengan topik
keilmuan yang lain. Di sisi lain, perlu ada kampanye yang lebih masif tentang manfaat nuklir untuk menutupi pandangan-pandangan buruk tentang nuklir yang ada di masyarakat Indonesia. Podcast ini bertujuan untuk menjadi sarana komunikasi nuklir dengan format baru.
Podcast Bicara Nuklir telah bergulir sejak bulan Maret 2020, dan akan memulai season ketiganya di bulan September 2021. Podcast ini berformat wawancara dengan membahas topik-topik kekinian di bidang nuklir. Saat ini, Podcast Bicara Nuklir tersedia dalam tiga platform yaitu Spotify, Apple Podcast, dan Anchor. Hingga saat ini, podcast ini telah diputar sebanyak lebih dari 1700 kali di berbagai platform.
Di episode ini, kami ngobrol bersama Dr. Sidik Permana, kepala program studi S2 dan S3 Fisika Nuklir di ITB. Kami ngobrol tentang ketertarikan beliau terhadap energi nuklir, pandangan mengenai perkembangan teknologi nuklir di Indonesia, misinformasi yang sering sekali terjadi ketika membahas teknologi nuklir, bagaimana anak muda harus bersikap, dan masih banyak lagi. So, let’s check it out!
——————————————————————————————————————————
Podcast Bicara Nuklir adalah podcast pertama di Indonesia yang membahas tentang Sains dan Teknologi Nuklir. Podcast ini diinisiasi oleh Harun Ardiansyah, Mahasiswa S3 Teknik Nuklir di University of Illinois at Urbana-Champaign, Amerika Serikat. Podcast ini membahas tentang dasar - dasar mengenai ketenaganukliran dan juga wawancara dengan tokoh-tokoh yang bersinggungan dengan dunia nuklir di Indonesia.
Podcast ini terinspirasi dari kurang populernya topik nuklir dibandingkan dengan topik
keilmuan yang lain. Di sisi lain, perlu ada kampanye yang lebih masif tentang manfaat nuklir untuk menutupi pandangan-pandangan buruk tentang nuklir yang ada di masyarakat Indonesia. Podcast ini bertujuan untuk menjadi sarana komunikasi nuklir dengan format baru.
Podcast Bicara Nuklir telah bergulir sejak bulan Maret 2020, dan akan memulai season ketiganya di bulan September 2021. Podcast ini berformat wawancara dengan membahas topik-topik kekinian di bidang nuklir. Saat ini, Podcast Bicara Nuklir tersedia dalam tiga platform yaitu Spotify, Apple Podcast, dan Anchor. Hingga saat ini, podcast ini telah diputar sebanyak lebih dari 1700 kali di berbagai platform.
Di episode ini, kami ngobrol bersama Bapak Besar Winarto, kepala Asosiasi Profesi Nuklir Indonesia atau biasa disebut sebagai APRONUKI. APRONUKI adalah satu dari banyak organisasi yang mendorong pembangunan PLTN di Indonesia. Dan di podcast ini, kami ngobrol mengenai awal mula pendirian APRONUKI, beberapa saran yang telah diberikan APRONUKI kepada pembuat kebijakan, alasan PLTN menjadi opsi terakhir, dan juga pentingnya NEPIO untuk pembangunan PLTN di Indonesia . So, let’s check it out!
——————————————————————————————————————————
Podcast Bicara Nuklir adalah podcast pertama di Indonesia yang membahas tentang Sains dan Teknologi Nuklir. Podcast ini diinisiasi oleh Harun Ardiansyah, Mahasiswa S3 Teknik Nuklir di University of Illinois at Urbana-Champaign, Amerika Serikat. Podcast ini membahas tentang dasar - dasar mengenai ketenaganukliran dan juga wawancara dengan tokoh-tokoh yang bersinggungan dengan dunia nuklir di Indonesia.
Podcast ini terinspirasi dari kurang populernya topik nuklir dibandingkan dengan topik
keilmuan yang lain. Di sisi lain, perlu ada kampanye yang lebih masif tentang manfaat nuklir untuk menutupi pandangan-pandangan buruk tentang nuklir yang ada di masyarakat Indonesia. Podcast ini bertujuan untuk menjadi sarana komunikasi nuklir dengan format baru.
Podcast Bicara Nuklir telah bergulir sejak bulan Maret 2020, dan akan memulai season ketiganya di bulan September 2021. Podcast ini berformat wawancara dengan membahas topik-topik kekinian di bidang nuklir. Saat ini, Podcast Bicara Nuklir tersedia dalam tiga platform yaitu Spotify, Apple Podcast, dan Anchor. Hingga saat ini, podcast ini telah diputar sebanyak lebih dari 1700 kali di berbagai platform.
Di episode ini, kami ngobrol bersama Achmad Fajar Putranto, mahasiswa S3 di University of Grenoble Alpes. Fajar mengambil bidang yang unik sekali, yaitu tentang interaksi plasma dengan materi. Sebelumnya, selama S2 dia melakukan penelitian tentang salah satu bagian dari reaktor ITER, reaktor riset fusi yang saat ini sedang dibangun di perancis. Kami ngobrol tentang ketertarikannya mendalami teknologi plasma, bagaimana pendapatnya tentang reaktor fusi, dan juga apakah teknologi plasma bisa berkembangan di Indonesia. So, let’s check it out!
——————————————————————————————————————————
Podcast Bicara Nuklir adalah podcast pertama di Indonesia yang membahas tentang Sains dan Teknologi Nuklir. Podcast ini diinisiasi oleh Harun Ardiansyah, Mahasiswa S3 Teknik Nuklir di University of Illinois at Urbana-Champaign, Amerika Serikat. Podcast ini membahas tentang dasar - dasar mengenai ketenaganukliran dan juga wawancara dengan tokoh-tokoh yang bersinggungan dengan dunia nuklir di Indonesia.
Podcast ini terinspirasi dari kurang populernya topik nuklir dibandingkan dengan topik
keilmuan yang lain. Di sisi lain, perlu ada kampanye yang lebih masif tentang manfaat nuklir untuk menutupi pandangan-pandangan buruk tentang nuklir yang ada di masyarakat Indonesia. Podcast ini bertujuan untuk menjadi sarana komunikasi nuklir dengan format baru.
Podcast Bicara Nuklir telah bergulir sejak bulan Maret 2020, dan akan memulai season ketiganya di bulan September 2021. Podcast ini berformat wawancara dengan membahas topik-topik kekinian di bidang nuklir. Saat ini, Podcast Bicara Nuklir tersedia dalam tiga platform yaitu Spotify, Apple Podcast, dan Anchor. Hingga saat ini, podcast ini telah diputar sebanyak lebih dari 1600 kali di berbagai platform.
Di episode ini, kami ngobrol bersama Dr. Intan Soeparna, Dosen di Fakultas Hukum Universitas Airlangga yang memiliki research interest di bidang hukum nuklir. Dr. Intan Soeparna adalah satu dari sedikit ahli hukum di bidang nuklir di Indonesia. Kami membicarakan tentang pilar-pilar yang harus ada dalam hukum yang berkaitan dengan nuklir, posisi nuklir dalam RUU Energi Baru dan Terbarukan, apa yang kurang dari Undang-undang nomor 10 tahun 1997 tentang ketenaganukliran, dan masih banyak lagi. So, let’s check it out!
——————————————————————————————————————————
Podcast Bicara Nuklir adalah podcast pertama di Indonesia yang membahas tentang Sains dan Teknologi Nuklir. Podcast ini diinisiasi oleh Harun Ardiansyah, Mahasiswa S3 Teknik Nuklir di University of Illinois at Urbana-Champaign, Amerika Serikat. Podcast ini membahas tentang dasar - dasar mengenai ketenaganukliran dan juga wawancara dengan tokoh-tokoh yang bersinggungan dengan dunia nuklir di Indonesia.
Podcast ini terinspirasi dari kurang populernya topik nuklir dibandingkan dengan topik
keilmuan yang lain. Di sisi lain, perlu ada kampanye yang lebih masif tentang manfaat nuklir untuk menutupi pandangan-pandangan buruk tentang nuklir yang ada di masyarakat Indonesia. Podcast ini bertujuan untuk menjadi sarana komunikasi nuklir dengan format baru.
Podcast Bicara Nuklir telah bergulir sejak bulan Maret 2020, dan akan memulai season ketiganya di bulan September 2021. Podcast ini berformat wawancara dengan membahas topik-topik kekinian di bidang nuklir. Saat ini, Podcast Bicara Nuklir tersedia dalam tiga platform yaitu Spotify, Apple Podcast, dan Anchor. Hingga saat ini, podcast ini telah diputar sebanyak lebih dari 1600 kali di berbagai platform.
Di episode ini, kami berkesempatan untuk ngobrol dan berbagi aspirasi dengan Anggota Pemangku Kepentingan Teknologi dari Dewan Energi Nasional, As Natio Lasman. Kami ngobrol tentang sejarah dan pengalaman beliau di bidang tenaga nuklir, sejarah Reaktor Atom Karya Teknisi Indonesia (R.A. Kartini), Grand Strategi Energi Nasional, bagaimana PLTN bisa diterima oleh masyarakat Indonesia, Majelis Pertimbangan Teknologi Nuklir dan masih banyak lagi. So, let’s check it out!
——————————————————————————————————————————
Podcast Bicara Nuklir adalah podcast pertama di Indonesia yang membahas tentang Sains dan Teknologi Nuklir. Podcast ini diinisiasi oleh Harun Ardiansyah, Mahasiswa S3 Teknik Nuklir di University of Illinois at Urbana-Champaign, Amerika Serikat. Podcast ini membahas tentang dasar - dasar mengenai ketenaganukliran dan juga wawancara dengan tokoh-tokoh yang bersinggungan dengan dunia nuklir di Indonesia.
Podcast ini terinspirasi dari kurang populernya topik nuklir dibandingkan dengan topik
keilmuan yang lain. Di sisi lain, perlu ada kampanye yang lebih masif tentang manfaat nuklir untuk menutupi pandangan-pandangan buruk tentang nuklir yang ada di masyarakat Indonesia. Podcast ini bertujuan untuk menjadi sarana komunikasi nuklir dengan format baru.
Podcast Bicara Nuklir telah bergulir sejak bulan Maret 2020, dan akan memulai season ketiganya di bulan September 2021. Podcast ini berformat wawancara dengan membahas topik-topik kekinian di bidang nuklir. Saat ini, Podcast Bicara Nuklir tersedia dalam tiga platform yaitu Spotify, Apple Podcast, dan Anchor. Hingga saat ini, podcast ini telah diputar sebanyak lebih dari 1600 kali di berbagai platform.
Di episode ini, kita ngobrol dengan Plt. Deputi Bidang Sumber Daya Manusia Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (SDM IPTEK) di Badan Riset dan Inovasi Nasional, Bapak Edy Giri Rachman Putra, PhD. Pengalaman beliau menjadi peneliti dan pejabat struktural sangat menarik untuk diikuti. Kami ngobrol tentang penelitian beliau di bidang Small-Angle Neutron Scattering and Soft Condensed Matter, transisi beliau dari peneliti menjadi kepala PSTBM, Ketua STTN-BATAN, dan saat ini menjadi Plt. Deputi bidang SDM IPTEK BRIN. Kami juga bahas tentang aspek yang kurang dikuasai oleh SDM nuklir dan bagaimana visi beliau menjadikan Yogyakarta sebagai Pusat Pendidikan Nuklir di Dunia.
——————————————————————————————————————————
Podcast Bicara Nuklir adalah podcast pertama di Indonesia yang membahas tentang Sains dan Teknologi Nuklir. Podcast ini diinisiasi oleh Harun Ardiansyah, Mahasiswa S3 Teknik Nuklir di University of Illinois at Urbana-Champaign, Amerika Serikat. Podcast ini membahas tentang dasar - dasar mengenai ketenaganukliran dan juga wawancara dengan tokoh-tokoh yang bersinggungan dengan dunia nuklir di Indonesia.
Podcast ini terinspirasi dari kurang populernya topik nuklir dibandingkan dengan topik
keilmuan yang lain. Di sisi lain, perlu ada kampanye yang lebih masif tentang manfaat nuklir untuk menutupi pandangan-pandangan buruk tentang nuklir yang ada di masyarakat Indonesia. Podcast ini bertujuan untuk menjadi sarana komunikasi nuklir dengan format baru.
Podcast Bicara Nuklir telah bergulir sejak bulan Maret 2020, dan akan memulai season ketiganya di bulan September 2021. Podcast ini berformat wawancara dengan membahas topik-topik kekinian di bidang nuklir. Saat ini, Podcast Bicara Nuklir tersedia dalam tiga platform yaitu Spotify, Apple Podcast, dan Anchor. Hingga saat ini, podcast ini telah diputar sebanyak lebih dari 1500 kali di berbagai platform.
Di episode kedua season ketiga ini, aku mengundang rekanku yang juga sejak Februari 2021 menjadi dosen muda di Teknik Nuklir Universitas Gadjah Mada yaitu Andhika Yudha Prawira. Mas Andhika saat ini sedang menyelesaikan studi S3-nya di Korea Advance Institue of Science and Technology atau KAIST di Korea Selatan. Di episode ini, kami ngobrol tentang risetnya mengintegrasikan sistem pembangkit daya nuklir dan energi terbarukan, pentingnya menyiapkan SDM nuklir, pentingnya kolaborasi di sesama ilmuwan nuklir, dan masih banyak lain. So let’s check it out!
——————————————————————————————————————————
Podcast Bicara Nuklir adalah podcast pertama di Indonesia yang membahas tentang Sains dan Teknologi Nuklir. Podcast ini diinisiasi oleh Harun Ardiansyah, Mahasiswa S3 Teknik Nuklir di University of Illinois at Urbana-Champaign, Amerika Serikat. Podcast ini membahas tentang dasar - dasar mengenai ketenaganukliran dan juga wawancara dengan tokoh-tokoh yang bersinggungan dengan dunia nuklir di Indonesia.
Podcast ini terinspirasi dari kurang populernya topik nuklir dibandingkan dengan topik
keilmuan yang lain. Di sisi lain, perlu ada kampanye yang lebih masif tentang manfaat nuklir untuk menutupi pandangan-pandangan buruk tentang nuklir yang ada di masyarakat Indonesia. Podcast ini bertujuan untuk menjadi sarana komunikasi nuklir dengan format baru.
Podcast Bicara Nuklir telah bergulir sejak bulan Maret 2020, dan akan memulai season ketiganya di bulan September 2021. Podcast ini berformat wawancara dengan membahas topik-topik kekinian di bidang nuklir. Saat ini, Podcast Bicara Nuklir tersedia dalam tiga platform yaitu Spotify, Apple Podcast, dan Anchor. Hingga saat ini, podcast ini telah diputar sebanyak lebih dari 1500 kali di berbagai platform.
Selamat datang di Season Ketiga dari Bicara Nuklir. Di episode pertama ini, kita ngobrol dengan dosen muda Teknik Nuklir UGM, Muhammad Rizki Oktavian, S.T., M.S.E. Kita ngobrol tentang pilihannya menjadi dosen muda UGM, riset nuklir yang saat ini sedang popular di Indonesia, pentingnya computer science di teknik nuklir, dan masih banyak lagi. So, let's check it out!
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Podcast Bicara Nuklir adalah podcast pertama di Indonesia yang membahas tentang Sains dan Teknologi Nuklir. Podcast ini diinisiasi oleh Harun Ardiansyah, Mahasiswa S3 Teknik Nuklir di University of Illinois at Urbana-Champaign, Amerika Serikat. Podcast ini membahas tentang dasar - dasar mengenai ketenaganukliran dan juga wawancara dengan tokoh-tokoh yang bersinggungan dengan dunia nuklir di Indonesia.
Podcast ini terinspirasi dari kurang populernya topik nuklir dibandingkan dengan topik keilmuan yang lain. Di sisi lain, perlu ada kampanye yang lebih masif tentang manfaat nuklir untuk menutupi pandangan-pandangan buruk tentang nuklir yang ada di masyarakat Indonesia. Podcast ini bertujuan untuk menjadi sarana komunikasi nuklir dengan format baru.
Podcast Bicara Nuklir telah bergulir sejak bulan Maret 2020, dan akan memulai season ketiganya di bulan September 2021. Podcast ini berformat wawancara dengan membahas topik-topik kekinian di bidang nuklir. Saat ini, Podcast Bicara Nuklir tersedia dalam tiga platform yaitu Spotify, Apple Podcast, dan Anchor. Hingga saat ini, podcast ini telah diputar sebanyak lebih dari 1500 kali di berbagai platform.
Di part terakhir dari Season 2 ini, kita lanjutkan obrolan bersama Donny Hartanto, S.T., M.Sc., Ph.D., seorang assistant professor di University of Sharjah, Uni Emirat Arab. Dengan pengalaman langsung mas Donny menjadi dosen di Uni Emirat Arab, kita coba gali apa kunci sukses Uni Emirat Arab membangun program energi nuklirnya, dan merefleksikannya ke keadaan Indonesia saat ini.
From the publisher's feed