
Sign up to save your podcasts
Or


Sebuah brand bukan hanya tentang membuat logo ya. Ya ya ya, logonya bagus tapi bukan berarti brand-nya juga kece. Karena kunci dari suksesnya brand sebenarnya adalah bagaimana kita memahami emosi dari konsumen kita. Ingat, jangan pernah mengacuhkan mereka, sekecil apapun komplain mereka. Kalau cuma lihat suksesnya brand dengan banyaknya logo terpampang dimana-mana maka kita perlu revisit lagi branding plan nih. Dalam episode ini, @murphlustig menjabarkan bagaimana tantangan perusahaan dalam membangun brand.
Memasuki tahun 2021, influencer marketing masih menjadi pilihan bagi para pegiat brand. Namun, semakin banyak dan beragamnya influencers membuat brand perlu riset extra, influencers siapa saja yang perlu di-engage - ingat, jangan cuma pilih profile berdasarkan jumlah follower yang banyak saja ya. Nah, dalam episode ini, @grethaws menjabarkan beberapa hal yang brand perlu sangat perhatikan sebelum menjalankan kampanye lewat influencer.
Saat Aibnb IPO, headline media dipenuhi dengan kata-kata takjub. Hal ini karena walau pandemi yang berdampak banget pada industrinya, IPO Airbnb justru sukses luar biasa. Dalam episode ini, @sheliarp menjabarkan bagaimana brand Airbnb yang sudah dibangun selama ini memberikan kontribusi besar pada IPO-nya.
“Vaksin itu efektif dan aman tidak sih sebenarnya?” Pertanyaan ini banyak banget sliweran di WAG. Mau grup keluarga, alumni bahkan grup kerjaan. Banyaknya informasi yang tidak kredibel membuat kepercayaan masyarakat terhadap vaksin Covid-19 menjadi sangat rendah. Dalam episode ini, @jon.cohen menjabarkan isu sekitar vaksin dan bagaimana kita harus mengambil peran.
Padahal potensi pasar udah besar banget. Orang-orang yang ada di belakangnya juga ga kaleng-kaleng. Tapi tetap saja HeavenHealthcare tidak bisa bertahan. Salah satu faktor gulung tikarnya startup insurance ini adalah kondisi politik. Dalam episode ini, @beladienna menjabarkan apa yang salah dengan HeavenHealthcare hingga bangkrut.
Dalam startups, ada model jualan yang namanya Freemium. Sesuai namanya, ada dua bagian disini yaitu free dan premium. Nah promo gratisan tau freebies ini biasanya ditawarkan untuk menaikan new users. Pertanyaan paling dekat dengan kamu mungkin ini: “Apakah Spotify account kamu berbayar?” Hehe banyak sih yang pake Spotify tapi yang premium ga naik-naik jumlahnya. Dalam episode ini, @neilycholida menjabarkan bagaimana manfaat freebies sebenarnya.
Bicara FMCG itu selalu seksi ya. Karena tren konsumen berubah dengan cepat. Selain itu stakeholder yang bersinggungan juga banyak banget. Tapi yang paling penting tentunya adalah konsumen. Nah, dalam episode ini @grethaws menjabarkan bahwa brand FMCG tuh harus solution focus, bukan lagi hanya jualan saja. Salah satunya, ada baiknya untuk menjadi transparan untuk mendapatkan positif outcomes.
Walau masyarakat Cina sudah terbiasa dengan cashless payment, bukan berarti transformasi digital berjalan mulus di Cina. Kenapa? Karena salah satunya adalah ketidaksiapan masyarakat Cina mengubah sistem kerja mereka berbasis digital. Selain itu, ternyata banyak fakta lain yang dijabarkan oleh @vanyaviranda dalam episode ini bahwa Cina itu ya ga digital-digital banget kok.
Kalo nonton CNN pasti terlihat sekali bedanya bagaimana pemberitaan Obama dan Trump disajikan. Hal ini sebenarnya tidak luput juga dari bagaimana persona seorang leader serta bagaimana mereka memperlakukan teman-teman jurnalis. Dalam epidose ini, @vanyaviranda menjabarkan bagaimana taktik komunikasi Biden yang baru terpilih sebagai Presiden Amrik. Apakah dia akan mengikuti Obama Communications Playbook? atau dia akan menyebut media yang tidak mendukung policy-nya dengan bilang mereka adalah "FAKE NEWS"?
“Diputar, Dijilat, Dicelupin” jadi trademark iklan dari Oreo sejak tahun 1999. Salah satu produk Mondelez ini memang selama ini kerap menampilakan anak-anak dalam kampanye komunikasi mereka terutama iklan. Nah, dalam episode ini, @neilycholida menjabarkan bagaimana rencana marketing Mondelez kedepannya yang mereka sebut “HUMANING”. Well that’s not even a word. Duh! Bahkan sampai dihina-hina di media sosial dari para marketing dan communications experts seluruh dunia. But we stand with Mondelez at this time, because putting customers first is what matters.
From the publisher's feed
Berawal dari obrolan weekly tim, semoga podcast Dialog in Dialogue ini dapat menyumbang nutrisi bagi para insan komunikasi yang haus akan informasi dan tren komunikasi…