Membaca beberapa puisi dari buku kumpulan puisi berjudul "Gambar Kesunyian di Jendela" karya Shinta Febriany. Dibacakan oleh podcaster Ruang Tunggu Kita.
Siapa pula yang sanggup menyelami hati sebagai palung yang paling dalam. Tiada yang sanggup mengukur kedalamannya, juga apa-apa yang ada dan masih semayam di dalamnya.
Membaca beberapa puisi dari buku "Mengapa Luka Tidak Memaafkan Pisau" karya M. Aan Mansyur (Pemenang Kusala Sastra Khatulistiwa tahun 2021 kategori puisi). Dibacakan bersama Podcaster Ruang Tunggu Kita.